
Memandang sesosok Wanita cantik yang sudah ada dihadapannya. Tatapan Tristan tak henti-hentinya teralihkan ia terus saja memandang wajah cantik itu hinga tak lama suara sahutan terdengar langsung dari mulut seorang Wanita yang sedari tadi ia pandang.
Membuka matanya secara spontan, mendapati laki-laki dihadapannya yang tak lain adalah Tristan yang memandangnya dengan tatapan khasnya, Bintang akhirnya terucap yang saat itu juga juga spontan Tristan dibuat berdecak kaget akan ucapan yang barusan dilakukannya.
"Apa tatapan yang kamu berikan itu arti jika kamu sudah mulai mencintai-ku?"Mendengar langsung akan ucapan itu, Tristan yang berniat ingin pergi posisinya tak jadi berpindah setelah Bintang yang menarik tangan Tristan dan menghalanginya.
"Kamu diam maka itu artinya memang benar dugaan-ku. Dan sekarang sudah jelas jika akulah pemenang dari semua ini,"timpal Bintang dengan berbangga diri.
"Apa maksud kamu bilang menang dari semua ini? Iya aku tau sekarang kamu pasti berbangga diri karena rencana kamu bersama dengan Erlangga berhasil kan makanya kamu jadi bisa berkata-kata seperti ini?"timpal Tristan yang beralih tatapan Bintang beralih fokus padanya.
"Maksud kamu?"tanya Bintang.
"Sekarang aku tanya sama kamu ada hubungan apa kamu dengan Erlangga? Apa benar orang yang meneror-ku pada waktu itu adalah kamu?"tanya Tristan dengan ekspresi wajah santainya
"Apa maksud-mu menyebut nama Erlangga apa kamu pantas menyebutkan nama itu dihadapan-ku?"tanya Bintang dengan tegasnya.
__ADS_1
"Pantas atau tidak sekarang aku sudah menduga kuat jika kamu dan dia memang ada hubungan yang serius? Bahkan aku merasa kamulah dalang dibalik semua ini termasuk seseorang yang sudah dengan beraninya meneror ku pada waktu itu ya kan?"timpal Tristan dengan sinisnya.
"Punya bukti apa kamu bisa berkata seperti itu?"tegas Bintang.
"Ada bukti atau tidak semua bukti itu sudah menjalar ke-kamu? Apalagi setelah kejadian beberapa waktu yg lalu Sandra habis diculik oleh Pria bernama Erlangga. Dan mengancam Sandra untuk menyatukan hubungan kita agar merekat bukankah itu sudah lebih dari cukup! Belum lagi kamu juga punya rencana yang sama yaitu membuatku jatuh cinta sama kamu bukankah semua ini sudah jelas bukan karena kamulah pelakunya?"tegas Tristan.
"Sandra? Sudah aku duga dibalik semua ini pasti dialah dalangnya dan laki-laki bodoh sepertimu lah yang dengan mudahnya percaya akan semua perkataan busuknya hanya atas dasar alasan cinta? Bukankah itu sangatlah lucu sehingga membuat-mu dengan mudahnya mempercayainya?"
"Maksud kamu apa? Apa kamu ingin membalikkan fakta?"tegas Tristan.
"Sekarang aku tanya apa selama ini kamu menggodaku karena kamu ingin membuatku bisa jatuh cinta padamu? Agar kamu dengan mudahnya bisa menghancurkan-ku? Aku katakan aku bukanlah tipe wanita yang mudah luluh hati mau pun menerima dengan mudah laki-laki seperti dirimu yang hanya bisa mengandalkan nafsu untuk menggoda setiap Wanita. Jadi biarpun kamu memakai seribu cara apapun, maaf itu bukanlah sifat-ku, jadi buang jauh-jauh karena aku tidak akan pernah kalah dengan semua tipuan kamu itu paham kan!"tegas Bintang lagi.
"Baiklah kali ini aku memang mendengar sendiri kamu berkata seperti itu, tapi aku yakin cepat atau lambat aku akan melihat kamu luluh padaku karena sekarang yang terucap hanya mulut sedangkan hati kamu? Kita semua tidak pernah tau seperti apa hati yang sudah berbicara, kita berencana untuk tidak pernah mau mencintainya tapi yang namanya hati kadang hati tidak bisa diajak kompromi jadi aku katakan berhati-hatilah kamu untuk menjaga hatimu karena aku salah satu orang yang mudah membuat hati seorang Wanita luluh dan kamu? Aku pastikan kamulah targetku selanjutnya jadi bersiaplah!"tegas Tristan dengan senyuman sinis yang ia tunjukkan, Bintang yang mendengar akan ancaman itu, dirinya hanya membalas menatapnya dengan tatapan sinis pada Tristan.
"Baiklah sekarang kita sudah sama-sama tau apa keinginan kita, jadi sudah tidak alasan lagi buatku untuk berlagak baik padamu dan kamu? seperti tadi yang aku bilang, aku pertegaskan jaga hati kamu baik-baik paham!"tegas Tristan yang tanpa berkata ia segera bangkit, kemudian ia pun masuk kedalam kamar mandi untuk melakukan ritualnya.
__ADS_1
"Ini tidak bisa dibiarkan dia sungguh laki-laki yang sangat licik. Aku berencana untuk membuatnya agar jatuh cinta dan cinta mati padaku! Tapi berjalannya waktu dia sudah tau semua tentang rencana-ku. Bahkan yang lebih parah ia menduga jika aku telah bersekongkol dengan Erlangga ini tidak bisa dibiarkan aku harus berbuat sesuatu? Sebisa mungkin aku harus bisa membuatnya jatuh cinta padaku iya bintang hanya dengan cara itu kamu bisa menyelesaikan permasalah ini,"batinnya dengan menatap sinis.
Tak jauh berbeda dengan Tristan dan juga Bintang yang sudah sama-sama mengetahui rencana masing-masing. Disalah satu kediaman besar, nampak seorang Wanita sedang menggenggam benda berbentuk pipih lalu ia menekan salah satu nomor yang tertera pada benda itu yang tak lain sebuah handphone, tersambung pada sambungan telefon seseorang nampak senyum sinis sebelum seseorang itu mengangkat telfon yang sejak sedari tadi berdering.
📞" Aku sudah menduga kalau kamu pasti akan menerima tawaranku ini gimana benar kan apa yang aku bilang kemaren?"ucap laki-laki itu dengan senyum bangganya.
📞"Kali ini anda berhasil mengalahkan saya. Dan saya akui saya lemah, sekarang permintaan ku apa setelah membuat mereka jatuh cinta kamu berniat ingin menghancurkan hubungan keduanya termasuk menghancurkan Tristan setelah sadar jika cintanya tidak akan pernah terbalaskan?"tanya Sandra
📞"Aku sudah bilang dari sedari awal seseorang yang ingin aku singkirkan hanyalah Tristan jadi kecuali Tristan aku tidak akan membiarkan orang lain lagi masuk dalam perangkap-ku tak terkecuali adalah Bintang karena dia bukanlah musuh-ku jadi kita deal kan dengan keputusan kita ini?"
📞"Iya aku setuju dan deal sama permintaan kerja sama ini, karena aku tidak ada pilihan lagi selain menyelematkan nyawa-ku sendiri,"balas Sandra.
📞" Baiklah kalau kita deal saya senang mendengar keputusan anda,"balasnya.
📞"Iya aku setuju untuk menghancurkan Tristan karena setelah ia hancur akulah orang yang akan membenahi semuanya sedangkan Bintang aku hanya akan melihat Wanita bernama Bintang itu menangis darah karena cintanya tidak akan pernah terbalaskan,"batin Sandra dengan tersenyum sinisnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG.