
tak terasa hari mulai sore dan tania baru terbangun dari tidur siangnya, taniapun bersiap-siap untuk mandi dan menghabiskan sisa waktu yang ada dan untuk selanjutnya tania bersiap- siap untuk jaga malam,
"waktu pergantian sip jagapun tiba, dan kini tania mulai melakukan aktifitas jaga malam, diruang B tempat tania praktek tania mendapat tugas untuk mengobservasi pasien dan memberikan obat kepada pasien, saat tania menjalankan tugasnya heri dengan senang hati menawarkan diri untuk membantu tania, tetapi tania menolaknya, meskipun ditolak heri tetap membantu tania.
"disela2 jaga malam heri mencoba mendekati tania dan mencoba memberikan perhatian kepada tania.
"tan kamu lapar gak?, tanya heri pada tania
"sedikit sih mas hehe...
"gimana kalau kita keluar beli makan? tawar heri
"lah terus siapa yang jagain ruangan mas
"udah kamu tenang aja, heri berjalan ke meja jaga dimana para perawat senior berkumpul.
"disana ada perawat yang bernama dina da dian, eh aku mau kedepan duluh mau cari makan kalian mau nitip sesuatu gak?kata heri pada mereka, emang kamu mau kemana her, aku mau ajak tania cari makan diluar gak apa- apakan aku ngajak tania kedepan bentar
"oooo mereka berdua saling pandang tertawa bersamaan, iya deh.. boleh...boleh... tapi jangan lupa entar bawain kita makanan juga ya haha kata dina dan dian sambil menggoda heri
"tan...
"dian memanggil tania dan berkata buruan tan mumpung ada yang nraktir nih.. he..he...
"hehe apaan sih kak tania menjawab dengan malu2
"udah buruan semuanya serahin aja ma kita, yang penting jangan lupa bawa,in juga kita ya hehe...
__ADS_1
"beres.. jawab heri sambil berlalu pergi dan menarik tangan tania
"tania yang kaget karena tanganya ditarik oleh heripun hanya bisa diam sambil melihat tanganya yang digandeng oleh heri
" heri yang sadar bahwa tania hanya terpaku akhirnya melepaskan gegaman tanganya sambil berkata maaf ya sambil menggaruk belakang kepalahnya yang tidak gatal
"tidak apa2 kok mas
"merekapun berjalan bersama menuju depan gedung rumah sakit disana banyak yang menjual aneka makanan mulai nasi goreng, ayam penyet, sate dan masih banyak lagi
"kamu mau makan apa tan tanya heri
"terserah mas heri aja deh
"gimana kalau ayam penyet?
"boleh juga mas
"ayam penyetnya dua ya bu, heri memesan makanan
"minumnya apa mas?
"aku es teh manis, kamu apa tan?
"sama aja mas
"kalau begitu es teh manisnya dua bu
__ADS_1
"baik mas tunggu sebentar ya
"disela sela menunggu makanan datang heri mencoba mengajak tania untuk ngobrol
"tan boleh nanya gak?
"boleh, mau nanya apa mas?
"sebenernya kamu udah punya pacar belum?
"eeemmm q udah punya tunangan kok mas
"ooo jadi aku udah gak ada kesempatan dong
"hehe gimana ya mas...
"haha gak apa-apa kok, tapi aku masih boleh deket ma kamu dong?
"bolehlah mas, kan cuma temen
"seriyus boleh entar cowok kamu marah lagi...
"iya mas, boleh tenang aja dia orangnya baik kok
"ooo, makasi ya hehe....
"saat asyik ngobrol makanan datang, merekapun makan dengan hikmat dan setelah makan mereka tidak lupa membelikan makanan buat dian dan dina dua perawat yang telah bantu jagain ruangan saat mereka makan diluar
__ADS_1
" saat diperjalan menuju kembali keruangan heri selalu tersenyum melihat tania yang berjalan disampingnya, karena heri berpikir sebelum tania menikah dia akan tetap mendekati tania sampai tania benar2 nikah
"sesampainya diruangan mereka melanjutkan tugas yang masih belum dikerjakan dian dan dina