ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
S2 ( 33 " Apa Bagas benar-benar sudah memaafkan " )


__ADS_3

"Ini dia Wanita yang ingin menemui Nyonya?"ucapnya bersamaan dengan jarinya yang menunjuk kearah wanita yang sedang terduduk yang tak lain adalah Revi.


"Revi? Untuk apa kamu datang kesini ayo kita pergi!"ucap Bagas yang berniat akan membawa Revi pergi tapi sekejap Bintang menghalanginya.


"Biarkan dia, biarkan dia tetap disini berbicara denganku apa yang ingin dia katakan sekarang!"


"Ada apa? Apa yang ingin kamu katakan padaku? Melihat ekspresi kamu saat ini kamu kelihatannya sudah tau siapa aku?"


"Tidak penting aku tau siapa anda? Tidak penting juga bagiku untuk tau dan sadar jika kalian hanyalah berbohong padaku mengenai masalah yang kemaren! Tapi sekarang aku ingin tanya apa maksud anda? Apa maksud anda ingin menghancurkan rumah tanggaku? Apa anda sadar atau lupa aku dan juga seseorang yang ada disamping anda sudah memiliki seorang anak? Apa segitu terobsesinya anda ingin memiliki suamiku yang dimana dirinya memiliki wajah yang sama percis seperti mantan Suami kamu yang telah meninggal?"


"Jadi ini Wanita yang menjadi pelakor? Cantik dan kaya tapi kenapa juga dia harus pakai cara seperti ini untuk mengait seseorang yang jelas-jelas sudahlah beristri dan memiliki seorang anak. Apalagi mendengar kabar dari yang lainnya yang katanya Pria itu sangatlah mirip dengan mantan suaminya apa karena hal itu dia sangat terobsesi untuk memiliki Suami dari Wanita lain?"timpal seseorang yang sedari tadi bersama dengan Revi.


"Tapi apa kamu pernah berfikir apa jangan-jangan kematian Suaminya itu karena ulah dia? Bukankah dulunya dia itu pernah sekarat akibat penyakit ganas yang dia alami, bahkan mendengar kabar lain dia juga sempat buta. Dan menerima kornea mata dari Suaminya apa mungkin kematian yang dialami Suaminya semua itu sudahlah dia yang mengatur dengan sempurna untuk menguasai semua kekayaan yang sekarang sudah jatuh ditangannya?"


Bagas yang sedari tadi berada disamping Bintang dan mendengar semua perkataan yang barusan diucapkan kedua wanita itu, Bagas yang merasa tak tahan ia berniat ingin mengurusnya, tapi belum juga dirinya sampai dihadapan kedua wanita itu berbalik untuk memarahinya, tangan Bintang sudah terlebih dulu menghalanginya.


"Jangan! Tidak sepantasnya kita melabrak seseorang yang hanya bisa mengatakan tanpa tau apa isi dari cerita yang sebenarnya, biarkan dia berkata apa soal aku, aku tidak perduli! Satu hal yang harus kamu ketahui Rev! Aku sama sekali tidak niatan untuk merebut Suami kamu? Dia memang sangatlah mirip dengan mantan Suamiku tapi sayangnya keduanya berjiwa beda, dia hanya menyukai kamu sedangkan aku? Hubungan kita hanya sebatas rekan kerja dan atasan jadi terserah kamu ingin bilang apa aku sudah mencoba untuk menjelaskannya.

__ADS_1


Kejadiannya terjadi begitu cepat, aku terjatuh dari kolam dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sedangkan Suami kamu hanya berniat ingin menyelematkan nyawaku yang hampir melayang, satu hal lagi jika aku memang berniat ingin berciuman dengan dia kenapa juga kita harus berciuman ditepi kolam?


Bukankah ranjang hangat bahkan kamar hotel mewah sekarang sudah banyak yang beredar luas tapi kenapa aku harus berciuman ditepi kolam jika kita sama-sama ingin menikmati cium4n panas itu? Sudahlah aku sudah menjelaskannya percaya atau pun tidak itu sudah jadi urusan kamu permisi!"


Pergi dari pandangan Revi dan kedua teman Revi yang terlihat nampak melongo akan balasan yang barusan diucapkannya. Bintang yang tak mau memperdulikannya, ia bergegas pergi dari pandangan banyaknya orang yang terlihat fokus pada dirinya.


"Iya yang dikatakan nyonya Bintang ada benarnya juga? Jika dia berniat ingin berciuman pada Bagas kenapa harus ditepi kolam yang mereka pakai?"


"Kan aku sudah bilang berita itu hanyalah berita bohong untuk menjatuhkan nama baik perusahaan ini,"balas seseorang lain.


"Baiklah!"


Berbeda dari orang-orang yang terlihat mulai mengerti dan sadar akan masalah yang terjadi pada saat ini, Revi mau pun kedua temannya yang menatap satu sama lain, dirinya tak percaya jika rencana yang mereka buat malah berbalik menolong akan nama baik perusahaan ini agar tidak hancur.


"Sial! Kenapa malah jadi seperti ini? Tadi aku berniat ingin menambah suasana tambah semakin kacau tapi kenapa sekarang malah jadi seperti ini?"batin Revi yang merasa kesal, pandangannya yang menatap kearah Bagas yang terlihat dirinya nampak fokus pada langkah Bintang yang mulai menjauhinya.


"Bagas?"ucap Revi, beralih pandangan Bagas menatapnya.

__ADS_1


"Apa sekarang kamu ingin memojokkan ku setelah aku berciuman dengannya? Apa setelah kamu tau jika aku bukanlah asli pemilik perusahaan ini kamu berbalik akan meninggalkanku dan kembali pada Alex?"


"Aku akui aku salah karena telah berani menduakan kamu? Aku akui aku Wanita bodoh yang hanya termakan akan rayuan dari Pria kaya seperti Alex! Aku akui aku sangat menyesal telah mencampakkan kamu demi dia Gas! Aku sangatlah menyesal! Kali ini aku ingin memperbaiki diri, memperbaiki hubungan rumah tangga yang pernah pudar jadi aku mohon beri aku kesempatan untuk menata kembali rumah tangga kita? Beri aku kesempatan kedua untuk menjadi Ibu yang sempurna untuk Putranya beri aku kesempatan aku mohon!"


"Baiklah sebelum kamu memintaku memberikan kesempatan kedua ini, aku sudah terlebih dulu memberikan ruang untukmu, aku berikan kamu kesempatan karena kamu adalah Ibu dari anakku jadi sudahlah lupakan masalah ini kini saatnya kita menata kembali rumah tangga kita yang pernah pudar, aku ingin kita bisa kembali seperti suami istri pertama kali kita menikah apa kamu bersedia?"


"Iya aku bersedia sekali lagi terima kasih sudah memberikan aku kesempatan kedua terima kasih!"


"Iya sama-sama, ya sudah aku masih ada tugas jadi aku tidak bisa antarkan kamu untuk pulang, kalian bisa kan mengantar Wanitaku ini untuk sampai tepat waktu di rumah?" tanya Bagas pada kedua wanita tersebut.


"Iya kita akan mengantar istri kamu pulang, kami cukup bahagia akhirnya kalian bisa kembali seperti dulu,"balas temannya.


"Ya sudah sayang aku pulang dulu ya, biar pun kamu kemaren mengingkari janji kamu karena tidak pulang? Aku akan tetap memasak masakan kesukaan kamu jadi pulanglah!"


"Kamu tenang saja untuk malam ini aku benar-benar akan pulang tunggu aku di rumah,"balas Bagas dengan membelai wajah Revi, Revi yang merasa dirinya kembali mendapatkan kasih sayang ia hanya menunjukkan senyuman lepasnya pada Bagas.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2