ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
57 " Apakah rencana Tristan berhasil "


__ADS_3

"Tuan Tristan bisa aja, oh iya melihat hubungan kalian yang sangat harmonis seperti yang ini apa sih rahasianya? Dan ngomong-ngomong soal harmonis saya jadi penasaran awal cerita kalian saling bertemu dan mengenal satu sama lain?"


Mendengar pertanyaan yang dilontarkan Bimo, tatapan keduanya sama-sama berbalik menatap satu sama lain, Bintang yang bingung ingin mulai berbicara darimana Tristan dengan langsung ia pun mulai membalas pertanyaan yang barusan dilontarkannya


"Jika dibilang awal cerita disaat kita bertemu, kita sendiri bahkan tidak akan menduga jika kita akan sama-sama saling menjalin hubungan bahkan sampai kejenjang pernikahan seperti sekarang ini. Karena jujur awal pertama aku dan Istri saya bertemu hubungan kita tidak terlalu baik,atau bisa dibilang hubungan kita cukup dingin karena aku sangat membenci sifatnya,"balas Tristan yang spontan pandangan Bintang beralih menatapnya.


"Membenci? Membenci gimana maksud Tuan?"tanya Bimo nampak tidak paham dengan apa maksudnya.


"Iya, dia itu salah satu Wanita yang keras kepala dan sulit untuk ditaklukkan, yang bisa dibilang dia Wanita yang mungkin tidak mau mengenal lagi apa itu cinta. Karena sebelum kita menikah, dia sudah terlebih dulu ingin melangsungkan pernikahan dengan seorang laki-laki yang sangat-sangat dicintainya, laki-laki tampan yang sudah menjadi impiannya sejak lama ternyata secara diam-diam laki-laki itu mengkhianatinya dengan menjalin hubungan dengan seorang Wanita lain yang tak lain Wanita itu adalah sepupunya sendiri, jadi itulah yang membuat saya sangat membencinya karena dia sama sekali tidak pernah menganggap saya yang pada saat itu hubungan kita masih sebagai sepasang kekasih"balas Tristan dengan tatapan yang terus saja memandang kearah Bintang, Bintang yang serasa tidak mau lagi mendengar semua kata-kata itu air matanya sudah terlihat akan terjatuh. Bahkan mata yang berkaca-kaca seolah-olah akan retak dalam tingal sedetik.


Merasa tak tahan Bintang akhirnya menyuruhnya untuk berhenti mengatakan semua kata-kata itu.


"Stop! Aku bilang stop itu masa laluku jadi tidak seharusnya kamu membeberkan pada orang lain. Dan aku sekarang cukup bahagia dengan keadaan-ku yang sekarang jadi sudah jangan diteruskan mari kita lanjut membahas pembahasan yang lain lagi,"timpalnya yang mencoba mengalihkan pembicaraan lain.


"Kenapa? Kenapa kamu malah begitu gugup, luka lama tidak seharusnya kamu pendam lebih lama lagi, ia sudah membuat hatimu hancur bahkan bisa dibilang rasa trauma yang kamu alami hampir membuatmu gila apa segitu mudahnya kamu melepaskan rasa sakit itu?"tanya Tristan


"Stop! Aku bilang stop apa kamu ingin membuatku tambah semakin marah?"tegas Bintang dengan tatapan tajamnya.


"Sudah,sudah Tuan dan Nyonya tidak seharusnya bertengkar seperti ini, saya ngerti tidak seharusnya saya bertanya soal tadi jadi maafkan saya! Maafkan saya!"


"Tuan Bimo tidak perlu minta maaf ini semua hanyalah kesalahaan kecil jadi sudahlah jangan diungkit-ungkit lagi, mari kita lanjutkan pada pembahasan lain,"timpalnya lagi dengan pandangannya yang hanya menundukkan kepalanya, berlalu Bintang yang sedari tadi sadar

__ADS_1


genggam-nya terdapat ponsel, ia membuka akun Instagramnya dan secara diam-diam ia membuka satu akun yang mungkin ia kenal siapa pemilik dari akun itu.


Hatinya hancur ketika ia melihat adanya satu foto sepasang kekasih yang baru aja melakukan hujan kabul. Dan juga foto dekorasi mewah


"Rupanya dia sudah berhasil akan menikahi Selly secara sah. Dan menjadikannya Wanita seutuhnya yang akan ia pinang besok? Mereka nampak sangat bahagia setelah mereka mengkhianati-ku,"batinnya yang hanya menunjukkan ekpresi kecewanya.


Sedangkan Bimo dan juga Tristan terlihat diam tak berkutik, dan secara diam-diam juga mereka terlihat seperti sedang membalas mau pun memberikan pesan satu sama lain. Bahkan lirikan yang ditunjukkannya membuat wajah keduanya terlihat mencurigakan.


"Gimana Tuan apa rencana yang saya jalankan berjalan sesuai permintaan anda?"Satu pesan telah dikirim Bimo tepat ke'pesan Pria dihadapannya yang tak lain adalah Tristan, keduanya nampak menunjukkan senyuman sinisnya masing-masing dan memberikan lirikan tajamnya, sesekali mereka melihat Bintang yang nampak murung.


"Rencana sangat bagus aku suka kerja anda. Kamu memang yang paling bisa diandalkan jadi gak sia-sia aku menyewa anda!"sambung pesan yang kirim pada Pria berada disampingnya.


"Soal itu Tuan tenang saja aku siap menjalankannya kapan kita siap melancarkan aksi selanjutnya ini? Apa tidak terlalu kecepatan jika kita mulai sekarang?"balas pesan Bimo dengan pandangannya yang tak henti-hentinya melirik Tristan.


"Secepatnya akan lebih baik," balas Tristan dengan membalas senyumannya.


"Baiklah Tuan mari kita mulai selanjutnya,"balas Bimo lagi.


"Baiklah kita lanjut pada pembahasan yang lain lagi, berhubung suasana sedikit mendukung kayaknya tambah akan nikmat jika kita menikmati alcohol ini bukankah begitu Tuan?"tanya Bimo.


"Tapi kayaknya dengan meminum alkohol tidak akan menyelesaikan masalah, jadi alangkah baiknya kita minum yang lain aja,"ucap Tristan.

__ADS_1


"Tidak perlu biar aku yang minum,"balas Bintang yang spontan langsung mengambilnya dan tanpa berkata ia langsung meminum satu botol penuh minuman yang sudah ada dihadapannya tadi.


"Bagus ayo minum yang banyak agar aku melihat kamu mabuk dihadapan-ku dan dengan begitu aku bisa menjebak-mu untuk mendapatkan bukti sekaligus barang untuk menjatuhkan-mu ayo minum lagi,"batinnya yang puas ketika apa yang ia rencanakan berhasil sesuai rencana.


Melihat Bintang yang sudah seperti setengah sadar akibat minuman alcohol tadi, ia tetap saja melanjutkan minumnya, disisi lain Tristan yang sudah sedari tadi memperhatikannya dirinya berlalu memfoto satu jepretan ketika Bintang sedang mabuk. Dan ia kirimkan pada seseorang.


"Aku sudah menjalankan misi yang dari awal kita rencanakan jadi gimana? Apa kamu puas dengan hasilnya ini?"pesan Tristan pada seseorang yang tak lain adalah Sandra.


"Kerja yang sangat bagus sayang, aku tidak salah mengijinkan-mu untuk berpura-pura ada meeting diluar kota, tapi aslinya inilah rencana kita tapi masih ada yang kurang aku mau kamu menjebaknya lagi untuk tertidur satu ranjang dengan seorang Pria seperti rencana kita pada awalnya. Dan aku minta kamu jangan sampai mabuk karena tidak mau kejadian yang dulu terulang lagi jadi cepat lakukan dan suruh Bimo untuk melakukannya,"balasnya lagi.


"Baiklah tidak akan lama kamu juga akan mendapatkan foto itu jadi tunggulah!"balasnya lagi.


"Baiklah akan aku tunggu semoga berhasil,"balasnya.


"Akhirnya semua rencana yang aku inginkan benar-benar akan berhasil dengan sangat sempurna. Dan kelihatannya Tristan sama sekali tidak ada rasa atau pun rasa kekhawatirannya pada wanita bernama Bintang itu jadi itu akan mempermudah tugasku untuk berjalan sesuai rencana,"batin Sandra dengan tersenyum sinisnya.


SEMBARI MENUNGGU LANJUTAN EPISODE CERITA INI MAMPIR DULU DI-KARYA DENGAN ( NAMA PENA : NAZWATALITA ) KARYANYA GAK KALAH SERU DAN PASTINYA SANGAT SAYANG UNTUK DILEWATKAN YUK MAMPIR DAN JANGAN SAMPAI LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA TERIMA MASIH 🥰🥰



BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2