
karena terlalu lama menangis tania tidak menyadari bahwa hari sudah mulai sore, arif yang ingin menjemput taniapun akhirnya menelefon tania,
"tania yang tidak ingin diganggu itupun mau tidak mau mengambil hpnya yang sedang berbunyi dan melihat siapa yang menelefonnyan dan ternyata arif yang sedang menelefon seketika tania teringat bahwa arif ingin datang menjemputnya, akhirnya taniapun mengangkat telepon dari arif.
"halo....
"iya dek ini mas arif baru perjalanan menuju kostmu, kamu siap2 ya
"iya mas
"ya udah, sampai ketemu ya dek
"iya mas
"taniapun dengan malas berjalan kekamar mandi untuk bersiap siap
saat arif datang, arif disambut oleh ibu kost tania
"selamat sore bu
"sore mas, mau cari siapa ya mas?
"saya mau ketemu sama tania bu, saya sudah bikin janji sama tania
"oohh,silakan tunggu diruang tamu mas, biar saya panggilkan tanianya
"iy bu
"tok..tok... tania ada orang yang mencarimu
"iya bu, saya akan segera turun
__ADS_1
saat tania turun arif tidak henti-hentinya memandang tania dengan mata berbinar dan tersenyum hangat kepada tania
"sudah lama ya mas?,
"enggak kok baru saja nyampek, gimana sudah siap? kalau sudah ayo kita berangkat sekarang
"iya sudah mas, mereka pun berangkat dengan menaiki mobil milik arif,
"arif dengan sigap membukakan pintu mobil buat tania
"ooh ya karena aku dah lama gak muter2 dikota K, kira2 tempat paling bagus dimana ya dek?
"aku gak tau mas, habisnya aku juga jarang jalan2 dikota K habisnya setiap akhir pekan aku selalu pulang kerumah jadi gak ada waktu untuk aku jalan2 dikota K
"oo bagaimana kalau kita ke taman G, untuk melihat matahari tenggelam duluh, lalu habis itu kita nonton
" iya mas boleh..
"setelah puas menikmati pemandangan matahari tenggelam arif menggandeng tangan tania menuju parkiran dan membukakan pintu mobil buat tania, dan taniapun segera masuk kedalam mobi.
"alan mengemudikan mobil menuju bioskop yang ada dikota K, didalam mobil tidak ada pembicaraan apapun diantar Mereka, kamu ingin nonton film apa dek? pertanyaan alan memecah keheningan diantara mereka
"tania menjawab, terserah mas arif saja
"gimana kalau film horor saja?
"boleh sepertinya seru...tania tersenyum kepada alan dan dibalas alan dengan senyuman hangat serta mengacak pucuk rambut tania
"aduh mas arif ini suka sekali mengacak acak rambutku tania pun cemberut
"habisnya mas gemes sama kamu, semenjak mas ketemu kamu pengenya ngacak acak rambut kamu terus hehe.... maaf ya
__ADS_1
"tapikan jadi berantakan, dan tania masi cemberut, lalu arif mencubit pipi tania pelan dan sambil tersenyum
"tak terasa mereka sudah berada diarea parkir bioskop yang akan menjadi tempat tania dan arif menonton,
"arif meminta tania menunggu dikursi tunggu, sedangkan arif pergi mengantri untuk membeli tiket dan tidak lupa pula arif membeli popcron serta minuman yang berukuran jumbo sebagai teman menonton
"ayo sebentar lagi filmnya akan dimulai, arif dan tania memilih duduk dikursi belakang, saat sedang menonton film, ada adegan yang membuat tania kaget dan tanpa sengaja tania langsung memeluk arif yang ada disampingnya .
"saat adegan film itu telah selesai taniapun tersadar dan mengatkan "maaf ya mas tania g sengaja, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" tidak apa2 mas arif suka kok, arif mengatakan itu sambil tersenyum kearah tania
"muka taniapun merona seketika
" setelah selesai menonton arif mengajak tania untuk makan malam, arif memilih cafe dengan nuansa yang romantis
"arif memilih meja diatas yang tidak begitu banyak pengunjung,
"saat arif dan tania duduk, pelayan cafe menghampiri mereka berdua, menu apa yang ingin kamu pesan dek? tanya arif kepada tania
"sama kayak mas arif aja,..
"setelah memesan menu arifpun ijin kepada tania untuk kebelakang sebentar, tapi ternyata arif meminta pelayan cafe untuk menyelipkan cincin di makanan tania
"dan saat arif kembali, makanan pun sudah terhidang semua diatas meja
"mereka lalu menikmati makanan yang mereka pesan, saat tengah asyik menikmati makananya, tania menemukan sebuah cincin, sesaat tania terdiam dan kemudian memberi tahu arif, saat itu juga arifpun menyatakan perasaanya kepada tania, tapi karena tania sendiri masih dalam keadaan yang bingung kerena hubunganya dengan aji yang masih tania harapkan bisa membaik jadi tania menunda memberikan keputusannya kepada arif, dan dilain sisi tania juga ingin mengenal sosok arif lebih jauh lagi dan tidak ingin terburu2 memberikan kepastiannya kepada arif
"arif memang sedikit kecewa tapi arif berkata ingin menunggu dan memberi waktu kepada tania.
"setelah acara makan malam selesai arifpun mengantar tania pulang kekostnya
__ADS_1