ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
79 " Salah sasaran "


__ADS_3

Dua hari mereka telah melakukan liburan, dan tak menunggu lama mereka akhirnya telah sampai dikediaman mereka setelah memutuskan untuk pulang cepat. Tristan yang masih ada kerjaan dirinya terlebih dulu pergi berangkat kekantor dan hanya ada Bintang, Sandra dan Mamanya yang tingal di-rumah.


Sesosok Wanita terlihat bolak-balik di-kamarnya, terlihat dari raut wajahnya seseorang itu terlihat bolak balik memikirkan akan sesuatu dan terlihat dari raut wajahnya nampak tidak tenang akan pikiran yang selalu menyerang pikirannya.


"Wanita itu semakin lama ia tambah semakin berani, apa dia pikir dengan Tristan yang mulai bisa mencintainya aku akan mengalah seolah-olah aku sudah pasrah dengan semuanya tidak lagi. Dan aku pastikan sebelum kalian bahagia aku sendirilah yang terlebih dulu akan bahagia karena melihat penderitaan kamu bintang dan hari ini aku ada kejutan untukmu!"batinnya dengan membawa satu karung entah apa isinya.


"Aku rasa kamu akan menyukainya karena gigitan ini tidaklah sakit tapi setidaknya dengan gigitan ini kamu akan ma*i bintang dan tidak perlu menangung semua beban penderitaan kamu jadi rasakan dan nikmatilah kejutan dariku ini!"ucapnya dengan senyuman sinisnya.


Masuk kedalam kamar Bintang secara diam-diam, ia memeriksa gerak-gerik akan seseorang jika sewaktu-waktu seseorang datang melihat tindakan apa yang barusan ia lakukan saat ini.


Meletakkan satu karung putih berupa ular kobra yang ia taruh dibawah ranjang tempat tidur milik Bintang, dirinya lantas melepaskan tali yang mengaitkan setengah karung agar ular itu bisa keluar dengan bebas, setelah dirinya melepaskan dengan perlahan-lahan ia segera keluar dari dalam kamar itu dan tak lupa ia menutupnya dari luar.

__ADS_1


Melihat tidak ada orang yang mengawasi gerak-gerik akan dirinya, ia hanya bisa tersenyum sinis memastikan rencananya agar berhasil.


"Semuanya berjalan dengan sempurna, kita hanya tinggal menunggu kedatangan Bintang yang lalu masuk kedalam kamarnya dan disitulah kita akan melihat apa yang akan terjadi nanti,"batinnya dengan rasa puasnya.


Bintang yang sehabis dari ruangan lain, dirinya kemudian membuka pintu kamarnya seperti biasa ia membuka pintu pada umumnya. Dan lupa untuk tidak menguncinya setelah membukanya tadi. Dirinya lalu merebahkan tubuhnya diatas ranjang, mendengar suara teriakan dari mertua yang memangilnya dengan keras tanpa berkata dan hanya bisa pasrah ia akhirnya beranjak dari tempat tidur dan mulai menghampiri kearah dimana Mama mertuanya memangilnya.


Perlahan-lahan ular kobra yang ada dibawah ranjangnya perlahan-lahan mulai keluar dari dalam karung dan perlahan-lahan juga ular itu keluar dari kamar Bintang lewat pintu yang belum tertutup sepenuhnya.


"Kamu? Kamu itu sebenarnya bisa gak sih jadi menantu, apa kamu menyuruhku untuk mencuci semua piring kotor ini?"tegasnya dengan mata melotot-nya.


"Maaf Ma bukannya Bintang tidak bisa jadi menantu yang rajin seperti yang Mama inginkan, tapi tadi Bintang memang sudah mencucinya, jadi jika Mama ingin marah alangkah baiknya Mama marah pada Sandra karena semua piring kotor ini dia yang habis makan dan tidak mau mencucinya jadi marahlah padanya!"ucap balik Bintang.

__ADS_1


"Sudahlah jika kamu memang tidak niat untuk mencucinya tidak usah menuduh orang lain!"


"Baiklah Ma! Terserah Mama mau mengatakan apa, baiklah Bintang akan mencucinya!"ucapnya dengan rasa kesalnya.


Mamanya yang habis memarahi Bintang tanpa alasan yang jelas, dirinya yang berlalu keluar dari dapur dan menutupnya ia mengarah kearah ruang tamu untuk melanjutkan aktifitasnya yaitu menonton tv.


"Enak juga ya punya menantu kaya dia, tingal disuruh aja sudah nurut biar pun harus Adu mulut terlebih dulu,"gumamnya dengan pelan.


NIH ADA REKOMENDASI CERITA SERU DAN PASTINYA SANGAT COCOK BUAT MENGISI WAKTU ISTIRAHAT KALIAN. YUK MAMPIR DI-KARYA DENGAN JUDUL "ANNISA ISTRI KECILKU " DENGAN NAMA PENA : MELISA " PASTINYA BIKIN NAGIH MAMPIR YA 🥰🥰🥰🥰


__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2