
Segera pergi dari pandangan Bintang dan langsung menguncinya dari luar kamar ini, Bibik yang ada dibelakang Tristan nampak wajah cemasnya kembali terjadi setelah melihat wajah tuannya terlihat marah.
Sedangkan Bintang yang keduluan akan langkah Tristan yang langsung menguncinya dari luar ia tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya bisa berteriak sekeras mungkin, tapi sayangnya teriakannya sama sekali tak berarti bagi Pria bernama Tristan.
"Tuan? Kenapa tuan mengurungnya lagi bukankah tadi Tuan berniat ingin membebaskannya?"tanya Andra ketika terkejut Tristan keluar dari ruangan itu.
"Memang tadinya aku berniat ingin membebaskannya setelah aku menjelaskan semuanya! Tapi ternyata dengan cara menjelaskan cara itu tak mampu untuk membuatnya percaya, jadi aku minta sama Bibik kali ini jangan pernah biarkan Bintang keluar dari kamar ini jika Bibik ingin memberinya makan atau minum alangkah baiknya Bibik kunci semua pintu ini Bibik paham kan?"tegas Tristan.
"Iya Tuan saya akan mengikuti apa permintaan yang sudah tuan perintahkan,"ucapnya dengan menundukkan kepalanya.
"Dan kamu Andra?"ucap Tristan kemudian Andra menghampirinya.
__ADS_1
"Iya Tuan ada apa?"tanya Andra.
"Apa kamu sudah mencari bodyguard untuk menjaga Andara? Termasuk berkata bohong pada Sandra jika hari ini aku ada tugas keluar kota?"
"Soal itu Tuan tenang saja saya sudah mengatur sesuai permintaan Tuan, termasuk mencarikan Non Andara bodyguard saya sudah melakukannya jadi soal Andara Tuan tidak perlu cemaskan soal itu. Dan soal permintaan Tuan yang memintaku untuk membuat beberapa sertifikat palsu mengatas namakan nama perusahaan, saya sudah melaksanakannya jadi soal itu Tuan tidak perlu cemaskan lagi, tapi ada satu hal yang harus tuan tau tuan?"ucap Andra.
"Soal apa?"tanya Tristan.
"Baiklah aku rasa cara ini memang sangatlah sulit, tapi setidaknya dengan tiadanya foto semasa kecil hinga remaja yang tidak kita dapatkan itu sudah memberikan kita petunjuk asli akan siapa sebenarnya dia? Jadi kita tidak boleh gagal untuk kali ini. Aku punya teman yang juga sama mempunyai Perusahaan di Korea asli, aku akan meminta bantuan temanku agar dia mengijinkan-ku meminjam namanya yang seolah-olah akulah pemilik dari perusahan itu. Jadi tugas kamu hanyalah mengatur tempat dan lokasi pertemuan itu saya akan menghubungi teman saya agar dia mau membantuku nanti,"jelas Richard.
"Baiklah Tuan, saya memang belum paham betul rencana tuan yang barusan tuan jelaskan? Tapi saya akan mendukung seratus persen keinginan Tuan,"timpal Andra.
__ADS_1
"Baiklah terima kasih." Kali ini kamu tidak akan pernah bisa kabur lagi dariku Erlangga, jika kamu memang benar-benar asal Korea aku rasa kamu pasti bisa berbahasa Korea jadi lihatlah nanti!" gumam Tristan dengan senyum sinisnya.
"Oh iya kapan Tuan akan menjalankan misi itu?"tanya Andra.
"Kira-kira dua hari lagi, karena aku butuh belajar untuk bisa berbahasa Korea dengan fasih jadi kamu hanya perlu mengatur rencana pertemuan itu saja jadi paham kan?"
"Iya Tuan saya paham,"balas Andra.
"Baiklah,"balas Tristan.
BERSAMBUNG
__ADS_1