
"saat tania sudah selesai mandi tania menerima telefon dari arif bahwa dia suda berada diperjalanan dan meminta tania untuk bersiap siap, saat tania tengah bersiap- siap tania mengalami kebingungan ingin memakai baju yang mana, karena ini pertama kalinya tania harus mengenal keluarga pacarnya, ditengah kebingunganya akhirnya meminta pendapat kepada temannya evin sahabatnya dan evin menyarankan memakai pakaian yang berlengan panjang dan bawahan rok panjang yang terkesan sopan dan tertutup,
"saat arip datang tania sudah siap dan sudah menunggunya diruang tamu, taniapun meminta pendapat arif tentang penampilanya.
"bagaimana penampilanku mas?
"kamu terlihat sangat cantik dan anggun dek, ayo apa kamu sudah siap?
"iya tapi aku takut mas, tania mengutarakan keguguppannya
"gak usah takut, nanti juga kamu bakalan akrab sama keluargaku
__ADS_1
"saat diperjalanan tania hanya diam memandangi gedung- gedung dan pohon2 yang dilewati oleh mobil arif dan saat itu juga tiba2 arif menggegam tangan tania dan bertanya" kamu memikirkan apa?
"gak aku cuma memikirkan apa yang nanti akan aku lakukan saat bertemu dengan keluargamu..
"seketika arifpun menepikan mobilnya dan menggegam kedua tangan tania dan berkata,kamu gak usah takut, keluargaku baik dan merekapun sekarang sudah menunggu kedatanganmu, sebab aku sudah menceritakan semuanya kepada keluargaku terutama orang tuaku dan mereka ingin mengenalmu lebih dekat, kamu tenang ya...
"iya baiklah
"tak terasa merekapun sampai dirumah arif, merekapun masuk kedalam rumah, saat berada didalam rumah mereka disambut ibu arif dan adik2 arif ya arif merupakan anak pertama dari 5 bersaudara, arif mempunyai 2 adik perempuan dan 2 adik laki2, tania diajak ibunya arif mengobrol diruang tamu, merekapun tampak akrab, tania juga bisa dengan cepat akrab dengan adik2 arif, setelah asyik mengobrol ibu arif mengajak tania untuk menyiapkan makan malam,
"saat arif telah selesai mandi arifpun segera menyusul tania dan dia tidak menyangkah bahwa tania bisa dengan mudah akrab dengan ibunya, bahkan tania sekarang sedang membantu ibunya didapur
__ADS_1
"tania yang tidak sadar kalau dari tadi arif mengamatinya itupun terkejut akan keberadaan arif yang sudah ada dimeja makan
"sejak kapan kamu disitu mas?
"baru saja, arif menjawab pertanyaan tania sambil tersenyum hangat kearah tania
acara menyiapkan makan malampun selesai, mereka semua melanjutkan makan malam bersama dengan tenang hanya dentingan sendok dan piring yang terdengar
"setelah acara makan malam arif mengantarkan tania pulang kekostnya, dijalan tidak banyak yang dibicarakan arif dengan tania.
"sesampainya dikost tania ingin segera turun dari atas mobil tetapi tangan tania ditahan oleh arif, arif mencium sekilas bibir tania,tania terkejut dan mebelalakkan matanya dengan sempurna karena mendapat serangan dari arif yang secara tiba-tiba, lalu arif mengucapkan terimakasih kepada tania dan mengelus kepala tania sekilas dan tidak lupa pulah arif tersenyum kepada tania, karena sangking terkejutnya taniapun turun dari atas mobil dengan masih dalam keadaan yang bingung dan tidak menyangka karena itu adalah ciuman pertama tania dengan seorang laki-laki
__ADS_1
"sesampainya didalam kost tania masih memikirkan bibirnya yang dicium oleh arif, sekilas terliah tania tersenyum sambil memegang bibirnya yang masih terasa membekas akibat mendapatkan ciumman dari arif, ya mungkin ini awal dari tania yang mulai menyukai arif,