ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
37 " Rencana gila "


__ADS_3

Tok


Tok


Tok


Beberapa kali Tristan berusaha mengetok pintu Sandra agar dirinya mau membukanya, tapi seribu kali pun cara yang ia gunakan nyatanya tidak membuahkan hasil, amarah yang sudah dirasakan Sandra tak membuat dirinya untuk dengan mudahnya memaafkannya sedangkan Tristan yang putus asa ia akhirnya berpasrah jika Sandra tidak memaafkannya dan membiarkannya tidur diluar.


"Kamu lihat kan sayang, Istri kamu sudah sangat kecewa dan marah sama kamu jadi kamu paham kan kalau Sandra itu tidak bisa dikecewakan, jadi sekarang apa yang akan kamu lakukan?" tanya Mamanya.


"Sudahlah Ma Tristan sudah tidak perduli, jika dia marah dan tidak mau memaafkan Tristan kan masih ada Bintang aku kan bisa tidur di kamarnya jadi selamat malam,"balasnya segera ia langkahkan kakinya memasuki kamar Bintang tanpa menghiraukan apa yang barusan dikatakan Mamanya.


"Astaga itu anak kenapa jadi seperti ini apa yang membuatnya jadi secepat ini bisa menerima Wanita itu?"kesal Mamanya.


Berada dalam kamar sembari berjalan bolak balik, Bintang pun merasa bingung harus mulai dari mana ia melakukan rencananya untuk menggoda Tristan, disaat ia melihat Tristan dan juga Sandra sedang bertengkar mungkin kesempatan inilah yang cocok untuk ia gunakan sebagai cara untuk membuat Tristan jatuh cinta padanya.


"Keduanya sedang bertengkar? Dan aku ingat akan saran yang dikatakan Wanita pada waktu itu tapi apa cara yang akan aku gunakan untuk bisa berhasil mengodanya, jalankan mengoda, mendekatinya saja aku masih terlihat takut apalagi kalau lihat raut wajahnya yang seram gitu. Ayo Bintang kamu pasti masih punya cara untuk mengoda Tristan pikirlah...pikirlah...


Belum rasa cemas yang dirasakan Bintang mereda, suara ketukan pintu terdengar dari luar pintu kamarnya, terkejut lantas dirinya membukanya.


"Tristan apa yang kamu lakukan?"tanya Bintang.


"Menyingkir'lah!"ucapnya yang langsung mendorong Bintang lantaran dirinya menghalangi akan jalan Tristan, dengan menerobos masuk Tristan lalu merebahkan tubuhnya diatas ranjang. Dan menghiraukan akan keberadaan Bintang dihadapannya.

__ADS_1


"Kamu? Apa yang kamu lakukan kenapa kamu malah terbaring disini?"


"Ini rumah dan kamarku jadi terserah kalau aku mau tidur disini,"balasnya dengan singkat.


"Apa sekarang Tuhan memang mendengar akan batinku tadi atau memang ini sudah jadi kesempatan emas buatku untuk menggodanya?"batinnya yang tersenyum sinis.


"Kenapa kamu melamun ayo cepat tidur ini sudah malam dan ingat matikan lampunya,"perintahnya dengan tegas.


"Astaga kayaknya aku memang harus berhati-hati menghadapi laki-laki gila ini, bahkan sedari tadi aku tidak membentaknya tapi apa yang ia lakukan? Ia malah membentak-ku seakan-akan aku memang pantas untuk mendapatkan bentakan itu, tapi sudahlah kali ini kamu bisa berperilaku kasar tapi lihat saja nanti dan nanti malam tunggu kejutan dariku!"batinnya dengan tersenyum sinisnya.


****


Malam harinya jam yang telah menunjukkan pukul 00:00 malam waktu bagi semua orang untuk menistirahatkan sejenak tubuh yang sudah seharian melakukan aktifitas setiap harinya yaitu kerja, dan jam itu juga bagi para mahluk halus melakukan aktifitas biasanya yaitu bergentayangan. Tapi berbeda dengan sepasang Suami Istri yang sedang tertidur diatas ranjang yang berwarna putih tersebut.


"Apa yang dia lakukan wanita sialan ini, kenapa dia malah memeluk ku seperti ini? Dan pelukannya dia semakin mendekap ku seperti ini? Berani sekali dia memelukku tanpa harus aku suruh?"batinnya yang kemudian ia pun berusaha melepaskan pelukan tersebut.


"Heyy bangunlah singkirkan tangan kamu dariku ini sangat menggangguku, cepat singkirkan!"tegasnya yang langsung menepis tangan Bintang dan berusaha ingin melepaskannya, tapi tindakan yang dilakukan Bintang berbalik seperti apa yang diinginkan Tristan.


"Mmm,"rengek Bintang yang tanpa memperdulikan Tristan ia tetap lagi melanjutkan apa yang ia lakukan tadi.


"Astaga dia itu kalau dalam keadaan tersadar dia terlihat sangat manis dan juga pendiam. Tapi kenapa dalam keadaan tidur seperti ini, dia malah terlihat seperti wanita yang sangat mesum. Heyy bangunlah aku memerintahkan mu...bangunlah!"


Tangan Bintang yang mulai merayap tidak karuan membuat Tristan jadi tambah sulit untuk bisa tertidur dan memejamkan kedua matanya, tangannya yang tadinya hanya meraba-raba di bagian da*d Tristan yang berbentuk kotak-kotak, kini apa yang dilakukannya hampir sudah diluar batas tangannya yang mulai meraba-raba kebagian yang lain hingga mulai dari bawah hingga hampir saja menyentuh barang berharga yang dimiliki Tristan. Melihat tindakan apa yang dilakukan wanita ini kepada dirinya kesabaran Tristan akhirnya sudah tidak bisa tertahan lagi.

__ADS_1


"Dasar wanita menyebalkan kalau gini caranya gimana aku bisa tidur, sudahlah lebih baik aku tidur dibawah saja karena bagiku dibawah sana akan lebih aman."


Dan akhirnya ia pun memutuskan untuk tertidur dibawah dan hanya beralaskan selimut yang tidak terlalu tebal.


"Akhirnya aku berhasil ngerjain laki-laki brengsek ini juga, nanti giliran aku yang melakukan tugas yang keduaku"batinnya dengan tersenyum licik, matanya yang masih ia pejamkan tapi hatinya serasa puas dengan perilaku apa yang ia lakukan saat ini.


Bintang yang tadinya tidur di kasur dia pun sengaja seolah-olah jika dirinya terjatuh dari atas kasur yang ia tempati, berdampingan dengan Tristan yang tidak sadar akan hadirnya Bintang, Bintang secara perlahan-lahan mencoba memeluk Tristan agar rencananya untuk menggodanya berjalan sesuai rencananya.


Sedangkan Tristan pun kembali melanjutkan lagi tidurnya yang gimana tadinya dia juga sempat terbangun dan mengucap sesuatu..tapi karena masih sangat ngantuk dan mata tidak mampu untuk terbuka dia pun melanjutkan lagi tidur lagi.


Tristan dia pun sama tidak menyadari jika dia sedang berada ditempat tidur yang sama dengan Bintang.


Dan akhirnya hari pun berlalu dengan sangat cepat. kini matahari pun telah menyinari alam semesta ini.


Dan pemandangan tak terduga pun terjadi dimana Bintang dan Tristan tanpa sengaja telah berpelukan dengan posisi Tristan yang memeluk Bintang dari belakang dengan melingkarkan tangannya pada Bintang.


Dan setelah tersadar dan membuka kedua matanya kejadian ini pun membuat Tristan yang baru saja terbangun..dia pun sangat terkejut dengan apa yang barusan mereka lakukan. Sedangkan Bintang yang akhirnya juga terbangun, ia juga terkejut dan seketika langsung bangkit dari tidurnya.


"Gila! Apa yang dia lakukan apa dia sengaja menggodaku agar aku tergoda dengannya?"


Tanpa memperdulikannya Tristan terlebih dulu pergi dari ruangan ini. Bintang yang yang masih tertidur pulas, dirinya pun tak menyadari akan perginya Tristan dari pandangannya.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2