
Tiga tahun telah berlalu dengan sangat cepat, kamu pergi begitu cepat tanpa meninggalkan pesan mau pun kata-kata terakhir yang kamu berikan kepadaku.
Jujur selama kamu pergi entah kenapa perasaanku padamu masihlah sama, bahkan dalam hatiku tak terselip kata mau pun ucapan untuk melupakan kamu, kamu jahat Tristan! Kamu jahat! Kenapa giliran aku sudah mulai menyukai bahkan memendam perasaan suka padamu kamu malah terlebih dulu pergi meninggalkan aku.
Kamu sangatlah jahat karena lagi-lagi kamu memberikan luka yang amat sakit ini, kamu jahat karena kamu disaat dalam diriku sudah mulai tumbuh benih-benih cinta kenapa? Kenapa secepat ini kamu pergi meninggalkan aku seorang diri seperti ini?"
Dengan air matanya yang terus saja mengaliri dari kedua sudut matanya, Bintang yang merasa hidupnya tidak ada harapan sama sekali, dirinya mencoba bangkit lagi apalagi ketika separuh warisan Tristan yang juga diberikan kepadanya, dirinya mendapatkan tanggung jawab baru untuk menata kembali kerusakan yang dimana dulunya telah pernah ia buat sendiri.
Dan termasuk mendapat kesempatan untuk memegang salah satu butik peninggalan Tristan.
Seseorang datang, dirinya telah beberapa kali mengetuk pintu ruangan ini tapi terlihat penghuni didalamnya hanya bisa menangis tanpa mendengar akan ucapan yang barusan diucapkan seseorang itu yang tak lain adalah Andra sendiri.
__ADS_1
"Andra kamu?"
"Maaf nyonya kalau saya lancang, tadi saya sudah mengetuk pintu tapi kelihatannya Nyonya masih berlabuh dalam kesedihan akibat kepergian tuan Tristan maaf!"
Selain itu ada sesuatu yang ingin aku tanya Nyonya? Maaf! Bukan maksud saya ingin menganggu atau pun ikut campur urusan Nyonya, tuan Tristan sudah pergi dan ini sudah tiga tahun lamanya Nyonya menangisi kepergiannya, saya tau memang sangatlah sulit bagi nyonya untuk melupakan Tuan tapi jujur kasihanilah Tuan Tristan dia berhak bahagia disana jadi saya mohon berhentilah menangisi kepergiannya hanya itu saran saya, keadaan Nyonya sudah cukup membaik jika Nyonya terus-menerus memikirkan kepergian Tuan yang ada kondisi Nyonya akan tambah menjadi buruk lagi jadi demi keselamatan dan kesehatan Nyonya hentikan semua ini Nyonya hentikanlah!"
"Saya tau bagi kebanyakan orang saya terlalu egois karena masih menangisi kepergiannya. Bahkan tiga tahun berlalu saya masih menangisinya seolah-olah saya tidak ikhlas akan kepergiannya yang begitu cepat, tapi satu hal yang tidak orang-orang ketahui aku menjadi seperti ini karena aku menyesal? Iya menyesal karena sebelum dia pergi aku sudah beberapa kali menyakiti perasaannya dengan perasaan kecewa yang sudah tertanam dalam hatiku sejak sedari lama, dan setelah kepergiannya yang begitu mendadak aku barulah sadar jika aku tidak kalah jahat dengannya jadi ini caraku untuk melampiaskan kekecewaan saya jadi saya mohon jangan halangi aku untuk tetap menangisi kepergiannya biar pun di-dunia ini dirinya sudah tidak ada, jadi aku mohon jangan halangi aku!"
"Maksud kamu? Ada pedagang lain yang mencoba membuat usaha butik-ku hancur dengan menyebar rumor palsu?"
"Hampir seperti itu Nyonya, tapi kalau menurut saya ini lebih parah karena seseorang yang ingin menghancurkan butik anda adalah orang dalam nyonya sendiri,"balas Andra.
__ADS_1
"Baiklah kalau gitu kita tidak ada waktu lagi, jika permasalahannya sudah sejauh itu alangkah baiknya kita selesaikan nanti siang, aku minta kamu siapkan aku beberapa pakaian yang tak layak pakai, jika kamu sudah menemukannya kamu berikan kepadaku nanti!"
"Pakaian tak layak pakai? Tapi untuk apa Nyonya? Bukankah pakaian anda yang lebih mewah-mewah sangat-sangatlah banyak?"
"Kamu tingal turuti apa permintaanku, untuk jelasnya lagi nanti kamu juga akan tau jadi sudah jangan banyak omong kamu selesaikan permintaan aku!"
"Baik Nyonya saya akan segera mencarikan pakaian itu,"balas Andra.
"Baiklah.
BERSAMBUNG.
__ADS_1