ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
29" Siapakah yang menolong Bintang"


__ADS_3

Hari yang harusnya dipenuhi dengan kebahagiaan, tapi semua kebahagiaan itu nyatanya gak berpihak pada gadis cantik bernama Bintang. hidup bahagia itu adalah suatu impian besar baginya, tapi dia sadar jika bahagia itu bukanlah haknya.


Memaksanya masuk kedalam satu kamar yang sudah disiapkan. Dengan kasar kedua pria itu segera mendorongnya hingga tubuh Bintang tersungkur diatas ranjang.


Tak lama setelah kedua pria itu pergi, hadirlah sesosok laki-laki berkulit sawo dan bertubuh kekar memasuki ruangan ini. Melihat akan kehadirannya segera Bintang bangkit dari ranjang tersebut.


"Apa yang kamu lakukan kenapa kamu bangkit dari sana sayang. Apa kamu belum siap untuk melayaniku?"tanya laki-laki itu dengan mencengkram dagu Bintang dengan kasar.


"Maaf bukannya aku belum siap untuk melayani anda, tapi aku memang tidak ada niat untuk melakukannya," tegas Bintang yang kemudian ia yang hendak akan pergi, tangannya pun ditarik oleh laki-laki itu lantaran merasa sangat yg tidak terima akan perlakuannya.


"Apa maksud anda. Saya sudah membayar akan tubuhmu jadi sekarang sebagai gantinya kamu harus menurut akan Permintaanku ini.

__ADS_1


"Terus jika aku tidak mau gimana?" timpal Bintang dengan menantang.


"Berarti anda sendirilah yang inggin aku melakukan pemaksaan ini .


Secara langsung Pria itu memberikan pukulan kasar pada wajah Bintang yang seketika tubuh Bintang pun tersungkur diatas ranjang, belum mampu Bintang bangkit dari ranjangnya, seseorang itu dengan langsung ia melepaskan sabuk yang dikenakannya dan beberapa kali menebaskan sabuk itu tepat ke tubuh Bintang beberapa kali hingga menjadi luka memar pada sekujur tubuhnya.


Tubuhnya yang mulai melemah karena cambukan itu, laki-laki itu pun mulai memaksa Bintang dan mendorongnya hingga tubuh Bintang pun jatuh terpental diatas ranjang yang motif putih tersebut.


Melihat laki-laki itu terkapar bertumbah darah, Bintang yang tidak mau memperdulikannya ia segera pergi tanpa meninggalkan ruangan jahanam ini


Akan tetapi nasib baik belum berpihak pada Bintang lantaran belum juga ia berhasil keluar dari tempat karaoke ini.

__ADS_1


Seseorang pun terlebih dulu meneriakinya"Jangan kabur" mendengar suara teriakan itu bergegas Bintang pun berlari sekuat tenaganya menghindari akan kejaran mereka, tubuhnya yang habis mendapatkan luka cambukan membuatnya tak tahan untuk berlari lebih jauh lagi.


"Astaga kemana lagi aku harus lari dari kejaran mereka, tubuhku rasanya sakit sekali akibat cambukan tadi. Aku tidak mau tertangkap dipenjara aku tidak mau!"


Merasa sangat bingung dan panik dan baru selangkah ia akan pergi, langkahnya pun terhenti setelah adanya seseorang yang tiba-tiba menarik lengan tangannya dari samping.


Aku harus segera pergi dari sini aku gak mau sampai tertangkap lagi oleh mereka," ucapnya sembari berlari sekuat tenaganya tapi nyatanya tenaga yang ia dapatkan belumlah cukup akibat mendapat luka cambukan tadi.


Dan tepat di perbatasan kampung yang jalannya terbilang sangat sempit, tiba-tiba ada seseorang yang langsung menarik tangan kanannya dan membawanya digang sempit yang terlihat sepi dan sedikit gelap karena kurangnya lampu penyinaran nya.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2