ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
PENGUMUMAN


__ADS_3

SEKALIAN IJIN PROMO KARYA TERBARUKU YA, KISAH INI MENGISAHKAN TENTANG SEORANG GADIS DARI KELUARGA KONGLOMERAT YANG MERASA HIDUPNYA TIDAK ADIL LANTARAN KEDUA ORANG TUA LEBIH FOKUS PADA URUSAN KERJAANNYA MASING-MASING. LEBIH MEMENTINGKAN KEKAYAAN KETIMBANG MEMBERIKAN KASIH SAYANG DARI PUTRI SEMATA WAYANGNYA


BERIKUT CUPLIKANNYA


Melihat tatapan Reza yang sangat yang sangat tajam dan terus menerus memperhatikannya membuat Putri tambah merasa semakin takut dan sedikit tegang dibuat olehnya.


Akan tetapi semua ketakutan yang dirasakan Putri saat ini, ternyata hanya bersikap sementara. setelah Putri tahu kemana Reza dan juga temannya akan membawanya pergi.


Bahkan rasa takut yang dia rasakan tadi seketika telah berubah, bahkan dengan beraninya Putri pun menatap balik melihat Reza dengan tatapan yang sangat tajam juga. Reza yang melihat gadis yang ada dihadapannya sudah tidak ada rasa takut lagi terhadap dirinya, dia pun lantas langsung membentaknya karena tidak terima dirinya diejek seperti ini.


"Apa yang kamu lakukan? Siapa yang menyuruhmu menatapku dengan tatapan seperti itu? Apa kamu tidak takut sama laki-laki yang ada dihadapan kamu ini?" bentak Reza tapi Putri sama sekali tidak menggubrisnya Malahan sebaliknya.


"Tidak! Aku tidak takut dengan anda, lagian anda kan juga manusia jadi ngapain juga aku harus takut dengan anda, aku hanya takut dengan Allah. Lagian anda kan juga kan bukan hantu jadi ngapain juga harus takut!" ucap Putri dengan sangat santai yang kemudian membuat mereka terkejut.

__ADS_1


"Astaga!"ucap Reza dengan wajah geramnya dan rasanya inggin sekali mencabik-cabik.


"Udah-udah mas jangan marah-marah kenapa nanti cepat tua lo, tapi kalau di lihat-lihat mas se'marah in aku jadi ingat kembaran mas yang ada di kebun binatang sana yang juga suka marah-marah kalau ada orang yang sedang lewat dihadapannya.


Dan dia adalah Macan jadi kalau lihat mas suka marah-marah tidak jelas seperti ini lebih baik nama mas diganti dengan sebutan mas Macan saja itu lebih baik bukan?" ucap Putri dengan ceplas-ceplosnya.


"Kau?" Menatap tajam kearah Putri.


"Kenapa kalian malah jadi tertawa, apa ada yang lucu? Apa kalian juga menyamakan aku dengan si macan itu?" tanya Reza dengan raut wajah yang terlihat sangat kesal.


"Iya ... dihadapan nih cewek harga diri lo sama sekali gak ada harganya Rez?"ucap David.


" Ingat aku membawamu kesini hanya untuk mengintrogasi kamu, jadi mendingan sekarang lo cepat jawab jujur pertanyaan-ku ini. Apa benar kalau si Rico lah orang yang sudah menyuruhmu untuk jadi mata-mata disini, ayo jawab!" bentak Rico.

__ADS_1


Melihat Reza yang menunjukkan wajah kesal dan amarahnya kepada Putri. Putri malah bersikap santai bahkan setelah ada seorang pelayan wanita yang mengantarkan beberapa makanan, pandangan Putri pun seketika hanya fokus pada hidangan tersebut.


"Hey apa kamu budek? Aku sedang berbicara dengan kamu apa kamu tidak sadar itu?" bentak Reza yang kemudian, dengan santainya Putri malah bertanya.


"Mas apa aku boleh makan -makanan ini?" tanya Putri yang kemudian membuat Reza semakin tidak berdaya dibuatnya.


"Sabar Rez! Sabar! Iya lo boleh memakan semua makanan ini, bahkan kalau lo mau lo juga boleh makan tuh piringnya, tapi setelah itu lo harus jawab jujur pertanyaan-ku apa lo paham?"


VISUAL


1: CHA EUN WOO -Gibran.


2: MONGAYOUNG- Putri.

__ADS_1



__ADS_2