
Raut wajah yang tadinya hanya menunjukkan kemurungan, kini senyum sinisnya kembali terukir setelah seseorang yang menghampirinya semakin dekat kerahnya. Berdiri dari tempat ia duduk, lantas Alex pun menghampiri balik arah seseorang itu.
"Bagas kamu? Rupanya kamu sudah cukup berani. Apa mungkin setelah berhasil terbebas, kamu punya nyali besar atau mungkin karena sangking butuhnya dana besar untuk bisa terbebas kemaren, kamu akhirnya memutuskan untuk datang kembali ke Perusahaan ini demi melanjutkan pekerjaan kamu? Apa kamu sama sekali tidak punya harga diri sedikit pun?"
"Aku rasa kamu terlalu punya pikiran ciut untuk bisa berpikir sampai seperti itu. Jika kedatangan-ku kesini kamu mengira aku akan balik ke Perusahaan ini dan melanjutkan pekerjaan, aku rasa kamu salah besar, kamu salah besar karena telah berfikir sampai segitunya tapi sudahlah tidak ada untungnya untuk berbicara lama kepada seseorang pecundang seperti-mu!"
__ADS_1
Dan ingat untuk masalah ini aku cukup berterima kasih karena akhirnya aku tau seperti apa sifat aslimu itu dan akhirnya aku pun tau alasan kenapa kamu masih mau menampung pria miskin seperti diriku untuk tetap bertahan di-perusahaan ini?"
Dan sekarang aku sudah tau semuanya jadi untuk apa aku harus bertahan aku datang hanya untuk berpamitan dan semoga setelah kejadian ini hubungan kamu dengan Revi semakin terjalin baik. Dan ingat satu lagi ucapan-ku alangkah baiknya sebelum kamu memutuskan untuk menikahi Revi, lihatlah dulu apa dia sungguh-sungguh mencintai kamu atau mungkin dia hanya mencintai akan harta kekayaan kamu saja jadi paham kan apa maksudku ini?"
"Apa ucapan yang barusan kamu katakan hanyalah taktik untuk menakut-nakuti ku saja? Atau mungkin kamu sekarang sedikit bingung dengan banyaknya dana yang kamu pinjam makanya kamu berfikir seolah-olah kamu itu sangatlah kuat untuk menghadapi kita?
__ADS_1
"Harusnya aku sadar sejak sedari dulu aku tau siapa sifat asli kamu sebenarnya? Di-sampingku kamu selalu memujiku, tapi aku sadar mungkin disamping Revi tindakan yang kamu lakukan berbalik arah dengan menjelek-jelekkan namaku, tapi aku sadar aku memang tidak pantas bersahabat dengan orang kaya banyak harta seperti-mu, tapi aku rasa selama ini Revi baik dan mencintai kamu dasarnya dia hanya memanfaatkan kekayaan kamu saja, sudahlah aku rasa sudah cukup memberi peringatan ke-kamu aku harus pergi permisi!"
Tanpa menunjukkan ekpresi kecewa atau pun penyesalan yang terlihat dari raut wajah Bagas saat ini, Alex yang merasa dirinya sama sekali tak ada harganya dimata Bagas, dirinya lalu membanting beberapa berkas yang tadinya sudah tertata rapi diatas mejanya.
"Kamu bisa merendahkan aku seperti itu Gas tapi bukan Alex namanya jika dia tidak bisa melakukan apa yang dia inginkan. Aku tau kamu berkata dan mencoba mengecoh ku, kamu hanya takut kalau kamu akan jadi duda jika Revi menceraikan kamu nanti! Tapi sudahlah aku rasa tidak akan menunggu lama ketakutan kamu juga akan segera terkabul dan Revi? Kamu bakal melihat sendiri Revi akan jatuh ke tanganku," ucap Alex dengan menunjukkan senyum sinisnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG