ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
23 " Kira-kira apa yang akan dilakukan Bintang


__ADS_3

Malam yang cerah, orang-orang yang sudah berlarut dalam mimpi terdapat-lah seseorang yang sedang berjalan secara perlahan memasuki ruangan yang sudah terlihat gelap gulita.


Seseorang yang berjalan sembari berjongkok, dirinya perlahan-lahan mengambil sesuatu yang ia sembunyikan diatas nakas yang letaknya berdekatan pada benda-benda yang lain.


"Akhirnya aku berhasil mendapatkan apa yang aku inginkan dan mungkin dengan mendapatkan bukti ini aku bisa mengancam balik Si Mak lampir dan di Hulk itu akhirnya," batinnya dengan perasaan yang sangat lega.


"Akhirnya aku merasa cukup puas sekarang dengan adanya bukti yang aku miliki ini aku bisa melakukan perlawanan balik, tapi aku tidak boleh gegabah dan ceroboh biar pun aku sudah mendapatkan bukti itu aku harus tetap berhati-hati untuk jangan sampai kepergok oleh mereka jika aku telah menjebaknya. karena aku yakin jika mereka tau tentang video ini pasti mereka akan masih mengincar-ku hanya gara-gara video ini. Yang harus aku lakukan selanjutnya aku hanya perlu menyalin rekaman video ini lalu aku pindah ke handphone yang lain, jadi aku masih punya salinan yang lain jika sewaktu-waktu sesuatu yang terjadi padaku," batinnya.dengan senyum merekahnya.


Kembali keluar dari dalam ruangan yang masih ada dua orang yang masih tertidur pulas, Bintang akhirnya berhasil keluar tanpa ada seseorang yang memergokinya.


Pagi yang sangat cerah, matahari yang nampak menggeluarkan sinarnya untuk menyinari alam semesta dibuka bumi ini. Jam yang menunjukkan pukul 05:00 pagi semua orang yang ada di Rumah ini masih belum terlihat akan muncul batang hidungnya atau bisa dibilang mereka masih tertidur lelap.

__ADS_1


Akan tetapi berbeda dengan Bintang yang memutuskan untuk memasak setelah dirinya bangun pagi, lalu membuatkan sarapan pagi untuk keluarganya. Tidak menghitung waktu lebih lama, Bintang pun berhasil menghidangkan beberapa menu makanan yang kemudian ia pun sajikan rapi diatas meja makan.


Tristan yang pada saat itu baru saja terbangun dari tidurnya dan hendak menuju ke kamar mandi, dia pun terkejut karena sekarang yang masih menunjukkan pukul 05:30 pagi sudah ada beberapa makanan yang sudah tersaji rapi dimeja makan.


"Siapa yang memasak semua makanan ini?" gumam Tristan yang kemudian seseorang pun menjawabnya.


"Aku yang memasak semua makanan ini," jawab Bintang yang kemudian berjalan kearah Tristan sembari menundukkan kepalanya ke bawah.


Mendengar perkataan yang diucapkan oleh Bintang, Tristan pun tanpa berkata lagi ia langsung pergi mengabaikan Bintang dan bergegas masuk kedalam kamar mandi. Bintang yang melihat perilakunya ia hanya bisa menurunkan wajahnya.


"Seperti inikah rasanya diabaikan oleh suami sendiri? Aku sudah bela-belain bangun pagi tapi ini yang aku dapat sekarang" gumam Bintang yang terlihat bersedih, tak lama seseorang datang menghampirinya.

__ADS_1


"Kamu itu terlalu bersemangat untuk masak sayang? Kamu gak lihat dia bahkan tidak sudi untuk menyicipi masakan yang barusan kamu buat ini? Bahkan menatapnya saja ia hanya meliriknya jadi bagaimana mungkin dia mau memakan semua masakan kamu ini?"sindir Sandra dengan tegas.


"Masakan kamu itu terlihat sangat kampungan, sepertinya rasanya juga pastinya sangatlah hambar, jelas sangatlah tidak enak jadi aku juga tidak akan selera untuk makan makanan semua ini jadi mendingan daripada mubazir, kamu makan semua masakan kamu ini, atau perlu kamu bagi aja ke pengemis jalanan itu lebih baik bukan,"timpalnya lagi dengan menepuk pundaknya.


"Iya sayang yang kamu katakan memang benar makanan dia sangatlah tidaklah lezat, dilihat dari penampilannya saja sama sekali tidak mengubah selera kita, jadi pastinya sangatlah tidak enak jadi akan lebih baik kamu kasihkan saja pada yang membutuhkan, kami sudah cukup banyak uang jadi kita bisa makan di restoran mahal ya kan sayang?"ucapnya dengan sombong.


"Iya Ma! Yang Mama katakan memanglah benar,"balas Sandra tersenyum membalas Mamanya.


"Ya sudah ayo kita siap-siap sayang daripada ngobrol tidak ada gunanya sama perempuan ini,"balasnya yang langsung mengandeng tangan Sandra untuk ia ajak pergi.


"Orang-orang sombong seperti kalian memang harus dikasih pelajaran sekali-kali, orang-orang diluar sana masih banyak yang membutuhkan makanan sedangkan kalian? Kalian hanya sombong akan kekayaan yang kalian miliki jadi tunggulah nanti malam,"batin Bintang dengan senyum sinisnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2