ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
51 " Kira-kira apa yang akan dilakukan Sandra "


__ADS_3

"Kamu? Apa benar kamu laki-laki yang bernama Erlangga itu?"tanya Sandra diselimuti rasa paniknya. Sedangkan Pria yang ada dihadapannya ia hanya membalas dengan tawa lepasnya.


" lepaskan aku! Lepaskan aku! Apa kamu sudah gila aku tidak kenal dengan anda lepaskan aku! Lepaskan aku!"


"Diam! Apa kamu tidak bisa diam!"bentaknya yang seketika membuat Sandra terdiam dari tempat ia duduk saat ini.


"Aku mohon jangan sakiti aku aku mohon!"


"Sandra ... Tenanglah aku tidak akan sejahat seperti yang kamu kira, aku datang dan menculik-mu seperti ini karena ada hal yang ingin aku minta darimu, aku ingin kamu membantuku untuk membalaskan dendam pada Suami kamu hanya itu saja kamu bersedia kan?"


"Apa maksudmu aku tidak mau, aku tau kamu melakukan semua ini karena kamu ingin bertindak kasar kan sama aku? Dengan begitu kamu bisa puas melihat Tristan menderita karena kehilangan aku itu kan mau kamu?"tegas Sandra.


"Astaga kamu itu pikiran kamu kenapa terlalu ciut? Apa kamu berharap aku melakukan semua ini karena aku ingin bertindak jahat sama kamu tidak lagi. Aku bilang kamu terima tawaran ku atau tidak kalau tidak maka itu artinya kamu berani bertaruh nyawa untuknya?"tegas Erlangga balik.


"Aku janji aku bakal melakukan apa aja yang kamu minta asalkan aku minta kamu lepaskan aku dan jangan bunuh aku ijinkan aku untuk tetap hidup aku mohon lepaskan aku! Lepaskan aku!"ucapnya dengan berusaha memberontak.


"Baiklah kalau kamu sudah pasrah akan keadaan ini, permintaan ku aku hanya ingin kamu buat Tristan menyukai Bintang dengan begitu kamu akan aman dari dendam ini. Dan aku tidak akan membuat kamu sebagai kambing hitamnya hanya itu saja apa kamu bersedia?"


"Menyukai Bintang tapi untuk apa dan apa alasannya? Wanita yang sangat dicintai Tristan hanyalah aku tapi kenapa kamu membawa nama Bintang dalam masalah ini kenapa?"


"Kamu sudah memohon untuk aku agar mengampuni dirimu apa kamu sekarang sudah berani membantah lagi? Kamu tidak ingin melakukan perintah dariku ini termasuk membuatnya bisa jatuh cinta pada Bintang? Pertama kamu salah jika mengira Tristan sangat mencintaimu karena aslinya hatinya sudah ada nama Bintang yang ikut tercantum disana, tapi ya karena adanya amarah yang masih ia pendam ia belum sadar akan perasaan itu dan kamu? Apa kamu masih belum percaya ataukah kamu belum siap jika sewaktu-waktu Tristan akan meninggalkan kamu karena dirinya sudah menemukan wanita lain yaitu Bintang?"

__ADS_1


"Omong kosong! Aku tidak percaya dengan semua perkataan kamu aku tidak percaya?"


"Baiklah kalau kamu tidak percaya tidak apa-apa. Dan mungkin kalau kamu belum siap membantuku aku bisa menunggumu karena aku tau cepat atau lambat kamu pasti akan datang dengan sendirinya dihadapan-ku dan hubungan kalian? Pejamkan Perkataan yang aku katakan ini, cepat atau lambat kamu pasti akan melihat sendiri seperti apa perubahan apa yang akan ditunjukkan oleh Suami kamu itu jadi siapkan saja mental kamu itu!"ucapnya dengan senyum sinisnya.


"Ya sudah karena urusanku sudahlah selesai maka lepaskanlah dia karena bukan dia orang yang ingin aku bunuh jadi lepaskanlah!


"Baik Tuan,"balasnya yang menghampiri Sandra.


"Kenapa kamu malah melepaskan-ku bukankah kamu sendiri yang menculik-ku dan ingin membunuhku?"tanya Sandra.


"Membunuh-mu itu bukanlah tugas pertama dari jalan rencana-ku, aku harus pergi jadi tugas kalian hanya perlu melepaskannya dan anda? Saya harap anda memikirkan matang-matang perkataan saya tadi. Dan ini nomor telfon saya jadi jika kamu membutuhkanku untuk mau ikut kerja maka dengan senang hati saya akan menerimamu dengan lapang dada,"balasnya dengan melemparkan sebuah kartu tepat kearah Sandra, langkahnya yang mulai meninggalkannya Sandra yang telah dilepaskan ia segera memungut kartu itu.


"Siapa sebenarnya dia? Apa dia sungguh-sungguh tidak ingin menjadikan aku sebagai kambing hitam? Tapi kenapa dia malah memberikan Tristan teror ancaman yang mengatakan akan membunuhku tapi aslinya dia malah meminta aku untuk menyatukan Tristan dan Bintang apa maksud dan rencana yang sudah ia jalankan saat ini?"gumamnya yang merasa bingung sendiri, menggenggam kartu itu dengan wajah herannya ia akhirnya pergi dari ruangan ini.


"Sekarang apa yang harus aku lakukan aku sama aja hidup didalam kandang macan, jika aku tidak menuruti permintaannya kondisiku sendiri yang akan jadi taruhannya. Akan tetapi jika aku menurut aku malah membuat kebahagiaan-ku yang akan hancur karena orang yang paling aku sayangi akan berpaling pada Wanita lain jadi apa yang harus aku lakukan sekarang?"


Terbaring diatas ranjang sembari memikirkan hal yang mampu membunuhnya sekaligus. Sandra kemudian dikejutkan dengan ketukan pintu yang seketika mengejutkan dirinya, berlalu membuka ia mendapati Mamanya yang menyuruhnya untuk bersiap-siap makan malam.


"Mama ada apa?"tanya Sandra yang kemudian bangkit dari ranjang.


"Sandra sayang sudah waktunya makan malam cepat-lah kumpul bersama, yang lain sudah pada nunggu cepat-lah turun ya," ucap Mamanya.

__ADS_1


"Apa tidak bisa Sandra makan yang terakhir aja Ma, Sandra masih belum lapar soalnya."


"Sayang kamu itu jangan suka menunda-nunda makan, ini demi kesehatan kamu jadi jangan sampai kamu telat makan jadi ayo cepat makanlah jangan buat Tristan yang malah marah karena melihat kamu sudah dibujuk jadi keluar ya sayang?"


"Baiklah Ma Sandra akan keluar,"balas Sandra.


"Baiklah kalau gitu Mama turun dulu ya?"


"Baik Ma,"balas Sandra dengan tersenyum.


Setelah keluar dari dalam kamar Sandra, Sandra yang berniat akan pergi langkahnya terhenti setelah mendengar dering ponsel yang berada digenggaman-nya.


"Siapa yang menelfon-ku?"gumam Sandra yang merasa penasaran, tanpa menunggu ia akhirnya mengangkatnya.


📞" Siapa ini? Apa aku kenal dengan anda?"


📞" Aku rasa kamu hafal akan suaraku ini. Dan aku sekaligus minta padamu cepat putuskan tawaran-ku tadi karena aku tidak cukup banyak waktu paham!"


📞" Kamu? Berani kamu mengancam-ku lagi? Darimana kamu tau nomor telfon ku ini?"tegas Sandra.


📞" Tidak perduli aku tau darimana nomor ponselmu, tapi yang jelas aku mau kamu cepat memutuskannya paham!"ucapnya yang tak lama sambungan telefon Lin terputus.

__ADS_1


📞" Halo ... Halo ... Aku belum selesai ngomong halo!" Gila apa dia sudah gila aku tahu siapa sebenarnya pelaku ini dan aku sangat yakin dia pasti bersekongkol dengan Bintang makanya dia memintaku untuk membuat Tristan mencintainya tapi aku tidak boleh gegabah. Baiklah Bintang jika ini rencana kamu aku akan membantumu agar kalian bersatu tapi tidak dengan Tristan yang menyukaimu terlebih dulu jadi lihatlah saja nanti,"balasnya dengan tersenyum sinis.


BERSAMBUNG


__ADS_2