ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
78 " Hati yang sudah terlanjur membeku "


__ADS_3

Memutuskan untuk berliburan sejenak disalah satu Hotel yang sudah mendapat peredikat Hotel terbaik nyatanya semua itu tidak ada artinya buat gadis cantik bernama Bintang. Bagaimana tidak jika pada umumnya yang namanya liburan pastinya akan menjadi hal yang akan sangat menyenangkan buat semua orang termasuk buat para pasangan Suami Istri yang baru menggucapkan janji suci dan ikatan janji dalam sebuah ikatan pernikahan.


Tapi nyatanya semua itu tidak ada artinya buat bintang, selama menikah yang kurang lebih sudah memasuki hari yang ke 120 hari keduanya tidak pernah terlihat bahagia.


Raut wajah Bintang yang dipenuhi dengan rasa kekecewaannya, hadirlah seseorang yang tiba-tiba menghampirinya dengan raut wajah khas dari seseorang yang selama ini sudah ia kenal.


"Apa yang kamu lamunkan? Apa kamu berfikir jika hari ini sampai esok kamu berharap jika kamu akan bisa bersama dengan Tristan setelah dirinya menyatakan cinta padamu? Ingatlah Bintang kamu itu jangan sok cantik seolah-olah apa yang kamu inginkan akan terkabul seperti sesuai keinginan kamu karena itu tidak akan pernah terjadi. Dan satu lagi? Soal kata-kata yang Tristan ucapkan aku harap kamu tidak akan berbalik termakan akan rayuan dalam rencana kamu sendiri, aku tahu lagi selama ini kamu merencanakan sesuatu agar Tristan mencintai kamu kan dengan begitu kamu bisa mematahkan hatinya agar Tristan hancur dengan sendirinya Tapi satu hal yang tidak kamu ketahui aku tau betul seperti apa Tristan orangnya, kamu sendiri yang berniat ingin membuatnya jatuh cinta tapi apa kamu sadar dengan perubahan yang kamu alami bukankah disini yang bodoh itu kamu? Karena kamulah yang terperangkap sendiri akan omongan Tristan yang seolah-olah dia sangat mencintai-mu?"


"Omong kosong! Aku ingin sendiri jadi pergilah!"


"Baiklah kamu tidak perlu memaksaku untuk pergi karena tanpa kamu suruh pun aku juga akan pergi. Dan satu lagi melihat tingkah kamu bukankah kamu juga menunjukkan kalau kamu sendirilah yang berbalik mencintainya?"


"Aku bilang aku ingin sendiri apa kamu tidak dengar?"

__ADS_1


"Baiklah-baiklah aku ingin sendiri kamu jangan ngegas dong aku kan hanya berkata sesungguhnya


"Berhasil sesuai rencana dengan kamu memanas-manasi hati Bintang maka kamu akan berhasil membuatnya percaya jika apa yang katakan seolah-olah adalah paling benar Sandra kamu memang sangat cerdik


Berniat akan pergi setelah mendapatkan ucapan tidak mengenakan dari Sandra, dirinya yang berbalik arah dikejutkan dengan hadirnya Tristan yang tiba-tiba tepat ada dihadapannya.


Perlahan-lahan langkah kaki seseorang itu tambah semakin mendekat kearah Bintang, semakin dekat langkah kaki seseorang itu. Bintang yang sudah diselimuti dengan rasa ketakutan, niatnya yang berusaha inggin kabur tapi ternyata langkahnya tidak secepat dengan niat yang ia ingginkan.


Dengan tepat Laki-laki itu pun menarik tangan Bintang yang berusaha inggin menghindarinya. Dan dengan tepat juga akhirnya kedua tubuh mereka pun saling berdekatan, tangan yang mampu mendekap tubuh gadis itu setelah adanya tarikan yang ia lakukan yang mampu menyatukan mereka dalam satu pelukan dan dekapan yang hanggat.


"Bintang kamu kenapa? Ada apa?


"Aku ingin sendiri!"balasnya tanpa melirik kearahnya sekalipun.

__ADS_1


Berusaha Bintang ingin pergi dari hadapan Tristan, langkahnya lagi-lagi terhenti setelah Tristan yang menarik tangannya yang menghalanginya untuk jangan pergi. Rasa kesal yang selama ini sudah Bintang pendam akhirnya meledak, tamparan keras akhirnya ia layangkan setelah dirinya tak mampu menahan semuanya


"Sudah dari awal aku inggin melakukan tindakan ini, tapi tanganku rasanya sudah tidak mampu lagi untuk bisa aku gerakkan. Ketakutan yang setiap harinya menyerangku juga menghasutku untuk jangan melakukan itu karena aku tahu dengan siapa aku akan berhadapan nanti. Tapi sekarang dengan mendengar ucapan apa yang kamu lontarkan padaku, rasanya aku sudah tidak mampu lagi untuk bisa menahannya.


Dan satu tamparan itu sangat cocok buat pria sepertimu. Dan sekarang aku sudah tidak akan takut lagi, karena semakin aku takut sama kamu, kamu akan tambah semakin menginjak-injak harga diriku ini.


"Apa maksudmu?"tanya Tristan yang berniat ingin menghampirinya tapi Bintang menghalanginya.


"Stop? Jangan pernah kamu berani untuk mendekat kearah-ku karena aku tidak inggin melihatmu, jadi pergilah!" perintah Bintang dengan memalingkan pandangannya dari Tristan yang bergegas dari dari hadapannya.


"Apa maksud dia berkata seperti itu aku tidak paham!"gumamnya yang merasa terheran sendiri.


Terduduk ditepi ranjang dengan kedua tangannya yang mengepalkan tangannya raut wajah Bintang terlihat jika dirinya sangatlah marah tidak bisa memendam rasa kekecewaannya.

__ADS_1


"Ingat Bintang kamu tidak perlu cemas hanya tingal menunggu satu bulan lagi semuanya akan berakhir kamu harus sabar! Dan sabar paham kan!"


BERSAMBUNG.


__ADS_2