
Lisa yang masih terus ingin berada di kamar karena dalih ngantuk sampai teman-temannya pun mencoba membujuknya untuk turun lagi ke bawah.
“Ayo dong lis kita turun ke bawah gue kan udah bawa makanan buat kita makan-makan”ucap stefanie yang membujuk Lisa agar mau kembali ke bawah karena sayangkan kalau sampai ia tidak turun jadi makanannya tidak termakan.
“Kalian aja gue ngantuk”ucap Lisa sambil menutup badannya oleh selimut.
“Jangan begitu dong ayo lis, itung-itung ini perpisahan sekolah sama mereka dan kemungkinan kita nanti akan susah untuk bertemu dengan mereka”ucap kayla yang mencoba membujuk.
“Iya lis, gue yakin lo kuat dan ayo”ucap stefanie menarik tangannya Lisa dan di bantu juga oleh kayla sehingga mau tidak mau Lisa pun terbangun dan mereka akhirnya memutuskan untuk kembali ke bawah.
***
Sedangkan di bawah para lelaki sedang menunggu para perempuan dan semoga aja para perempuan cepat-cepat turun.
“Kayanya gagal deh”ucap edwar yang menghela napasnya sambil menyandarkan badannya di sofa.
“Gue yakin kayla bisa membujuk Lisa”ucap Ervan yang memang sudah tau kalau Lisa akan selalu bisa di bujuk. Kenapa Ervan tidak marah tak kala Nathan berbicara seperti itu karena yah menang sifat Nathan sudah dari dahulu begitu dan bukan hanya pada adiknya pada orang lain yang mendekatinya pun begitu lagian cinta itu memang tidak dapat di paksakan.
“Lagian lo sih Nath, heran gue type lu kaya apa sih sampai-sampai Lisa yang cantik pun di tolak”ucap Kevin yang merasa heran akan kelakuan sahabatnya.
“Type gue kayla”ucap Nathan dengan dinginnya.
“Sial lo”ucap Kevin yang malah ia yang kesal.
Dan gak lama para perempuan pun turun dari tangga dan berjalan menuju ke arah para lelaki yabg sedang duduk di sofa.
“Ayo”ucap stefanie tak sampai.
“Oke”ucap edwar yang mereka pun beranjak dari duduknya dan berjalan ke taman belakang tempat biasa mereka makan-makan dan bakar-bakar.
Sesampainya di belakang mereka pun menyiapkan peralatan yang akan di gunakan sedangkan perempuan memberikan daging dan beberapa sosis.
“Eh udah malam lupa kan mamah bilang jangan terlalu malam pulangnya”ucap stefanie yang ia baru mengingat ucapan sang ibu dan ibunya akan khawatir.
“Tenang Fanie biar kakak yang telpon mamah biar mamah gak khawatir”ucap Kevin yang mengeluarkan handphonenya untuk menelpon mengapa ia memanggil mamah yah karena Kevin yang memang besar bersama keluarga stefanie dimana ibunya dan ayahnya yang begitu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk mengurus Kevin.
__ADS_1
“Yaudah terima kasih kak”ucap stefanie yang merasakan lega.
Kevin pun menelpon ibunya dengan panggilan video agar ibunya tau bahwa Kevin memang tidak berbohong apalagi yang memang stefanie sering menginap di rumahnya Lisa saat ibunya pergi ke luar kota.
Setelah ibunya stefanie percaya Kevin pun mematikan telponnya dan ia kembali melanjutkan pekerjaannya.
“Yaudah ayo mulai”ucap Ervan yang lebih dulu membakar daging-dagingnya.
“Ada yang bisa kita bantu?”tanya kayla mendekat ke arah laki-laki.
“Gak usah kamu duduk aja disana nanti tangan kamu takut kena bakar kalau disini”ucap Kevin yang enggan untuk kayla membantu karena takut kayla akan terluka.
“Bucin”ucap edwar yang sebal atas ucapan Kevin.
“Gue bucin udah dari satu setengah tahun yang lalu dan lo baru protes”ucap Kevin dengan tersenyum bangganya.
“Udah-udah ayo Cepetan, nanti keburu malam”ucap Nathan yang membakar juga.
Dan tak lama datang orang yang tidak di undang datang karena memang ia yang tidak berada di grup laki-laki itu.
“Kalian makan-makan gak ajak-ajak gue”ucap Rizky yang berjalan mendekat ke arah mereka.
“Gue lihat dari rumah gue, gue nunggu kalian ngabarin gue tapi gak ada seorang pun yang ingat gue”ucap Rizky yang cemberut.
“Bukannya lo masih liburan yah?”tanya stefanie yang memang mereka tidak menghubungi Rizky karena Rizky yang memang sedang liburan.
“Iya Ky, kapan pulang?”tanya kayla
“Gue baru pulang tadi siang”ucap Rizky mendekat ke arah para perempuan dan duduk disana.
“Jangan mau makan aja lo sini bantuin”ucap Ervan yang enak saja Rizky datang-datang makan aja.
“Kalian aja, kalau gue disana kan makin banyak orang”ucap Rizky
“Alasan aja lo”ucap Nathan sambil melihat ke arahnya Rizky.
__ADS_1
“Yaudah lah kita bakar aja, Rizky termasuk perempuan”ucap edwar yang kalau berdebat nantinya tidak matang makanannya.
“Betul”ucap Kevin sambil tersenyum mengejek.
“Sial”ucap Rizky yang di bilang perempuan.
“Ky lagian lo liburan juga gak aja-ajak kita sih?”tanya Lisa yang memang mereka kesal karena Rizky yang lupa kepada mereka.
“Gue liburan sama teman-teman SMP yang semua pada laki-laki aja mana bisa ajak kalian”ucap Rizky yang mana mungkin mengajak sahabatnya itu.
“Yah gak apa-apa kan biar kita cuci mata kali aja ada yang ganteng”ucap stefanie keceplosan yang ia merasa bahwa ia masih single.
“Iya kan bisa aja jadi kita banyak kenalan”ucap kayla yang mengikuti ucapan dari stefanie reflek.
“Sayang bilang apa barusan?”tanya edwar yang mendekat ke arahnya stefanie
“Kamu bilang apa? Pengen punya banyak kenalan”ucap Kevin yang mendekat ke arahnya kayla dan meninggalkan makanan yang tengah di bakar.
“Eh maaf kak lupa”ucap stefanie yang memang ia lupa.
“Bisa-bisanya kamu lupa kalau kamu udah punya pacar”ucap edwar heran.
“Kapan kalian jadian?”tanya Rizky yang memang hanya ia yang tidak tau tentang hal itu.
“Baru aja tadi dan ingat jangan pernah lo kenalin laki-laki lain sama stefanie”ucap edwar percaya diri.
“Jangan lupa, jangan pernah kenalin juga sama kayla”ucap Kevin yang marah tetapi gemas juga kepada kayla.
“Kalian pengkhianat, jadi hanya gue aja yang jomblo”ucap Rizky yang cemberut dan pura-pura marah.
“Santai aja lo Ky, ada gue juga yang masih jomblo”ucap Lisa sambil menepuk pundaknya Rizky.
“Tapi kan lo punya gebetan”ucap Rizky
“Gue udah gak punya gebetan Ky santai aja, kali-kali nanti ada adik kelas yang ganteng yang suka sama gue”ucap Lisa sambil melihat ke arahnya Nathan.
__ADS_1
Sedangkan Nathan hanya terdiam saja mendengarkan ucapan Lisa yang memang ia sedikit cemburu tapi ia tidak mencintai Lisa.
“Lo udah nyerah sama kak kevin?”tanya Rizky yang heran karena Lisa berbicara seperti itu.