
Mereka yang hari ini akan makan di restoran yang sudah di janjikan dan kebetulan mereka pun sudah selesai makan dan kembali ke rumahnya mading-masing dengan kayla yang bahagia karena Reynad yang begitu perhatian kepadanya yah walaupun dia belum sepenuhnya menyukai Reynad tetap dia akan berusaha.
Sedangkan Lisa yang berada di kamarnya dia bengong dan masih menunggu ucapan dari Nathan dan setidaknya dia juga ingin kado dari orang yang dia cintai tetapi sampai malam pun Nathan sama sekali belum ada tanda-tanda datang kepadanya dan membuat Lisa begitu sedih.
**
Sedangkan di rumahnya Nathan masih asik dengan buku-buku nya Dimana dia tidak ada hari dengan belajar dan terkadang lupa apapun dan entah mengapa Nathan masih tidak ada perubahan sama sekali masih tetap cuek dan tidak memberikan kabar kepada Lisa.
“Makan dulu Nath, jangan belajar terus”ucap ibunya yang membawakan makanan kepadanya karena sepulang kuliah anaknya hanya terdiam di kamar dengan segudang buku-bukunya.
“Iya mah. Makasih, ini Nathan akan ada ujian jadi belajar”ucap Nathan yang selalu bekerja keras tentang apapun bagaikan ia yang tak ingin kalah.
“Iya tapi kamu harus jaga kesehatan juga Nath, kamu itu kalau sakit bagaimana, makan dulu yah nanti belajar lagi”ucap ibunya yang takutnya anaknya tidak makan dan malah melanjutkan belajarnya seperti biasa.
“Iya mah siap, mamah ke kamar aja istirahat”ucap Nathan yang menyuruh ibunya istirahat karena memang sudah cukup malam.
“Iya mamah istirahat yah Nath, selamat malam”ucap ibunya Nathan dan ia keluar dari kamar Nathan agar Nathan nyaman saat belajar.
Nathan yang memakan makanannya tanpa melihat handphone sedikitpun karena menurutnya saat belajar melihat handphone itu akan menganggu.
**
Bu wulan yang memanggil anak-anaknya untuk makan malam karena kebetulan pak Farhan juga sudah pulang dari rapatnya.
“Kenapa lo lesu lis?”tanya Ervan yang melihat ke arah adiknya yang tampak tak bersemangat.
__ADS_1
“Enggak”ucap Lisa simpel padahal ia sedih karena Nathan yang sama sekali tidak perhatian dan cuek kepadanya.
“Udah Van jangan goda adik kamu, ayo makan”ucap Bu wulan yang merasa kasihan kepada Lisa yang terus di goda oleh kakaknya.
“Iya mah”ucap Ervan sambil mengambil makanan nya, ia sebenarnya sangat kesal juga kepada Nathan hanya saja Ervan juga tidak bisa memaksa Nathan untuk perhatian kepada adiknya.
Mereka yang sudah menyelesaikan makanannya dan segera kayla membereskannya karena ia yang tidak enak kalau tidak beres-beres dan hal yang biasa sehingga Bu wulan dan pak Farhan pun tidak melarang karena semakin mereka melarang semakin kayla akan tidak nyaman.
“Pah, mah, kak Lisa ke atas dulu yah”ucap Lisa yang malas untuk berbicara dengan siapapun dan hanya ingin istirahat saja memejamkan matanya yang lelah Karena terus-menerus menatap handphone yang berharap Nathan menghubunginya.
“Lisa kenapa mah?”tanya pak Farhan melihat ke arah anaknya yang berjalan menuju ke anak tangga kamarnya.
“Enggak kok pah, mungkin Lisa lelah Biarin aja”ucap Bu wulan menutupi keadaan anaknya karena ia juga bingung bagus bagaimana.
“Iya mah, Ervan juga ke kamar yah masih ada tugas”ucap Ervan berpamitan lebih dahulu.
Sedangkan Bu wulan membantu kayla yang tengah beres-beres karena Bu wulan yang tidak tega melihat kayla beres-beres sendiri. Sedangkan Bu inah yang sudah istirahat karena kasiha sedari tadi sudah bekerja dan harus bangun lebih dulu.
“Kayla, biar mamah aja yang beresin, kamu istirahat aja nak”ucap Bu wulan yang mendekat ke arahnya kayla yang sedang cuci piring.
“Gak usah mah. Mamah aja yang istirahat yah. Mamah pasti lelah dan ingin rebahan, lebih baik kayla yang beres-beres”ucap kayla dengan lembur agar ibunya menuruti apa ucapannya.
“Yaudah deh kay kalau begitu. Mamah istirahat dulu, kalau kamu lelah taroh aja piringnya dan istirahat”ucap Bu wulan yang melihat anaknya juga sudah terlihat lelah.
“Iya mah siap”ucap kayla tersenyum dan Bu wulan pun ke kamarnya untuk istirahat.
__ADS_1
Kayla yang membersihkan meja makan serta dapur untung saja tidak terlalu berantakan karena sesudah masak Bu inah sudah beres-beres dahulu, kayla yang berjalan menuju ke kamarnya setelah beres-beres dia pun tampak lelah dan sesampainya di kamar dia merebahkan badannya.
Sambil melihat ke arah langit-langit rumah kayla merasa sedih dan juga kagum atas dirinya yang sudah menyelesaikan SMA dengan nilai terbaik, tetapi dia sedih karena orang tuanya serta neneknya yang berjuang untuknya saat kecil sudah ada di hadapan sang penciptanya.
Mungkin sebagian orang menganggap kayla adalah orang yang beruntung yang di sayangi oleh orang Tua angkatnya yang kaya dan berpendidikan, padahal kayla juga pernah berada di posisi tidak beruntung yang dimana nenek dan ibunya meninggal di tahun yang sama.
Kayla melihat ke handphonenya dan melihat Reynad yang sangat bucin memposting potonya di Instragramnya, dan kayla kembali memikirkan Reynad. Bagaimana seandainya dia bertemu lagi bersama dengan Kevin apakah dia akan mencintainya lagi atau malah membencinya.
“Ah jangan ngaco deh kay”ucap kayla yang berusaha melupakan Kevin agar tidak datang di pikiran.
**
Sedangkan Kevin di sana masih tidak tampak stabil dan masih murung sehingga orang tua Kevin datang ke Amerika melihat keadaan anaknya yang aduan Rose bahwa Kevin menjadi pemarah dan aneh.
“Vin Gimana kabarnya?”tanya Bu liana.
“Mamah ngapain kesini?”tanya Kevin yang melihat anaknya yang terpuruk.
“Semua ini gara-gara mamah, andai saja mamah tidak menyuruh aku kuliah di sini mungkin aku akan bahagia bersama kayla dan menjalani hidup bareng-bareng”ucap Kevin dengan marahnya karena ia yang memikirkan kayla bersama dengan Reynad, dengan photo mesra yang di unggah oleh Reynad.
“Kamu kenapa Vin? Jangan aneh begini kasihan tau Rose yang bingung membujuk kamu”ucap Bu liliana kepada anaknya yang masih emosi.
“Mamah keluar, Kevin gak mau lihat mamah”ucap Bu Kevin yang sangat kesal kepada orang tuanya.
“Kamu kenapa? Kamu begini karena kayla yang berpacaran sama orang lain yaitu musuh kamu hah”ucap Bu liliana yang tau apa yang terjadi kepada anaknya karena dia yang selalu mana tau keadaan anaknya
__ADS_1
“Kenapa mamah tau?”Tanya Kevin dambil melihat ke arah ibunya.
“Mamah tau dari stefanie, dan inget yah Vin kalau kamu mau balikan lagi sama kayla kamu harus lulus dulu kuliah disini, mamah janji akan restuin kalian”ucap Bu liliana yang ia tau bahwa tidak akan mungkin anaknya kembali lagi kepada kayla apalagi kayla yang bersama orang lain.