Jakarta love Story

Jakarta love Story
Kayla di pecat


__ADS_3

Kayla yang berusaha ingin membersihkan pakaian Rose yang terkena noda karena jus tetapi bukannya menerima Rose malah marah kepada kayla.


“Mau apa lo? Gue gak sudi baju gue lo pegang”bentak Rose dengan keras saat kayla yang berusaha ingin membersihkan noda.


“Tapi kak kayla mau bantuin bersihin”ucap kayla terbata-bata.


“Lo lihat kan baju gue jadi kotor gini dan lo mau bersihin baju gue, bukannya tambah bersih malah kotor”ucap Rose yang berdiri marah.


“Sial banget kita hari ini”ucap Sarah yang mencoba membersihkan bajunya yang terkena noda.


“Maaf kak nanti aku ganti bajunya”ucap kayla yang ia berusaha akan tanggung jawab atas apa yang telah ia perbuat.


“Ganti? Yakin”ucap Silvi yang tertawa kecil tak kala mendengar kayla yang akan mengganti baju Rose dan Sarah.


“Lo denger yah, lo sampai kapanpun kerja disini gak bakalan bisa beli baju ini, lo ngaca”ucap Rose membentak kayla.


“Pokoknya gue gak mau tau panggil manager restoran ini punya pegawai kok gak becus”ucap Sarah marah.


“Udahlah kalian jangan marah-marah kita kan mau makan kesini”ucap Nabila tak kala melihat sahabatnya yang malah marah-marah bukannya makan.


“Maafin kayla kak, kayla janji bakalan bertanggung jawab asal kakak jangan buat keributan disini”uvap kayla memohon agar mereka tidak memanggil manager bisa-bisa ia di pecat.


Sedangkan dari sebrang sana Sonya dan Nadya tengah melihat ke arah kayla yang tengah di marahin oleh Silvi dan teman-temannya tapi Nadya yang tidak tau harus berbuat apa untuk membantu kayla.


“Kasihan kayla”ucap Nadya melihat ke arah kayla ia tidak tega tapi juga bingung kalau ia ikut campur bisa-bisa ia di marahin manager.


“Kayla memang pantes di gituin, Yaudah gue panggil pak Raihan dulu”ucap Sonya berjalan kebelakang, untuk memanggil pak raihan yang tak lain adalah manager cafe tersebut.


“Jangan son”ucap Nadya tapi apa daya Sonya yang sudah kebelakang sehingga ia tidak dapat mencegah untuk Sonya tidak melapor.


Tak begitu lama Sonya dan pak raihan datang menghampiri kayla serta Silvi dan teman-temannya.


“Ada apa ini?”tanya pak raihan yang tiba-tiba datang tapi melihat keadaan yang berantakan.


“Ini pak pegawai bapak gak becus kerja dan menumpahkan minumannya ke baju saya”ucap Rose yang berusaha membuat suasana terlihat tegang.

__ADS_1


“Kayla gak sengaja pak tadi kaki kayla tersandung”ucap kayla dengan raut wajah yang sudah mulai bingung dengan mata yang berkaca-kaca.


”Pokoknya saya gak mau tau, hari ini juga kayla harus di pecat”ucap Silvi yang memang tujuan utamanya adalah agar kayla menderita.


“Bagaimana kalau kita bicarakan ini baik-baik”ucap pak raihan yang mencoba menenangkan keadaan karena bagaimana pun kayla kerjanya rajin sehingga pak raihan pun perlu pikir-pikir untuk memecat kayla.


“Pokoknya saya mau dia dipecat atau saya akan kasih ulasan bahwa cafe ini buruk dan kemungkinan cafe ini akan bangkrut”ucap Rose mengancam.


“Lebih baik kita berdamai ini hanya kesalahan kecil yang akan kami perbaiki”ucap pak Raihan dengan tenang.


“Kesalahan kecil? Apakah bapak tau berapa harga baju saya? Dan ini barang yang limited edition yang gak bakalan pernah ada lagi kalaupun harus ganti rugi pun saya yakin kayla gak mampu”ucap Rose dengan suara tinggi.


“Yaudah pak pecat aja lagian dia bikin masalah”ucap Sonya yang memang ia bahagia ketika kayla menderita.


“Diam kamu, lebih baik kamu kembali”ucap pak Raihan yang mendengar ucapan Sonya dan mau tidak maupun Sonya akhirnya berjalan kebelakang.


Pak raihan bingung tentang masalah ini ia tidak tega untuk memecat kayla tetapi kalau tidak memecat kayla dampak terhadap cafe pun akan berpengaruh besar apalagi yang anak-anak ini merupakan anak-anak orang kaya.


“Jadi bagaimana? Bapak mau pecat kayla atau mau cafe ini bangkrut”ucap Sarah tak kala melihat pak Raihan kebingungan.


“Maaf kayla setelah saya berpikir sejenak dampak yang akan di timbulkan ketika saya tidak memecat kamu adalah cafe yang menjadi bangkrut jadi saya harap kamu mengerti”ucap pak Raihan yang mau tidak mau harus memecat kayla karena ia tidak ingin ada dampak yang kurang baik untuk kedepannya.


Sedangkan kayla yang mendengar pak Raihan memberikan keputusan ia meneteskan air matanya ia ingin menangis tentang kejadian ini tetapi harus ia tahan. Sedangkan Rose dan yang lainnya tersenyum mereka bahagia akhirnya rencana mereka untuk membuat kayla menderita terwujud.


“Saya tidak akan mempersalahkan ini, karena kayla yang sudah bertanggung jawab”ucap Silvi


“Ya sudah karena masalahnya sudah selesai saya kembali lagi kebelakang dan kayla sebelum kamu pulang bersihkan dahulu ini”ucap pak Raihan berjalan meninggalkan kayla dan yang lainnya.


“Rasain, makannya lo jangan banyak tingkah”ucap Sarah melihat ke arah kayla dengan tersenyum bahagia.


“Kalian tega”ucap Nabila saat kayla yang di pecat.


“Diam lo”bentak Silvi sambil melihat ke arah Nabila yang mencoba membantu kayla.


“Berani lo bantu dia lo bukan teman kita lagi”ucap Sarah mengancam. Akhirnya Nabila pun tidak jadi membantu kayla karena ia takut tidak punya lagi.

__ADS_1


“Yaudah guys ayo pulang jiji gue lihat perempuan kampungan ini”ucap Rose berjalan meninggalkan kayla yang tengah membersihkan minuman yang tumpah.


“Bye bye”ucap Silvi tersenyum sambil melambaikan tangannya dan akhirnya mereka pun pulang karena keinginan mereka yang sudah terwujud.


“Kay kamu gak apa-apa kan?”ucap Nadya yang menghampiri kayla yang tengah berjongkok membersihkan lantai.


“Enggak kok kak”ucap kayla berusaha kuat.


“Maafin kakak yah, kakak gak bisa bantuin kamu”ucap Nadya menyesal atas semua yang terjadi terhadap kayla tetapi ia yang tidak bisa membantu sama sekali.


“Enggak kok kak, kakak jangan merasa bersalah”ucap kayla memeluk Nadya dan di balas oleh Nadya.


Sonya yang melihat itu semua tersenyum senang karena saingannya dan orang yang ia benci akhirnya di pecat juga.


“Suruh siapa belagu”gumam Sonya melihat ke arahnya kayla.


“Yaudah ayo kebelakang”ucap Nadya berjalan bersama dengan kayla menuju ke belakang.


“Kayla pamitan dulu yah sama pak raihan”ucap kayla yang berjalan meninggalkan Nadya dan masuk ke ruangan pak raihan.


“Maafkan saya kayla, saya juga bingung dengan keputusan yang harus saya perbuat”ucap pak Raihan merasa bersalah.


“Enggak apa-apa kok pak, kayla yang minta maaf dan kayla juga mau pamit”ucap kayla yang tengah berdiri.


“Ini uang pesangon kamu, semoga kamu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi”ucap pak raihan memberikan amplopnya kepada kayla.


Kayla pun keluar dari ruangannya pak raihan dengan hati yang campur aduk.


“Kay jangan lupain kakak yah”ucap Nadya saat melihat kayla yang tengah berganti pakaian.


“Tenang aja kak, kayla pasti sering main kesini”ucap kayla mencoba menenangkan Nadya.


“Janji yah”uvap Nadya


“Yaudah kayla pamit kak”ucap kayla berjalan meninggalkan cafenya.

__ADS_1


__ADS_2