
Sesampainya di rumah sakit kayla sudah kembali sadar, dan sudah mulai tenang, kayla yang senantiasa berada di dekapan Bu Ervan yah karena Bu wulan sana pak Farhan sibuk mengurus jenazah dan pembayaran rumah sakit, tak lama datang teman-teman kayla. Sahabatnya melihat kayla yang sangat terpukul Lisa merasa bersalah telah marah kepada sahabatnya, sedangkan Nathan, Kevin dan nasya merasa cemburu, tapi apa daya sekarang sedang berduka mana mungkin mereka ribut.
“Kayla gak apa-apa kan?“Tanya Kevin memastikan
“Dia udah mulai baik Vin, cuman dia belum mau banyak bicara”ucap Ervan yang menjawab pertanyaan Kevin sedangkan kayla tetap menangis terdiam.
Lalu Lisa, stefanie dan Rizky menghampirinya.
“Kayla sabar yah”ucap stefanie sambil memeluk kayla
“Iya kay Maafin gue”ucap Lisa
“Loe jangan sedih loe punya kita kok”ucap Rizky seraya memeluk ketiga sahabatnya.
Tak lama datang pak Farhan dan Bu wulan yang selesai membereskan urusannya.
“Kayla, sekarang jenazah bi Aminah kita bawa kerumah untuk di sembahyamkan”ucap Bu wulan
“Baik Bu”ucap kayla dengan tatapan kosongnya
Lalu mereka menaiki mobil menuju kediaman Bu wulan dan pak Farhan, karena kayla tidak punya keluarga lagi sehingga pengurusan oleh majikannya, tak lama sampai di rumah duka, para ART dan sopir pun menangis, sedangkan kayla terus menangis hancur yah sehancur-hancurnya bagaimana dia akan menjalani hidup ini. setelah disholatkan jenazah segera dimakamkan karena waktu sebentar lagi akan sore.
Sesampainya di pemakaman jenazah segera dimakamkan, setelah selesai berdoa orang-orang yang mengantar jenazah pun telah pulang sekarang tinggal kayla dan sahabatnya.
“Kayla pulang yah sayang”ucap Bu wulan
“Kayla masih mau disini, kayla masih mau temenin ibu”ucap kayla dengan menangis
“Mah,pah pulang duluan saja, kayla Ervan jagain”ucap Ervan
“Kalau begitu mamah sama papah pulang dulu ada beberapa hal yang harus dibereskan”ucap pak Farhan sambil berjalan meninggalkan kayla
“Loe punya kita loe jangan sedih”ucap stefanie
“Gue bakalan selalu ada buat loe”ucap Rizky
“Gue minta maaf, gue gak akan pernah marah lagi sama loe”ucap Lisa seraya memeluk kayla.
“Kalian peluk kayla terus kan gue juga mau”ucap Kevin
“Vin lo mulai gila kaya edwar”ucap Ervan
“Eh kenapa bawa-bawa gue”ucap edwar
__ADS_1
“Kalian bisa Diem gak sih, lebih baik kita tinggalin dulu kayla sama sahabatnya”ucap Nathan.
Mereka berempat pun meninggalkan ke 4 sahabat yang lagi berpelukan.
“Kayla pulang udah sore ini”ucap stefanie yang tidak tega melihat kayla mengalami semua ini.
“Iya pulang yu kay”ucap Lisa
Kayla menggangguk dan akhirnya meninggalkan makam ibunya, mulai hari ini dia akan hidup tanpa seseorang keluarga, berat pasti berat apa lagi di usia kayla yang masih sangat muda kayla harus hidup seorang diri, mereka memasuki mobil tanpa adanya pembicaraan. Tak lama sampai di kediaman Bu wulan.
“Kayla istirahat dulu yah teman-teman, maaf gak bisa nemenin”ucap kayla
Mereka pun mengangguk mengerti dengan keadaan kayla sehingga tidak banyak protes.
****
Keesokan hari nya, hari minggu kayla enggan keluar kamar. Sedangkan di meja makan sudah ada keluarga aditama.
“Lisa panggil kayla dulu, suruh dia sarapan”ucap Bu wulan
“Baik mah”sambil beranjak ke kamar belakang untuk menemui kayla,
“Kayla”panggil Lisa
“Di panggil mamah sarapan”ucap Lisa
“Iya lis”ucap kayla sebenarnya dia enggan untuk makan tetapi karena majikannya yang meminta mau tidak mau kayla menurut. kayla dan Lisa sampai di meja makan.
“Duduk sayang”ucap Bu wulan
Iya nyonya”ucap kayla
Mereka pun makan dengan seksama tanpa adanya pembicaraan dan akhirnya selesai makan.
“Kayla kita ke ruang keluarga,ada yang ingin saya bicarakan”ucap pak Farhan
“Iya tuan” apakah kayla akan diusir dari rumah ini karena ibu sudah tidak ada, lalu bagaimana aku harus tinggal.
Mereka pun akhirnya sampai di ruang tengah.
“Kayla karena bu Aminah sudah tidak ada jadi kamu pindah kamar yah”ucap pak Farhan
“Iya pak, hari ini kayla akan pergi pak”ucap kayla dengan mata berkaca-kaca.
__ADS_1
“Kita tidak menyuruh kamu pergi kayla, kami menyuruh kamu pindah ke kamar tamu dekat Lisa dan Ervan”ucap bu wulan
“Tidak perlu nyonya, saya di belakang saja kalau nyonya mengizinkan”ucap kayla
“Tidak kayla, kamu pindah kamar, kamu jangan panggil saya nyonya, panggil saya ibu, anggap saja saya pengganti ibu kamu”ucap Bu wulan
“Iya kayla, kamu sudah jadi tanggung jawab kita, kita akan menjaga kamu”ucap pak Farhan
“Terima kasih pak, tapi kayla tidak merepotkan keluarga bapak”ucap kayla
“Kalau kamu tidak mau merepotkan dan kita bisa bertanggung jawab bagaimana kalau kamu menikah sama Ervan”ucap Bu wulan
Semua orang yang ada disana kaget mendengar ucapan ibunya.
“Mah, Ervan anggap kayla adik Ervan sendiri”ucap Ervan
“Kayla juga, punya orang yang kayla cintai nyonya”ucap kayla
“Bercanda itu”ucap Bu wulan dengan senyuman”mana mungkin ibu menikahkan kalian ada-ada saja”
“Mamah bercanda nya gak lucu”ucap Lisa
“Yaudah kayla kamu beres-beres pindahkan barang-barang kamu ke kamar samping Lisa”ucap pak Farhan.
“Makasih tuan dan nyonya sudah mau menampung saya, maaf kalau saya merepotkan kalian”ucap kayla yang merasa tidak enak
“Iya sama-sama nak”ucap Bu wulan
“Panggil kita papan dan mamah”ucap pak Farhan menekankan.
“Sepertinya Ervan punya adik dua sekarang”ucap Ervan tersenyum
“Jaga mereka van, jangan sampai ada laki-laki yang menyakiti mereka”ucap pak Farhan
“Siap laksanakan pah”ucap Ervan
“Yaudah sekarang bantu kayla beres-beres”ucap Bu wulan
Kayla, Ervan dan Lisa pun membantu untuk beres-beres dimana dia membawa beberapa barang menuju kamar yang di sebelah Lisa.
Bahagia, terharu, sedih mungkin ini yang dirasakan sama kayla, kayla yang sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi, kayla yang harus hidup seorang diri lalu kayla dipertemukan dengan orang-orang yang baik dan menyayangi dia, walaupun kasih sayang kedua orang tuannya tidak akan pernah dapatkan tetapi kayla bersyukur mempunyai ibu seperti Bu Aminah wanita pekerja keras untuk menghidupinya dari kecil sampai SMA. “Makasih ibu mengurus kayla sedari kecil, maaf ibu tidak bisa melihat kayla dewasa dan menikah, tidak bisa melihat kayla sukses aku tau ibu sudah tenang disana, ibu sudah bertemu bapak dan nenek, maafkan kesalahan aku Bu. ibu jangan khawatir kayla hidup bahagia Dan ibu juga harus bahagia disana, terima kasih ibu sudah mengajarkan banyak hal dalam hidup kU
I LOVE YOU ibuku, selamat jalan.
__ADS_1