
Kayla masih terus menunggu diluar kamar mandi menunggu Kevin keluar tak lama Kevin pun keluar.
“Kak Kevin ayo lah”sambil menyerahkan kertas
“Ngapain kamu disini” ucap Kevin
“Masih mau minta tanda tangan Kaka”ucap kayla
Dan Kevin pun meninggalkan kayla di depan pintu tapi kayla terus-terusan mengikuti Kevin dari belakang.
**
Ditempat lain terjadi hal yang sama dimana Lisa pun sedang memohon meminta tanda tangan Nathan yang tak kunjung diberikan oleh Nathan,
“Ayo lah kak”ucap Lisa
“Gue sibuk, loe cari yang lain aja”ucap Nathan
“Aku maunya sama Kaka, kan disuruhnya juga minta sama Kaka” ucap Lisa
Sambil terus mengikuti Nathan dari belakang, Nathan menuju ke arah kantin yang sudah ditunggu oleh Ervan dan edwar tak lupa juga ada stefanie yang minta tanda tangan Ervan, nathan pun duduk di kursi kosong.
“Lis loe ngapain ngejar-ngejar nathan? Tanya edwar
“Gue minta tanda tangan kak, tapi dia gak mau ngasih”ucap Lisa
Tak lama Kevin pun menghampiri ketiga sahabatnya lalu duduk
“Loe juga kayla ngapain?”tanya edwar
“Minta tanda tangan kak Kevin tapi gak mau ngasih”jawab kayla
“Yaudah sih tinggal kasih aja kalian tega banget sama mereka”ucap edwar”sini aja gue tanda tangan”ucap edwar
“Gak mau” jawab kayla, stefanie dan Lisa bersamaan
“Kak bantuin Lisa kak”menggenggam tangan Ervan kakanya.
“Masalahnya kalau cuman tanda tangan kita kasih tapi ini lengkap sama kaya biodata, nanti tersebar identitas Kaka”jawab Ervan.
“Gue mau ngasih loe tanda tangan gue, asal satu syarat”ucap Kevin
“Apa kak?”tanya kayla
“Traktir semua anak yang ada disini” ucap Kevin
Kayla melihat ke sekitar terdapat banyak siswa, mungkin kalau untuk traktir Kevin bisa walaupun harus menghabiskan uang jajannya 1 bulan tapi tidak dengan semua orang.
“ maaf kak, aku gak punya uang sebanyak itu buat traktir banyak orang, kalau gak mau yaudah aku permisi, Lisa stefanie, kak duluan”kayla berjalan meninggalkan kantin
“ kak apa loe gila apa” ucap stefanie
Yah stefanie adalah adik sepupu Kevin
__ADS_1
“Kalau gak mau ngasih loe jangan menyinggung dia begitu, kalau kalian gak mau ngasih gak apa-apa harap jaga sikap” ucap lisa meninggalkan para lelaki nyebelin diikuti oleh stefanie untuk menghampiri kayla.
Dan mereka pun hanya memandang kayla dan kedua sahabatnya.
“Loe lagi vin, udah tau kayla anak beasiswa mana mungkin dia punya uang sebanyak itu, loe tega” edwar bangkit meninggalkan teman yang keras kepala
Mereka bertiga bengong dengan apa yang terjadi.
“Emang loe tau van dia anak beasiswa?”tanya Kevin
“Iya gue tau, dia anak asisten rumah tangga gue, bokap gue yang nyuruh dia sekolah disini”ucap Ervan
Dalam hati Kevin merasa bersalah dengan apa yang telah terjadi, tapi Kevin menghiraukannya
“Loe minta maaf sana”ucap Nathan
“Gue gak salah” ucap Kevin
Mereka pun pergi meninggalkan kantin dengan perasaan masing-masing karena tidak memberikan tanda tangan kepada ketiga gadis itu.
***
Di tempat lain, tepatnya di taman kayla pun sedang menangis sedangkan kedua temannya sedang mencari kayla
“Aku pikir sekolah di tempat orang kaya enak tapi nyatanya tidak sama sekali”lirih kayla sambil menangis
Tak lama kedua sahabatnya pun menghampiri kayla dan langsung memeluk kayla menenangkan
“Maafin Kevin yah kay”ucap stefanie
“Kita akan selalu ada di samping loe” ucap Lisa sambil mereka berpelukan
“Gak apa-apa kita dihukum pun bertiga kok kita hadapi bareng-bareng” ucap stefanie
Dan tak lama terdengar suara pengumuman mengatakan bahwa seluruh siswa baru diharap berkumpul di aula.
“ ayo kay, stef, kita ke aula” ucap Lisa
Lisa, kayla dan stefanie pun berjalan menuju aula walaupun mereka yakin bakalan dihukum karena tidak mendapatkan tanda tangan yang disuruh oleh Silvi, dan mereka memasuki aula dan mereka duduk di kursi
“Kalian dapat tanda tangannya?” Tanya Rizky
“Enggak Ki”jawab kayla
“Kalian dihukum dong?tanya Rizky
“Gak apa-apa Ki” ucap Lisa
“Kay loe kok nangis kenapa?”tanya Rizky
“Gak apa-apa Ki, tadi kelilipan, iya kan lis stef? Memandang ke arah stefanie dan Lisa
“Iya Ki. Ucap Lisa dan stefanie
__ADS_1
Tak lama Silvi datang dan pengurus osis yang lain serta ketua tim eskul. Sedangkan muka Kevin, Nathan dan Ervan datar tanpa rasa bersalah.
“ oh ya sekarang kalian kumpulkan kertas tanda tangan yang diminta oleh saya”ucap Silvi
“Menurut loe mereka bisa dapat tanda tangan atau nggak yah?”tanya Sarah
“Gue harap enggak sih” ucap silvi, biar dia ada kesempatan buat bikin perhitungan dan menghukum mereka.
Semua siswa mengumpulkan tapi hanya ada 3 kertas kosong yang belum ada tanda tangan.
“Ini yang kosong punya siapa aja” tanya Silvi
Lalu Lisa, kayla dan stefanie pun berdiri tanda kertas mereka yang kosong.
“Mampus” ucap Sarah
“Kasihan mereka” ucap Nabila
“Kenapa loe kasihan ke mereka”tanya Sarah
“Kan mereka bakal dihukum” ucap nabila
“Biarin aja” ucap Silvi dengan nada bahagia
“ untuk kalian yang mendapatkan tanda tangan boleh pulang, sedangkan yang tidak mendapatkan tanda tangan kalian jangan dulu pulang, ada hukuman buat kalian” ucap Silvi
Dan siswa lain berhamburan keluar dari aula tersisa ketiga sahabatnya dan Rizky yang enggan meninggalkan Ketiga sahabat perempuannya.
“Loe kenapa gak pulang, kan mereka bertiga yang mendapatkan hukumannya”tanya Silvi
“ sebagai sahabat gue gak mau ninggalin sahabat gue” ucap Rizky
“Terserah kalian”ucap Silvi
“Sekarang kalian bersihkan aula, dan susun kursinya di pinggir aula”ucap silvi
“Gila apa? Masa kita beresin ini terus harus ngangkat ini berat”ucap Lisa menunjuk meja
“ yaudah kita kerjain aja”ucap kayla
Anggota osis pun meninggalkan aula untuk pulang hanya tersisa geng stranger. dan mereka pun mulai beres-beres.
“Kalau bukan karena kalian kita gak akan dihukum” ucap Lisa menunjuk geng stranger
Ervan dan edwar membantu membersihkan, karena Ervan tidak tega adiknya yang sangat dia sayangi walaupun dia terlihat acuh harus membersihkan aula.
“Kalian pergi aja, gak usah bantuin kita, kita gak butuh” ucap stefanie dengan marah
Tetapi tetap saja mereka membantu membersihkan aula, karena mereka tidak tega melihat perempuan membersihkan aula yang luas. sedangkan Kevin menghampiri kayla.
“Gue minta maaf yah”ucap Kevin
“Kaka gak punya salah apa-apa? Ucap kayla meninggalkan Kevin
__ADS_1
Mereka pun membersihkan aula tanpa adanya suara dimana mereka merasa kesal, Marah dan intinya campur aduk, setelah membersihkan selama 2jam akhirnya beres dan mereka pun waktunya untuk pulang.