Jakarta love Story

Jakarta love Story
138


__ADS_3

Ervan yang melihat kayla menangis merasa kayla menangis pun merasa bersalah, ia tidak sengaja bertanya seperti itu karena ia pun sangat penasaran terhadap hubungan Kevin dan kayla.


“Maafin kakak yah kay”ucap Ervan yang mendekat ke arah kayla sambil menepuk pundaknya karena ia yang merasa bersalah karena kayla yang menangis, ia mengerti bagaimana perasaannya kayla sakit yah pasti sakit.


“Kayla gak kenapa-kenapa kok kak”ucap kayla sambil mengusap air matanya karena memang ia yang tidak kenapa-kenapa dan hanya mengingat Kevin saja, bagaimana pun dia mencoba melupakan Kevin malah semakin saja ingat dia.


“Kalau ada apa-apa lo cerita aja sama gue yah”ucap Nasya karena ia tau bagaimana perasaannya kayla yang dimana melupakan seseorang itu adalah hal yang sangat sulit.


“Iya kak, kayla pamit ke kamar dulu yah mau istirahat”ucap kayla beranjak dari duduknya karena ia yang sudah tidak kuat lagi menahan air matanya yang akan segera turun, kayla meninggalkan meja makan dan hampir saja ia lupa bahwa ada Reynad dan Nathan juga disana yang harus ia berpamitan.


“Eh lupa lagi, kakak Nathan kak Reynad kalau pulang hati-hati yah”ucap kayla mencoba tersenyum ke arah mereka dan ia melanjutkan jalannya dengan menaiki anak tangga.


”iya kay, selamat istirahat”ucap Nathan yang terseyum kepada kayla, ia yang masih khawatir akan keadaannya kayla tapi ia juga yang tidak bisa berbuat apa-apa.


“Iya kay”ucap Reynad dengan simpel karena ia yang masih belum terbiasa untuk berhadapan dengan mereka karena terakhir kali mereka akrab adalah saat SMP.


Mereka yang masih saja duduk disana tanpa pembicaraan, mereka berdiam seribu bahasa dan membuat Reynad yang merasa tidak nyaman.


“Eumm gue pamit yah, udah sore”ucap Reynad tak kala melihat ke arah pergelangan tangannya untuk melihat jam yang menunjukkan sudah sore.

__ADS_1


“Yaudah hati-hati yah rey”ucap nasya karena ia yang memang tidak bermusuhan dengan Reynad dan masih tetap menganggap Reynad temannya, sedangkan Ervan yang masih saja berdiam diri dan tak banyak bicara kepada Reynad ia yang masih saja kecewa karena Reynad yang telah membuat hubungan Rose dan Kevin dahulu putus.


“Gue juga pamit deh”ucap Nathan ia pun beranjak dari duduknya ia ingin berpamitan pulang, ia yang melihat ke arah lantai dua karena ia yang masih khawatir akan keadaan kayla dan juga ia yang masih sangat bingung karena tingkahnya Lisa yang terlihat aneh.


“Iya hati-hati nath, udah jangan di lihatin terus lantai atasnya”ucap nasya hang mengejek Nathan.


“Apaan sih nas”ucap Nathan yang terciduk memperhatikan lantai atas. Nathan dan Reynad pun berjalan menuju ke luar rumah, mereka tidak di antar oleh Ervan karena Ervan yang bingung harus bagaimana cara mengatasi kedua adiknya yang terlihat bersedih, Ervan juga bingung apa yang terjadi di lihat dari raut wajahnya Lisa dia seperti sedang kesal dan sedih begitupun kayla yang terlihat sedih walaupun ia yang berpura-pura untuk terlihat baik-baik saja.


Sedangkan di parkiran rumahnya Ervan, mereka yang hendak menaiki motornya dengan di dahului oleh Nathan yang ingin berbicara dengan Reynad.


“Ada yang mau gue bicara in, gue tunggu lo di cafe tempat biasa dulu kita kumpul”ucap Nathan yang berjalan lebih dahulu, ia ada sesuatu hal yang ingin ia bicarakan dengan Reynad.


Reynad yang tak tau ada apa yang terjadi atau apa yang akan di bicarakan oleh Nathan dia tetap datang karena dia yang masih senang bahwa Nathan berbicara kepadanya.


“Rey lo udah gak pernah berhubungan lagi sama Rose?”tanya Nathan yang ia masih penasaran antara hubungan Reynad dengan Rose dimana Reynad yang merebut Rose dari Kevin.


“Gue udah gak pernah berhubungan lagi sama Rose, lagian gue gak pernah pacaran sama Rose”ucap Reynad yang dimana memang dia tidak pernah menjalin hubungan dengan dan hanya sebatas teman saja seperti yang lainnya.


“Bukannya waktu itu lo pacaran sama rose, makannya hubungan mereka putus?”tanya Nathan yang malah semakin pun memikirkan apa yang terjadi.

__ADS_1


“Sebenernya gue sama rose gak pernah pacaran, rose sengaja bilang kita pacaran karena dia gak ada alasan lagi buat putus sama Kevin, karena menurut rose kalau dia Enggak putus sama Kevin takutnya dia gak akan betah diam di luar negeri untuk mengejar cita-citanya”ucap Reynad menjelaskan apa yang terjadi.


“Tapi kenapa rose balik lagi kesini dan malah kembali lagi sama Kevin?”Tanya Nathan yang bingung apa yang terjadi.


“Masalah itu gue pun gak tau, setelah gue pindah kesekolah kita, rose pun gak pernah menghubungi gue kembali apalagi menganggap gue temannya”ucap Reynad ia ingin menjelaskan apa yang terjadi karena ia yang tak ingin selalu disalahkan oleh yang lainnya apalagi gara-gara hal itu ia kehilangan dia kehilangan sahabat baiknya.


“Dan gue mau tanya sama lo apa lo pindah kesekolah ini karena masih mengejar rose?”tanya Nathan karena memang mereka menjadi murid baru yang datang berbarengan.


“Gue datang kesekolah kalian karena gue memang mengejar kayla”ucap Reynad yang awalnya ia memang ingin balas dendam karena gara-gara Kevin yang gak mau mendengarkan alasannya dia pun banyak di musuhi oleh orang lain.


“Segitu cintanya lo sama kayla?”Tanya Nathan yang masih saja penasaran dan ingin bertanya empat mata dengan Reynad agar mereka yang bebas untuk menyelesaikan masalahnya antara dia dan Reynad.


“Gue sayang dan cinta sama dia”ucap Reynad yang dimana dia tak ingin kehilangan kayla lagi.


“Gue gak percaya lo cinta sama dia”ucap Nathan yang dimana ia masih saja tetap untuk percaya apa yang orang kain ucapkan.


“Gue gak minta kepercayaan lo, yang gue percaya adalah rasa cinta gue sama kayla”ucap Reynad yang dia masih tetap saja menyayangi kayla apapun yang terjadi.


“Gue mau tanya, lo masih suka sama kayla?”tanya Reynad yang membalikkan, ia yang tau bahwa dalam hatinya Nathan pasti tetap ada kayla.

__ADS_1


Nathan yang tidak menjawab pertanyaan dari Reynad karena ia yang masih memikirkan tentang sebenarnya bagaiman perasaannya terhadap kayla.


Ia yang masih saja mempunyai rasa cinta walaupun hanya sedikit tetapi ia juga yang tak ingin kehilangan Lisa.


__ADS_2