
Kevin yang membawa kayla ke ruang perawatan karena kayla yang tak sadarkan diri.
“Kay lo bangun. Reynad masih butuh lo”ucap Kevin yang mencoba membangunkan kayla agar ia sadar dan bisa melihat Reynad.
“Kayla bangun kayla”ucap Kevin mencoba membangunkan kayla kembali tapi kayla yang tidak sadarkan diri.
“Sebentar yah pak, biar kita periksa dulu”ucap dokter yang datang keruangan tersebut untuk memeriksa kedaanya kayla karena dari tadi Kevin yang berteriak dan khawatir akan kayla.
“Bagaimana dok kedaanya?”tanya Kevin saat dokter selesai memeriksa kayla.
“Pasien baik-baik saja hanya di terlalu syok dab saya harap pasien harus cukup istirahat”ucap dokter menyarankan karena memang beberapa hari ini kayla juga kurang istirahat di karena kan banyak sekali pekerjaan yang kayla kerjakan.
“Baik terima kasih dok”ucap Kevin kepada dokter yang telah memeriksa kayla.
“Saya permisi”ucap dokter meninggalkan ruangan tempat kayla di rawat.
“Kay ayo bangun”ucap Kevin membangunkan kayla karena kayla yang belum sadarkan diri.
Cukup beberapa lama akhirnya kayla bangun dan sadar.
“Aku dimana?”tanya kayla sambil memegang kepalanya yang pusing melihat ke kiri dan kekanan sambil mengingat-g ingat kejadian tadi.
“Kamu di rumah sakit kay, mana yang sakit”ucap Kevin dengan penuh perhatian.
“Kak Reynad mana? Bukannya tadi aku sama kak Reynad”tanya kayla sambil melihat ke kiri dan ke kanan tetapi tidak ada sang kekasih disana.
“Kayla lo tenang”ucap Kevin karena mendengar kyla yang berteriak dengan panik menyebut nama kekasihnya itu.
“Aku gak bisa tenang kak Reynad kemana?”tanya kayla yang masih tetap mencari kekasihnya itu.
“Lo tenang gue bakal bawa lo ke tempat Reynad, tapi lo jangan berteriak begini dong”ucap Kevin mencoba menenangkan kayla karena kalau kayla yang berteriak begitu akan menganggu banyak orang yang di rumah sakit.
“Yaudah bawa kayla ketemu kak Reynad”ucap kayla memohon.
__ADS_1
“Yaudah ayo”ucap Kevin yang berjalan lebih dahulu, kevin keran mengapa kayla tidak menangis seperti tadi apakah kayla lupa atau bagaimana.
Kevin masih tetap berjalan lebih dulu sambil sesekali melihat ke arahnya kayla, kevin membawa kayla ke ruangannya Reynad yang sebentar lagi akan di bawa ke rumah duka.
“Kayla kamu baik-baik aja sayang?”tanya Bu wulan saat melihat anaknya yang berjalan.
“Mah kak Reynad mana?”tanya kayla.
“Reynad di dalam sayang”ucap Bu wulan ia juga menangis sedih karena ia juga yang seorang ibu dan tau bagaimana sedihnya apabila kita kehilangan anak kita.
Kayla masuk ke dalam ruangannya Reynad dan disana ada Bu Amelia dan pak Revan tengah menangis sedangkan Reynad terbaring kaku dan sudah di tutupi oleh kain putih.
“Om, tante, ini siapa? Ini bukan kak Reynad kan?”tanya kayla saat melihat orang yang di tutup kain putih.
“Sayang kak Reynad udah pergi”ucap Bu Amelia mendekat ke arahya kayla.
“Ini bukan kak Reynad mah kan. Ini pasti kayla hanya mimpi kan”tanya kayla karena saat ia pinsan ia berasa semua itu hanya mimpi disaat Reynad yang di nyatakan meninggal dunia.
“Kak Reynad gak mungkin ninggalin kayla tante, Kak Reynad gak mungkin pergi secepat ini tante”ucap kayla sambil menangis menjadi-jadi.
“Kak ayo bangun kak, kak Reynad jangan pergi ninggalin kayla, kayla gak mau kakak Reynad tinggalin”ucap kayla yang mencoba membangunkan kekasihnya itu tetapi tetap saja tidak bangun.
“Kak ayo bangun, kakak janji bakalan sembuh, kakak janji akan menikah sama kayla kak ayolah bangun”ucap kayla yang mencoba membangunkan kekasihnya itu tetapi tetap saja tidak bangun.
Ia terduduk tak menyangka bahwa orang yang ia sayangi meninggalkannya dengan kedua orang tua Reynad pun menangis dan tak tau harus bagaimana karena mereka juga yang merasa kehilangan anaknya tersebut.
“Udah sayang stop, Reynad udah pergi”ucap Bu wulan yang masuk ke dalam ruangannya Reynad untuk memeluk anaknya yang menangis sejadi-jadinya.
“Mah, kak Reynad gak mungkin ninggalin kayla kan?”tanya kayla yang masih tidak percaya atas apa yang ia lihat bahwa Reynad sudah terbaring kaku dan meninggalkannya.
“Kamu sabar yah sayang, jangan seperti ini kasihan Reynad”ucap Bu wulan yang mencoba menenangkan anaknya sambil terus memeluk anaknya tersebut, hancur pasti hancur yang di rasakan kayla apalagi Reynad orang yang selalu ada untuknya.
“Tapi mah, kak Reynad ninggalin kayla, kata kak Reynad, kak Reynad akan terus jagain kayla dan gak akan pergi”ucap kayla sambil menangis tak kuat rasanya.
__ADS_1
“Udah sayang, jangan begini yah, kasihan Reynad”ucap Bu Amelia mendekat ke arahnya kayla yang tengah menangis di pangkuan Bu wulan.
“Mohon maaf bu mobil ambulance sudah siap membawa jenazahnya”ucap perawat rumah sakit saat semua orang yang tengah menangis.
“Iya baik pak”ucap pak Revan berbicara karena istrinya yang mencoba menenangkan kayla.
Jenazah Reynad di bawa oleh mobil ambulance menuju ke rumah duka yang sebentar lagi akan dimakamkan. kayla ikut dalam ambulan bersama dengan bu Amelia karena kayla yang tak dapat di larang oleh siapapun.
Kayla terus menangis dan tak berhenti sama sekali sambil terus memegang tangannya Reynad walaupun Reynad sudah tak akan bersama lagi dengan mereka.
Mobil Ambulance di iringi oleh mobil Kevin, Ervan dan pak Revan dari belakang, dan Ervan mencoba memberitahukan kepada semua orang atau orang terdekat Reynad kalau dia sudah pergi meninggalkan kita semua.
**
Nathan yang baru saja bangun karena mendengar telponnya dari Ervan dan ia mengangkat telponnya dan apa yang terjadi tak kala ia mendengar itu semua dia yang syok dan kaget karena ia yang tak percaya bahwa Reynad sudah pergi meninggalkan mereka semua.
“Sayang kenapa?”tanya Lisa yang baru saja selesai dari kamar mandi melihat Nathan yang terdiam dan terlihat sangat sedih.
Nathan tidak mendengar panggilan dari Lisa ia yang malah menangis sambil handphone yang masih ia pegang, natamhan tak menyangka Reynad akan pergi secepat ini.
“Sayang kenapa?”tanya Lisa sekali lagi karena sang suami yang tidak menjawab panggilan darinya.
“Lis Reynad lis”ucap Nathan yang menangis tak dapat menahan air matanya.
“Kak Reynad kenapa kak?”tanya Lisa yang mendekar ke arah suaminya.
“Reynad meninggal lis”ucap Nathan yang masih bengong.
“Kak Nathan jangan bohong. Kak Reynad pasti sembuh kak”ucap Lisa yang tak percaya.
“Barusan Ervan nelpon dan benar Reynad meninggal”ucap Nathan menjelaskan.
“Yang sabar yah kak, Gimana dengan kayla kak”ucap lisa sambil memeluk sang suami, ia teringat bagaimana kedaannya kayla.
__ADS_1