Jakarta love Story

Jakarta love Story
Kemarahan orang tua Kevin


__ADS_3

Mereka pun masuk ke dalam ruangan dimana kayla di rawat untuk melihat bagaimana keadaan kayla, dan untung saja pas mereka masuk kayla sudah sadar dari pingsan nya.


“Sayang udah bangun, mamah khawatir”ucap Bu wulan sambil berjalan menuju ke arah ranjang tempat kayla berbaring.


“Udah mah, kayla gak apa-apa kok, kayla baik-baik saja”ucap kayla sambil berusaha untuk duduk.


“Jangan dulu banyak bergerak, kamu belum sembuh sayang”ucap Kevin yang dengan cepat membantu kayla untuk bangun dari tidurnya.


“Makasih kak”ucap kayla setelah Kevin membantunya.


“Gue bersyukur lo baik-baik aja”ucap Lisa yang tengah berdiri di dekat ranjang kayla.


“Iya kay, kalau ada apa-apa lo bilang kita aja, jangan buat diri lo tersiksa”ucap Ervan


“Iya kayla, kita kan keluarga, kalau ada apa-apa walau pahit dan manis kita bakalan ada buat kamu, kamu tanggung jawab kita karena ibu kamu sudah menitipkan kamu sama kita, bapak berharap ini yang terakhir kalinya kamu seperti ini”ucap pak Farhan dengan tegas.


“Maafin kayla mah, pah, kak Ervan, Lisa, kayla hanya kangen sama ibu saja”ucap kayla yang merasa bersalah.


“Udah pah, jangan buat kayla banyak pikiran, yang penting sekarang kayla baik-baik saja”ucap bu wulan yang enggan membuat kayla bertambah bebannya.


“Gak apa-apa mah, kayla tau mungkin papah khawatir”ucap kayla yang mungkin pak Farhan merasa khawatir atas dirinya.


“Kayla, Maafin kakak yah gak bisa jagain kamu”ucap Kevin sambil menggenggam tangan kayla.


“Gak apa-apa kak, kayla baik-baik saja”ucap kayla yang membalas memegang tangan Kevin.


“Kalian pulang saja, kan sudah lihat keadaan kayla, biar papah dan mamah yang jaga kayla”ucap pak Farhan menyuruh anak-anaknya untuk pulang karena besok mereka harus sekolah.


“Tapi pah, kita mau jagain kayla”ucap Lisa yang ingin berdiam dirumah sakit untuk menemani kayla.


“Iya om,Kevin pengen jagain kayla”ucap Kevin

__ADS_1


“Om ngerti kalian khawatir sama kayla tapi kalian kan harus sekolah, dan Kevin nanti kamu di cari orang tua kamu, jadi kalian pulang aja”ucap pak Farhan yang tidak mau menambah masalah apalagi sampai keluarga Kevin tau Kevin menunggu in kayla di rumah sakit.


“Iya kak Kevin pulang aja, kayla kan di jagain sama papah dan mamah jadi gak usah khawatir”ucap kayla berusaha membujuk Kevin agar mau pulang.


“Tapi aku khawatir, takut kamu kenapa-kenapa”ucap Kevin yang merasa enggan untuk pulang ke rumah meninggalkan kayla di rumah sakit.


“Aku gak bakalan kenapa-kenapa kok kak, kalau aku kenapa-kenapa nanti aku hubungi kakak”ucap kayla membujuk Kevin agar mau pulang.


“Iya Vin kita pulang aja, lo percayain kayla sama orang tua gue aja”ucap Ervan membujuk Kevin.


“Yaudah aku pulang yah, om tante jaga kayla yah, Kevin pamit”ucap Kevin seraya berpamitan.


“Iya kak, hati-hati”ucap kayla sambil tersenyum


“Iya nak Kevin tante jaga kayla”ucap Bu wulan


“Mah kita juga pamit yah”ucap Ervan sambil berpamitan terhadap orang tuanya disusul oleh Lisa, mereka segera pulang ke rumah.


“Vin kamu dari mana jam segini baru pulang”ucap pak David tak kala melihat Kevin yang baru pulang apalagi jam menunjukkan pukul 10 malam.


“Iya pah”ucap Kevin singkat.


“Kamu itu jam segini baru pulang dari mana saja kamu? Mamah telpon kamu gak kamu angkat”ucap Bu liliana yang merasa marah akan anaknya.


“Kevin ada perlu”ucap kevin lagi-lagi singkat.


“Perlu apa kamu? Kamu lupa kan tadi pagi mamah bilang, kita bakalan ada makan malam bersama”ucap Bu liliana yang emosi yang tengah memuncak.


“Mah, kan makan malam bisa lain kali, gak usah di ambil pusing”ucap Kevin dengan tak kalah emosi.


“Vin jaga ucapan kamu sama mamah kamu”ucap pak David yang merasa bahwa anaknya membentak sang istri.

__ADS_1


“Mamah tau kamu begini gara-gara pacar kamu kan? Rose bilang sama mamah bahwa kamu pacaran sama orang yang suka manfaatkan kamu dan dia itu perempuan murahan”ucap Bu liliana


“Mah, kayla gak seperti itu, kayla orang baik makannya Kevin sayang sama dia, Rose hanya asal bicara saja, dia gak tau bagaimana sifat kayla”ucap Kevin yang merasa marah kayla dibilang perempuan murahan.


“Dia itu udah pengaruh in kamu kaya gini, dia udah pengaruhin kamu agar gak pulang kerumah”ucap Bu liliana.


“Mah, Kevin gak mau ninggalin kayla, kayla lagi sakit makannya Kevin pengen nemenin kayla, mamah belum bertemu sama kayla tapi udah bilang dia begitu, jangan pernah percaya omongan orang lain kalau mamah belum bertemu dia secara langsung”ucap Kevin


“Mamah lebih percaya terhadap ucapan Rose. Dia anak baik pasti gak bakalan melebih-lebih kan ucapannya”ucap Bu liliana yang tak mau kalah terhadap sang anak.


“Udah Vin, kamu dengerin mamah kamu saja, apa yang mamah ucapkan adalah yang terbaik buat kamu”ucap pak David mencoba melerai pertengkaran.


“Menurut papah, dengan mamah ninggalin Kevin selama ini itu adalah terbaik”ucap Kevin sambil berjalan meninggalkan kedua orang tua nya menuju ke arah kamarnya untuk menenangkan diri,


“Mamah belum beres bicara Vin”ucap Bu liliana yang merasa kesal sang anak malah masuk kamarnya di saat dia berbicara.


“Sudahlah mah, Biarin aja dia, besok kalau udah baikan, udah gak saling emosi kita bicara baik-baik”ucap pak David berusaha menenangkan istrinya agar tidak marah-marah lagi.


“Lebih baik kita tidur, sudah malam mah”ucap pak David seraya menuntun sang istri menuju ke kamarnya untuk tidur.


**


Di rumah sakit kayla yang tengah di jaga oleh Bu wulan dan pak Farhan.


“Maafkan kayla yah mah, pah, kayla malah ngerepotin kalian”ucap kayla yang merasa tidak enak terhadap mereka.


“Kita gak merasa di repotkan kok sayang, mamah seneng bisa jaga kayla, kamu jangan sedih lagi apapun yang terjadi papah dan mamah bakalan sayang dan terus percaya akan kayla”ucap Bu wulan mencoba menenangkan kayla.


“Iya kayla, papah tidak merasa di repotkan, jangan sungkan kita kan keluarga”ucap pak Farhan


“Makasih mah, pah”ucap kayla seraya memeluk Bu wulan sambil menetaskan air mata haru nya.

__ADS_1


__ADS_2