
Sesampainya disekolah kayla dan teman-temannya langsung masuk ke kelas tidak menunggu Kevin datang karena ada beberapa pr yang harus mereka kerjakan.
Di perjalanan menuju ke arah kelas banyak orang yang melihat ke arah kayla tidak seperti biasanya, mereka menatap kayla dengan tatapan sinis, tatapan tak suka.
“Kenapa kok orang-orang lihatin kita yah?”tanya kayla yang merasa heran sambil terus berjalan menuju ke arah kelasnya.
“Gue juga gak tau kay”ucap Lisa yang terus berjalan bersama dengan kayla.
“Iya aneh pada ngelihatin kita”ucap stefanie sambil melirik ke kiri dan ke kanan.
“Haha dasar perempuan murahan”ucap salah satu siswa saat kayla dan teman-temanya lewat.
“Gue kira dia baik tapi nyatanya matre”ucap yang satunya lagi sampai melirik kayla tak suka.
“Iya maklum lah, orang miskin pengen terlihat kaya jadinya begitu”ucap salah satunya lagi.
Sedangkan kayla dan teman-temannya masih terdiam karena tidak tau akar dari permasalahannya.
“Gue gak nyangka yah tampang baik tapi ternyata hanya perempuan matre”ucap Silvi sambil berdiri menghalangi jalan kayla dengan tersenyum sinisnya.
“Iya gue juga gak nyangka banget, pantesan mepet terus ternyata ada mau nya”ucap Sarah sambil tertawa puas.
“Gue kira juga lo perempuan baik yang gak mandang harta”ucap Nabila
“Dia kan pengen terlihat kaya, jadinya dia matre deh, manfaatkan pacarnya yang kaya”ucap Silvi sambil tersenyum
“Maaf maksud kakak apa yah?”tanya kayla dengan heran masuk-masuk sekolah tidak ada angin tidak ada hujan kok teman-teman memandang rendah dia.
“Lo nanya gue, lo harusnya Sadar diri lah”ucap Silvi tersenyum sinisnya.
“Maksud kak Silvi apa yah, salah kayla apa?”tanya Lisa yang penasaran.
“Kayla itu hanya perempuan matre yang deketin orang kaya untuk kesenangan dia, agar dia tidak hidup kesusahan lagi, kalian cuman di manfaatkan sama dia”ucap Sarah memanas-manasin
“Siapa yang matre? Siapa yang memanfaatkan kita?”tanya stefanie yang sudah mulai geram.
“Haha, kalian bisa dibodoh-bodohin sama perempuan kampung ini, kalian masuk belum sadar”ucap Silvi sambil menunjuk ke arah kayla.
“Maaf yah kak, kayla gak ngerasa memanfaatkan teman-teman kok”ucap kayla yang merasa bahwa dia tidak pernah memanfaatkan sahabatnya.
“Lo ngaku aja dasar matre”ucap siswa yang lainnya.
__ADS_1
“Oh ini yang hanya manfaatin Kevin, gak tau diri banget yah”ucap Rose sambil berjalan ke arah kerumunan
“Aku gak maanfaatin Kevin kok”ucap kayla yang kerasa bahwa dia tidak pernah memanfaatkan Kevin
“Kalian stop, jangan asal bicara kalian, kalian gak tau kayla jadi kalian gak berhak bicara apa-apa tentang kayla”ucap lisa yang sudah mulai marah.
“Kayla bukan perempuan matre kok”bela stefanie yang tidak terima sahabatnya di fitnah.
“Enggak ngerasa matre, tapi segala sesuatu pacarnya yang beliin, apa itu kalau bukan di sebut matre”ucap Rose tersenyum sinisnya.
“Kalian fitnah kayla, gue gak akan segan laporan kalian”ucap Lisa mulai emosi sambil mengepalkan tangannya.
“Kita gak fitnah, kita memang punya buktinya”ucap Silvi sambil memberikan foto dimana kayla tengah berbelanja bersama Kevin dan Kevin yang membayarnya.
“Mana mungkin kayla yang hanya anak yatim piatu bisa membeli semua ini kalau bukan hasil menggoda Kevin agar di berikan barang-barang mahal”ucap Silvi dengan memandang jiji kayla.
“Jangan-jangan lo, bayar Kevin dengan tubuh lo”ucap Rose sambil melihat ke arah kayla dan memandang tubuh kayla.
“Gue gak nyangka yah, perempuan murahan”ucap Sarah
“Udah Rose, gue yakin kayla gak begitu”ucap nasya melerai perdebatan ini.
“Jaga mulut kalian, gue gak segan laporan kalian ke guru kalian fitnah”ucap Lisa sambil menunjuk ke arah para siswa yang melihat ke arah mereka.
“Udah lis, jangan emosi”ucap kayla mencoba agar Lisa tidak emosi.
“Dasar perempuan murahan”ucap siswa lainnya
“Dasar matre”ucap yang lainnya.
Sedangkan para laki-laki tengah berjalan menuju ke arah kelasnya karena sebentar lagi bel tanda masuk akan segera berbunyi dan mereka sama sekali belum mengecek handphone sehingga tidak ada yang tau apa yang terjadi.
“Vin, itu kok rame yah ada apa?”tanya edwar karena tidak biasanya jam segini rame karena biasanya para siswa sudah berada di kelas.
“Mana gue tau”ucap Kevin dengan wajah dinginnya dan masa bodo saja.
“Vin ini yang update photo ini siapa? Ini lagi rame di grup”ucap Nathan sambil memperlihatkan handphonenya ke arah Kevin
“Ada apa Nath?”tanya Ervan penasaran sambil mendekat ke arah handphone Nathan.
“Sial, siapa yang berani upload seperti ini”ucap Kevin yang semakin marah
__ADS_1
“Gue gak akan Biarin ini terjadi”ucap Ervan yang sudah marah.
Lalu mereka berjalan ke arah kerumunan itu untuk melihat keadaan kayla.
“Kalian ngapain?”tanya Kevin yang sudah marah.
“Kak Kevin”ucap kayla yang sudah mulai berkaca-kaca.
“Kalian ngapain kayla?”tanya Ervan yang sudah marah melihat kayla seperti ini.
“Dia perempuan murahan”ucap salah satu siswa
“Dia perempuan matre, lo van hanya di manfaatin saja sama kayla”ucap Silvi dengan hati yang bahagia akhirnya dia bisa membuat kayla terlihat buruk.
“Siapa bilang hah kayla matre, kayla murahan berani kalian bilang dia begitu, kalian berhadapan sama gue”ucap Kevin yang sudah mulai marah sambil memeluk kayla.
“Vin dia hanya manfaatin kekayaan kamu saja, kamu sadar dong dia hanya perempuan matre yang ingin harta kamu saja”ucap Rose
“Kalau pun dia manfaatin gue, apa yang salah hah? Sayang nya dia gak pernah memanfaatin gue apalagi matre”ucap Kevin
“Kalian berani fitnah kayla, kalian berurusan sama gue”ucap Ervan yang mulai tersulut amarahnya.
“Kita gak pernah fitnah van, kita ada buktinya”ucap Sarah
“Kalian diam, urus diri kalian sendiri jangan malah urusin kayla terus”ucap Nathan yang sudah mulai geram.
“Gue heran kalian belain kayla mati-matian apa yang udah kayla kasih hah sama kalian, kayla udah kasih tubuhnya sama kalian semua hah, dasar perempuan murahan”ucap Rose sambil melihat ke arah kayla, Kevin, Ervan dan Nathan.
Plak, Kevin menampar Rose karena mulai geram akan tingkah mantannya.
“Ah sakit”ucap Rose
“Berani lo bilang kayla murahan, gue gak segan-segan buat hancuran lo”ucap Kevin yang mulai marah sehingga reflek menampar Rose.
“Kak please udah jangan emosi”ucap kayla agar Kevin menahan emosinya.
“Udah Rose, kamu juga salah sih, kayla bukan perempuan begitu”ucap nasya memberikan pengertian kepada temannya agar berhenti.
**
Terima kasih buat yang selalu setia membacanya dan terima kasih buat likenya.
__ADS_1