Jakarta love Story

Jakarta love Story
Menuju pernikahan


__ADS_3

Hari yang di tunggu-tunggu akhirnya telah tiba, dimana pernikahan kayla akan dia adakan, pak Farhan sangat bahagia begitupun juga dengan Bu wulan yah walaupun harus kayla duluan yang menikah bukan Ervan tapi mereka juga bahagia, Ervan juga bahagia karena akhirnya dia bisa melihat kayla menikah janji dia dengan Bu Aminah sudah ia laksanakan, Ervan tenang karena orang yang akan menjaga kayla adalah orang yang sudah di kenal cukup lama, orang yang dimana masa kecilnya, Ervan juga tidak merasa keberatan kalau harus melihat kayla menikah lebih dulu sedangkan dirinya belum juga ada kepastian.


Kayla sebelumnya ingin menikah di rumah saja tapi pak Farhan dan orang tuanya Kevin yang menginginkan mereka menikah di hotel, apalagi Kevin yang anak tunggal kaya raya pasti orang tuanya juga menginginkan yang terbaik untuk mereka apalagi kayla dan kevin yang sudah terjun bisnis pasti banyak sekali undangan yang akan datang menghadiri pernikahan mereka.


Kayla tampak cantik tapi rasa gugup nya tak bisa ia hindari, hari ini rasa sedih juga menyelimuti kayla karena pada hari pernikahannya tidak ada keluarganya sama sekali, karena orang orang tuanya sudah meninggal untung saja ada pak Farhan dan Bu wulan yang mendampinginya.


“Kay jangan sedih sayang, pasti Bu Aminah bahagia melihat kamu menikah”ucap Bu wulan yang tau bahwa anaknya pasti bersedih.


“Iya mah, makasih udah mau jaga kayla dan menerima kayla”ucap kayla yang sangat merasa berterima kasih, andai saja waktu itu ia tidak ikut ibunya ke Jakarta mungkin ia akan tinggal di kampung seorang diri tanpa ada orang yang perduli kepadanya.


“Sama-sama sayang”ucap Bu wulan memeluk sang anak.


“Udah mah, jangan bikin kayla sedih nanti make up nya luntur”ucap pak Farhan mencoba membuat mencerahkan suasana agar tidak bersedih lagi.


“Iya pah Enggak, tapi mamah bahagia kayla akhirnya kamu menikah dengan Kevin, mamah berharap kamu bahagia selalu sayang, tapi ingat yah kalau Kevin berani sakitin kamu, kamu kembali aja sama mamah”ucap Bu wulan yang walaupun kayla menikah dia tidak akan pernah melepaskan begitu saja, ia akan tetap ada untung anaknya.


“Iya sayang, kalau Kevin macam-macam sama kamu, papah yang akan turun tangan buat perhitungan sama dia”ucap pak Farhan yang tak ingin kalau anaknya di sakitin oleh siapapun, mau itu Lisa, kayla atau Ervan.


“Iya kay, tenang aja ada kakak juga yang akan selalu bela kamu kalau Kevin nindas kamu”ucap Ervan yang datang ke ruang make up untuk menemui kayla.

__ADS_1


“Iya kay, awas aja kak Kevin kalau berani sakitin kamu”ucap Lisa juga yang datang dan malah ikut campur.


“Iya kayla, tenang aja, kita semua ada di pihak kamu, kalau Kevin berani sakitin kamu, kita hancurkan dia”ucap Nathan juga yang entah mengapa semua nya datang dan malah berbicara begitu.


“Iya mah, nanti kalau om Kevin sakitin mamah, Arsen pukul om Kevin”ucap Arsen dengan wajah yang berusaha menyeramkan tapi tetap saja imut.


“Apaan sih pah, mah, kalian juga ikut-ikutan, tenang aja, kalau ada apa-apa kayla pasti cerita kok”ucap kayla yang tersenyum bahagia karena banyak orang yang sayang kepadanya.


“Iya harus kay, kay kamu cantik banget, jadi ingin pake baju pengantin lagi”ucap lisa yang terpesona melihat kecantikan kayla yang terbalut gaun berwarna putih.


“Yah nikah lagi aja”ucap Ervan yang asal saja berbicara.


“Sialan lo van, lo yang harusnya nikah”ucap Nathan yang kaget sekaligus kesal bisa-bisanya Ervan bicara begitu.


“Enggak, gue mau kok sama Lisa cuman waktunya aja belum tepat. Lagian orang yang nikah pasti punya anak kali van. Yang belum nikah juga banyak yang punya anak”ucap Nathan yang membalas ucapannya Ervan.


“Udah kalian, malah ribut”ucap pak Farhan karena anak dan menantunya itu bisa-bisanya dalam suasana seperti ini ribut. Ini yang tidak mengharuskan antara kakak adik ipar dan kakak ipar berteman pasti setiap ada masalah selalu saja ribut.


“Iya, kalian lebih baik siap-siap bentar lagi acara udah mau di mulai”ucap Bu wulan, karena sebentar lagi akad akan di mulai.

__ADS_1


“Iya mah, pah. Maaf”ucap Nathan meminta maaf karena merasa tidak enak karena berdebat dengan Ervan.


“Iya mah. Yaudah mah, Ervan sama Nathan keluar dulu cek keadaan”ucap Ervan yang menarik tangannya Nathan.


Mereka melihat keluar acara apakah acara sudah akan di mulai dan melihat persiapan apakah sudah selesai.


“Hai van, lo di duluin lagi sama kayla, lo kapan?”tanya sahabat SMAnya mereka yang turut hadir.


“Gue, entahlah belum ada hilal”ucap Ervan sambil tersenyum.


“Lo bukannya udah pacaran lama sama nasya, gue kira lo yang akan duluan nikah tapi ternyata Nathan yang padahal waktu SMA terlihat jijik sama Lisa”ucap salah satu teman SMAnya lagi.


“Haha makannya jangan benci, nanti suka lo haha”ucap yang lainnya juga menertawakan.


“Udahlah, jangan bahas gue males, gue cek ruangan lain lagi”ucap Ervan yang malas membahas pernikahan dan entah kapan juga dia akan menikah. Ervan juga belum ada inisiatif untuk mengejar nasya kembali karena kesibukannya.


“Lo jangan bahas-bahas menikah depan Ervan, dia sensi kalau ada orang yang bahas pernikahan”ucap Nathan memberitahukan pada temannya. Nathan pun pergi meninggalkan temannya tersebut.


Ervan memang sangat sensi dan marah apabila ada orang yang membahas pernikahan karena ia yang selalu di paksa dan di tanya kapan menikah padahal Ervan masih ingin bebas dan mengejar karirnya, ia yang masih malu akan sang ayah yang dimana dia belum sukses sama sekali padahal sebelum ia terjun kepada dunia tersebut ia sudah berjanji bahwa ia akan sukses dan membanggakan.

__ADS_1


Banyak orang tampak datang lebih awal begitupun dengan teman-teman Kevin dan juga kayla yang ingin datang dan menyaksikan akad pernikahannya. Tak lupa Rizky datang bersama Nabila yang sudah hamil besar dan sebentar lagi akan menjadi seorang ayah, sedangkan Stefanie datang bersama dengan kekasihnya edwar, ia juga tampil sangat cantik dan ia sebentar lagi juga akan menikah betapa bahagianya.


Rose tentu datang, walaupun sakit hati dan entah kapan ia akan mengikhlaskan Kevin tapi dia mencoba ikhlas melepaskan apalagi pak David juga yang sudah merestui dan tak ada kesempatan untuk Rose lagi.


__ADS_2