Jakarta love Story

Jakarta love Story
Ribut


__ADS_3

Terdengar suara ribut dari bawah sehingga kayla dan juga Lisa turun dari lantai atas, kayla yang heran mengapa Kevin berada di sana, ia lupa bahwa memamg seharusnya Kevin datang hari ini untuk membuktikan cintanya kepadanya.


“Pah, mah ada apa?”tanya kayla yang turun dan melihat Kevin duduk di bawah dengan memohon.


“Kayla aku mohon minta waktu lagi yah”ucap Kevin memohon karena ia yang tidak tau harus bagaimana lagi, ia sudah memohon kepada orang tuanya dan juga pak Farhan tapi tetap saja mereka tidak memberikan restunya.


“Pah, kak Kevin kenapa?”tanya kayla sambil melihat ke ayahnya pak Farhan yang sedang berdiri.


“Iya pah ada apa sih, pagi-pagi udah ribut”ucap Lisa juga yang berdiri di sampingnya kayla, ia yang ikut turun karena mendengar adanya keributan


“Kalian masuk aja ini urusan papah sama Kevin”ucap pak Farhan dengan nada kerasnya karena ia tak suka anak-anaknya ikut campur dalam urusannya.


“Tapi pah, ini masih ada hubungannya sama kayla kenapa kita gak boleh disini?”tanya Lisa yang geram terhadap sang ayah yang mengusirnya pergi.


“Udah lisa, kayla, kalian masuk dulu yah, biar mamah dan papah yanh bicara sama Kevin”ucap Bu wulan mencoba menenangkan anaknya.


“Tapi pah, mah ada apa ini? Kenapa kak Kevin memohon seperti ini”ucap kayla sambil melihat ke arah ibunya, ayahnya dan juga Kevin.

__ADS_1


“Kayla, aku minta waktu yah, aku mohon jangan tinggalin aku”ucap Kevin yang mendekat ke arahnya kayla memohon, ia yang takut kalau sampai kayla meninggalkannya hanya gara-gara ia yang tidak menepati janjinya


Kayla berpikir sejenak, ia membaca raut wajahnya Kevin dan orang tuanya apakah ada masalah yang membuat mereka seperti ini padahal biasanya pak Farhan dan juga Bu wulan sangat baik kepada siapapun tapi kenapa hari ini mereka tampak berbeda.


“Kak udah yuk, berdiri kayla gak akan tinggalin kak Kevin kok”ucap kayla sambil menyodorkan tangannya agar Kevin meraihnya dan mau berdiri, ia juga kasihan kepada Kevin yang seperti ini.


“Kay, papah harap kamu tinggalin Kevin, Kevin bukan yang terbaik untuk kamu, dia tidak bisa menepati janjinya untuk melamar kamu”ucap pak Farhan dengan marahnya membentak sang anak yang masih saja mau menerima Kevin.


“Om, Maafkan Kevin, bukannya Kevin Enggak menepati janji tapi om tau kan bagaimana papah dan mamah yang susah untuk Kevin bujuk”ucap Kevin yang memberikan penjelasan kepada pak Farhan. Ia juga berharap orang tuanya merestuinya tapi ternyata mereka masih tetap denagan pendiriannya.


“Pah, kenapa papah begini? Biasanya papah gak seperti ini, bukannya kata papah kak Kevin adalah yang terbaik buat kayla tapi sekarang kenapa”ucap Lisa yang ikut berbicara karena dia yang juga kesal kepada orang tuanya yang memperlakukan kayla dan juga Kevin seperti ini.


“Om saya cinta sama kayla, tapi waktu satu minggu itu terlalu cepat untuk meyakinkan kedua orang tua saya om”ucap Kevin dengan mata yang sudah berkaca-kaca ia yang hendak menangis, di rumahnya tidak ada yang mengerti perasaannya datang ke rumahnya kayla biasanya dia mendapatkan hiburan atau ketenangan tetapi kali ini berbeda malah semakin tambah masalah lagi.


“Udah yah Vin, om gak mau bicara lagi sama kamu, kamu boleh datang lagi asal sama orang tua kamu”ucap pak Farhan meninggalkan Kevin dan juga yang lainnya, ia berjalan menuju ruang kerjanya.


“Iya nak Kevin maaf yah tante juga gak bisa bantu”ucap Bu wulan yang juga ikut pergi meninggalkan anak-anaknya dan juga Kevin.

__ADS_1


“Kayla Maafin kakak yah”ucap Kevin meminta maaf karena ia yang lagi dan lagi tidak bisa menepati janjinya, ia takut kalau kayla kecewa kepadanya dia juga bingung harus bagaimana lagi membujuk orang tuanya.


“Kak Kevin pulang dulu aja yah, biar kayla bicara dulu sama papah dan mamah”ucap kayla yang perlu berbicara dengan keduanya dan alasan mengapa mereka tidak memberikan Kevin waktu karena biasanya pak Farhan dan juga Bu wulan sangat baik.


“Tapi kayla, janji yah gak akan ninggalin gue”ucap Kevin yang sangat takut kehilangan kayla.


“Gak akan kok kak, Yaudah kakak pulang dulu yah biar kayla bicara dulu sama mamah dan juga papah”ucap kayla, ia yang akan menunggu dulu suasana dingin dan berbicara dari hati ke hati kepada kedua orang tuanya.


“Yaudah sayang, kakak pamit yah”ucap Kevin berpamitan dan berjalan meninggalkan kayla yang sedang bersama dengan Lisa, kayla duduk di sofa ruang keluarga ia berpikir bagaimana caranya berbicara dengan kedua orang tuanya agar mereka merestuinya dengan Kevin.


“Kay kenapa bengong?”tanya Lisa yang duduk di sampingnya kayla.


“Aku bingung harus gimana lis, di sisi lain aku gak bisa kalau melawan sama papah dan mamah tapi aku juga kasihan sama kak Kevin”ucap kayla yang bingung dan harus bagaimana.


“Kay, kalau ada hal yang memang tidak kamu inginkan dan tidak sesuai sama kamu, kamu harus mau bicara sama papah dan mamah, kamu juga punya hak kayla buat bahagia bukan selalu nurut terus sama papah dan mamah”ucap Lisa menasehati, ia juga yang melihat kayla selalu saja nurut kepada orang tuanya dan tidak pernah membangkang takutnya kayla juga tertekan dan malah stress sendirian.


“Tapi memangnya aku boleh bersikap seperti itu lis? Mamah dan papah udah baik sama aku, mau rawat dan jaga aku. Aku gak mau kalau harus ngecewain mereka”icap kayla karena baginya ia hanya bisa membalas budi dengan nurut saja tidak ada hal yang bisa ia berikan kepada orang tuanya selain itu, ia lebih baik menderita dan tertekan asal mereka bahagia.

__ADS_1


“Boleh lah kay. Ini hidup kamu, kamu berhak tentuin, kamu bicara sama papah dan mamah kalau kamu tetap gak di restuin kamu bilang sama aku yah biar aku juga ikut bujuk mereka”ucap Lisa yang memberikan semangat dan dukungan, ia memeluk kayla karena dia tau bahwa kayla juga tertekan dengan orang tuanya walaupun kayla tidak berbicara sama sekali.


__ADS_2