Jakarta love Story

Jakarta love Story
Sampai di kampus


__ADS_3

Kayla dan kedua sahabatnya sudah sampai di kampus karena memang mereka akan berkumpul untuk membahas wisuda kedepannya walaupun ia yang masih saja sedih karena kehilangan Reynad. Ia yang masih berada di luar kelas tetapi ia mendengar samar-samar orang yang menjelaskannya.


“Eh kalian tau kan pacarnya kayla yang kakak senior kita itu”ucap Dea salah satu teman sekelasnya kayla.


“Iya gue tau, dia udah meninggalkan”ucap Anita salah satu teman sekelas yang lainnya.


“Iya itu dia, kasihan yah dia masih muda udah meninggal, dan yang gue denger-denger kayla itu pembawa sial tau, orang yang dekat dengan dia pasti meninggal kalau gak yah sial”ucap Dea kembali.


“Udah lo jangan ngarang Dea, gak baik”ucap Naysila teman nya yang lain mereka sedang duduk berdekatan sambil bergosip tentang kayla.


“Gue gak ngarang nay, gue tau dari temen yang lain juga dia itu pembawa sial buat temen-temennya dan orang yang di sayanginya juga, dan yang gue denger Ervan juga yang merupakan kakaknya kayla dia itu sebenarnya punya adik yang menikah sama kak Nathan tapi gara-gara kayla dia juga kecelakaan jadinya gak bisa kuliah selama satu tahun dan harus ikut daftar tahun depannya lagi”ucap Dea yang masih saja membicarakan kayla.


“Iya dan yang gue tau juga yah, katanya orang tuanya juga meninggal gara-gara kayla, makannya gak banyak orang yang mau temenan sama dia selain mereka yang udah temenan dari SMAnya”ucap Anita.


“Masa sih, gak mungkin lah dia pembawa sial, dia itu baik dan pinter banget. Gak banyak temen yah karena dia yang memang gak mudah di dekati oleh orang lain”ucap Naysila yang masih membela kayla.


“Lo gak percaya sih. Dan entah kak Reynad beneran meninggal karena penyakitnya atau karena sama kayla sih, soalnya kata orang-orang yah kak Reynad meninggal saat bersama dengan kayla”ucap Anita yang mendengar gosip banyak orang.


“Iya dan nanti lo lihat aja yah, sebentar lagi kayla pasti punya pacar lagi lah. Gak mungkin dia tahan tanpa perhatian laki-laki”ucap Dea yang entah mengapa dia sangat membenci kayla dari dahulu saat mereka masuk kampus.


“Udahlah jangan bicarain orang lain Dea, apalagi kak Reynad dia udah tenang di sana, dan kalau memang kayla mau pacaran lagi yah gak apa-apa kayla juga perlu melanjutkan hidup gak harus meratapi kepergian kak Reynad, Udahlah nanti kayla masuk loh”ucap Naysila yang memang dia tidak ingin dapat masalah dengan siapapun.


“Bukan begitu nay, gue cuman kasihan aja sama kak Reynad berjuang mati-matian untuk kayla sampai dia juga meninggal kalau gak kayla hargain”ucap Anita yang masih juga ingin menjelek-jelekkan kayla.

__ADS_1


“Tapi katanya kan kak Reynad meninggal gara-gara kanker otak, jadi itu bukan salah kayla dong”ucap Nasysila sambil melihat ke arah teman-temannya.”udah jangan bicarain kayla, nanti dia datang tau rasa kalian”ucap Naysila yang melanjutkan kembali membuka handphonenya dari pada dia yang mendengarkan ucapan dari sahabatnya itu.


Sedangkan kayla, Rizky dan Stefanie yang masih berada di luar mereka mendengar ucapan dari teman sekelasnya itu, kayla hanya bisa diam karena dia yang sangat malas bertengkar.


“Udah kayla sabar yah”ucap stefanie yang berniat menenangkan kayla ia tau bahwa kayla sekarang lagi sedih dan pasti marah banget.


“Gue gak akan Biarin mereka bicara begitu sama lo, biar gue yang marahin mereka kay”ucap rizky yang marah karena sang sahabat yang di jelekkan oleh orang lain.


“Udah Ky Biarin aja yah, ayo kita masuk”ucap kayla yang berjalan masuk menuju ke kelas walaupun ia yang ingin menangis tapi dia tetap sabar tidak marah sekali pun.


“Kayla itu kayla Diem”ucap Anita saat melihat kayla masuk sedangkan wajahnya Rizky masih terlihat sangat kesal Kepada mereka semua yang membicarakan kayla tadi.


Tak lama pembahasan tentang wisuda di bahas di dalam kelas karena Alhamdulilahnya mereka lulus tepat waktu, kedepannya kayla akan bekerja lagi begitu juga dengan sahabatnya.


“Kay Maafin aku yah waktu kak Reynad meninggal aku gak sempet datang soalnya ada di luar kota”ucap Naysila yang merasa tidak enak.


“Iya gue juga maaf yah gak dateng”ucap Dea yang tadi menjelekan kayla.


“Gak apa-apa kok, makasih sebelumnya”ucap kayla tersenyum.


“Lagian juga gak perlu kalian datang yah, nanti kalau kalian datang ikut mati juga”ucap stefanie yang masih kesal dengan yang tadi.


“Kalian gak usah deket-deket kita yah, nanti sial, ayo kita pergi aja”ucap Rizky yang menarik kayla dan juga stefanie, Rizky yang enggan melihat orang yang sudah menyakiti sahabatnya.

__ADS_1


“Nyebelin. Orang cuman minta maaf ini”ucap Dea yang kesal karena sikap kedua sahabatnya kayla.


“Mungkin mereka mendengar ucapan kita kali tadi”ucap Naysila saat melihat kepergian mereka.


Kayla dan sahabatnya itu berjalan menuju ke kantin karena mereka yang sudah kangen makanan kantin maklum cukup lama mereka tidak ke kampus mungkin sekitar 1 bulanan.


“Mau pesen apa kalian?”tanya Rizky kepada sahabat perempuannya.


“Aku kangen makan bakso”ucap stefanie yang sudah ngiler dengan bakso kampus.


“Aku juga sama tapi yang pedes yah”ucap kayla yang rasanya ia ingin yang pedas semenjak Reynad pergi kayla jadi tidak nafsu makan, ia yang masih saja memikirkan kepergian Reynad apalagi semalam mereka baru saja menyelesaikan 7harian Reynad.


Entah kedepannya akan bagaimana apakah kayla masih mampu bertahan dan tidak menangisi terus kepergian Reynad.


“Yaudah gue pesenin yah”ucap Rizky yang berjalan menuju ke depan untuk memesan bakso kepada ibu kantin sedangkan kayla dan Stefanie masih terduduk sambil sesekali memainkan handphonenya dengan beberapa junior yang menyapa mereka, mereka cukup terkenal karena kayla yang terkenal prestasinya dan juga sebagai adiknya Ervan yang terkenal tampan dan juga pintar begitupun dengan stefanie.


“Yah bakalan kangen kampus kalau kita udah lulus”ucap stefanie sambil melihat ke kiri dan ke kanan melihat suasana kampus yang akan mereka tinggalkan.


“Sekarang sedih dulu aja suka malas-malahan kalau di ajak ngampus”ucap kayla dengan tertawa kecil mengejek sahabatnya itu yang terlihat lesu.


“Haha iya sih. Cuman suka lihat junior laki-laki aja masih pada muda dan cakep”ucap Stefanie sambil melihat ke kiri ada mahasiswa semester bawah yang juga lewat di sampingnya.


“Jangan begitu lo. Nanti edwar datang baru tau rasa”ucap Rizky yang membawa makanannya.

__ADS_1


“Bercanda Ky, mana mungkin juga gue selingkuh nanti gue di marahin habis-habiskan sama nyokap dan bokap gue”ucap stefanie yang mengambil makannya dari Rizky.


__ADS_2