Jakarta love Story

Jakarta love Story
52


__ADS_3

“Kayla kamu mau beli apa?”tanya stefanie sambil terus berjalan sambil melihat ke kiri dan ke kanan mencari barang yang akan dia cari.


“Aku mau beli sepatu aja Fanie”ucap kayla


“Yaudah ikut aku, toko tempat aku beli sepatu kalau di mall ini”ucap stefanie sambil menarik kayla.


“Mereka kemana sih?”tanya Kevin yang sedari tadi mengikuti kayla dan stefanie


“Iya gue cape banget, mereka gak ada cape nya apa jalan-jalan terus”ucap edwar yang merasakan kesal.


“Ini kayla toko tempat aku beli sepatu,bagaimana?”tanya stefanie sambil mengajak kayla ke dalam tokonya.


“Oke bentar yah aku cari-cari”ucap kayla sambil melihat ke arah sekitar.


“Ky loe mau beli sepatu gak?”tanya stefanie


“Iya gue mau juga”ucap Rizky sambil melihat sepatu-sepatunya.


“Gimana kay, mau beli yang mana?”tanya stefanie yang heran melihat kayla hanya melihat-lihat saja.


“Kayanya gak jadi beli disini deh Fanie”ucap kayla seraya melihat sekeliling


“Kenapa ? Gak ada yang bagus ?”tanya stefanie heran padahal barang-barang disini bagus semua.


“Bukan gak ada yang bagus tapi pada mahal, aku gak sanggup belinya duh, bisa ngabisin tabungan aku lah”ucap stefanie sambil tersenyum.


“Kenapa yang gak jadi beli sepatunya?”tanya Kevin heran yang melihat kayla hanya melihat-lihat saja.


“Enggak yang ini juga masih pada bagus kok”ucap kayla yang masih terdiam.


“Bukannya itu udah sepatu lama yah yang?”tabya Kevin yang merasa bahwa sepatu ini itu udah lama dan sudah terlihat rusak.


“Kayla bilang mahal kak sepatu disini”ucap stefanie mendekati kayla dan Kevin.


“Kamu pilih aja yang mana nanti aku bayar”ucap Kevin menunjuk beberapa sepatu.


“Iya loe gak tau apa? Bahwa pacar loe itu kaya”ucap edwar sambil mendekati mereka.


“Gak usah kak, nanti aja kalau aku udah punya uang aku beli”ucap kayla sebenarnya dia mempunyai uang hanya saja sayang kalau harus membelikan uangnya untuk sepatu yang mahal.


“Pelayan bungkusin sepatu ini dari sini sampai sini dan tas ini pun dari sini”ucap Kevin sambil menunjuk beberapa tas dan beberapa sepatu yang sesuai dengan style kayla.


”buat apa kak ini?”tanya kayla dengan herannya Kevin memborong banyak sepatu dan tas wanita.


“Yah buat pacar gue tercinta”ucap Kevin sambil tersenyum.


“Pacar kakak siapa?”Tanya kayla bingung.


“Yah kamu lah siapa lagi kalau bukan kamu masa yang lain”ucap Kevin yang merasa gemas kepada kayla.


“Gak usah kak, gak perlu kok”ucap Kayla yang merasa tidak enak


“Gak ada tapi-tapian pokoknya kamu ambil”ucap kevin

__ADS_1


“Iya kay ambil aja gak akan buat kak kevin miskin kok”ucap stefanie


“Iya pacar loe tajir”ucap edwar ikut berkomentar yang mana karena melihat kayla tidak mau menerima pemberian kevin.


“Ciee sultan”ucap Rizky sambil tersenyum


“Bungkusin mbak”ucap kevin kepada pelayan


“Baik mas”ucap pelayan sambil membawa beberapa sepatu dan tas kayla tidak bisa berbuat apa-apa.


“Bisa jadi gosip baru bahwa kayla cewek matre yang hanya tertarik akan kekayaan kevin”ucap seseorang itu dari jauh.


“Iya bagus loe bisa manfaat in keadaan”ucap seseorang nya lagi.


“Gak sekalian yang aku kak?”tanya stefanie penuh harap berharap di traktir sang sepupu.


“Boleh tapi loe satu aja jangan banyak-banyak”ucap kevin


“Gue gimana kak?”tanya Rizky yang berharap di bayarin juga


“Boleh satu aja”ucap kevin dengan entengnya.


“Makasih kak”ucap Rizky berjalan melihat-lihat sepatu.


“Kalau gue gimana?”tanya edwar


“Loe gak usah, loe kan tahir bro”ucap kevin


“Gimana mbak udah?”tanya kevin menghampiri kasir.


“Udah mas totalnya xxxxxxxxx”ucap pelayan sambil memberikan beberapa paper bag.


“Ini mbak”ucap kevin memberikan kartu hitamnya.


Mereka pun selesai berbelanja dan berjalan keluar menuju ke parkiran untuk bertemu dengan yang lainya.


**


Mereka pun berbelanja sesuai dengan kebutuhan mereka. Saat ini hari sudah menunjukkan waktu malam mereka semua sudah berada di parkiran.


“Udah pada beres belanjanya?”tanya Ervan


“Udah kak”ucap Lisa sambil memperlihatkan belanjanya.


“Vin loe banyak banget belanja?”tanya Nathan yang tumben-tumbenan kevin belanja banyak biasanya dia tak pernah belanja sebanyak itu.


“Punya pacar gue”ucap kevin”oh iya van gue titip belanjaan kayla ke mobil loe yah, kan mana mungkin gue bawa ke motor semua”ucap kevin


“Iya boleh kok, loe gak usah anterin kayla, biar naik mobil aja nanti loe cepe”ucap Ervan


“enggak lah gue anterin kayla aja gue masih kangeun”ucap kevin seraya menggenggam tangan kayla


“Yaudah jadi kak Nathan juga anterin aku kan please”ucap Lisa penuh harap

__ADS_1


“Iya iya”ucap Nathan yang pasti tidak bisa menolak karena pasti di suruh Ervan


“Ah makasih”ucap Lisa sangat bahagia.


“Stefanie biar gue anterin yah”ucap edwar menawarkan diri.


“Gak usah kak, Fanie naik taksi aja”ucap stefanie menolak ajakan edwar


“Loe sama edwar aja biar gue tenang fan”ucap kevin yang khawatir akan sepupuhnya.


“Iya pan gimana?”tanya edwar


“Iya boleh deh”ucap stefanie yang mau tidak mau harus mau karena pasti kevin memaksa.


“Jadi gue yang pulang sendiri”ucap Rizky”ah dasar jomlo”sambil memanyunkan bibirnya.


“Makannya loe cari gebetan”ucap Lisa nada mengejek sahabatnya.


“Dasar sahabat lucnut”ucap Rizky merasa kesal.


“Yaudah ayo pulang”Ucap Ervan sambil berjalan menggandeng nasya.


“Kita duluan yah”ucap nasya sambil memasuki mobil Ervan.


“Kita juga ayo pulang”ucap kevin


“Iya kak”ucap kayla sambil menaiki motor kevin


“Yaudah pulang juga lah”ucap Rizky memasuki mobilnya begitu pun dengan yang lainya mereka pulang menuju rumah mading-masing.


**


Di mobil Ervan.


“Yang apakah kevin benar-benar mencintai kayla?”tanya nasya


“Iya sepertinya”ucap Ervan dengan wajah datarnya.


“Kenapa kamu tanya begitu”ucap Ervan


“Kalau Rose datang apakah kevin akan berpaling ke Rose lagi?”tanya nasya yang merasa bingung apakah harus bertanya atau tidak masalah ini.


“Aku pun kurang tau yang, tapi aku berharap kevin benar-benar mencintai kayla”ucap Ervan penuh harapan agar kayla bahagia.


“Apakah Rose akan pulang lagi kesini?”tanya Ervan penasaran kenapa nasya bertanya seperti itu.


“Enggak yang aku hanya tanya saja, kalau suatu saat gitu”ucap nasya yang terpaksa berbohong.


“Santai aja yang, aku yakin kevin sangat menyukai kayla”ucap Ervan yang percaya akan sahabatnya.


***


Terima kasih yang sudah membaca jangan lupa dukungannya dan likenya yah.

__ADS_1


__ADS_2