Jakarta love Story

Jakarta love Story
Menginap


__ADS_3

Saat mereka sedang berbicara datang Arsen yang sangat penasaran dengan keramaian yang ada di bawah.


“Papah”ucap Arsen yang mendekat ke arah Nathan.


“Maaf den, non, Arsen maksa buat ke bawah”ucap bi inah yang enak menganggu Lisa dan yang lainnya.


“Gak apa-apa bi, bibi ke belakang aja istirahat”ucap Lisa sambil mengendong sang anak yang berada di dekat Nathan.


“Papah, om itu kenapa luka?”tanya Arsen kepada sang ayah yang mengobati Kevin.


“Om Kevin jatuh sayang”ucap Nathan dengan lembut.


“Papah Rey kenapa cemberut begitu?”tanya Arsen”oh iya mamah kemana?”tanya Arsen kepada Reynad.


“Mamah lagi ngambil makanan sayang”ucap Reynad dengan lembut.


“Papah nya gak di sapa Arsen”ucap Ervan yang tak di sapa oleh keponakannya.


“Eh papah Ervan udah pulang juga”ucap Arsen sambil mendekat ke arahnya Ervan.


“Udah beres”ucap Nathan yang sudah selesai mengobati luka nya Kevin.


“Oke makasih, Nath lo udah punya anak? Kapan lo nikah?”tanya Kevin yang penasaran bagaimana bisa Nathan nikah dan mempunyai anak lebih dulu.


“Sayang, bawa Arsen ke kamar dulu, kita mau ngobrol dulu”ucap Nathan menyuruh Lisa untuk ke kamarnya bersama Arsen karena terlihat Arsen yang mengantuk.


“Sayang tidur dulu yah, nanti papah nyusul”ucap Lisa yang mengendong Arsen dan pergi meninggalkan ruangan tersebut.


“Gue udah lama nikah. Sekitar 3 tahun lalu. Dan tak lama setelah itu Lisa hamil”ucap Nathan menjelaskan.


“Gue kira lo nikah sama kayla, karena anak lo manggil kayla mamah”ucap Kevin yang penasaran.


“Kalaupun kayla nikah yah pasti sama gue, gak bakalan sama Nathan”ucap Reynad yang memotong pembicaraan.


“Jodoh gak ada yang tau, bisa jadi kayla nikah sama gue”ucap Kevin yang tak ingin kalah.


“Brengsek lo”ucap Reynad yang mulai marah kembali.


“Kalian mulai lagi”ucap Ervan yang kesal karena sahabatnya yang malah bertengkar kembali.


“Iya kalian gak bisa tenang apa, gue butuh ketenangan”ucap Rizky melihat ke arah Kevin dan Reynad.


“Kalau lo pengen tenang balik aja”ucap Kevin melihat ke arahnya Rizky.


“Rumah deket aja, masih sempatnya minta minum disini”ucap Reynad yang melihat ke arah Rizky.

__ADS_1


“Kok jadi gue yang di salahin sih”ucap Rizky yang kesal. Tak lama kayla datang membawa minuman dan makanan dan segera di hidangkan nya dengan berbagai minuman Kesukaan masing-masing.


“Ini makanan dan minumannya”ucap kayla yang menaruhnya di meja.


“Ternyata kayla masih ingat minuman kesukaan gue”ucap Kevin yang tersenyum karena kayla masih tau minuman kesukaan dia.


“Bukan cuman lo yang ingat, minuman kesukaan gue juga dia ingat”ucap Nathan karena tak ingin ada masalah lagi disana dan memang kayla hapal dengan makanan dan minuman kesukaan orang terdekatnya.


“Udah minum dan makan aja”ucap Ervan sambil mengambil minumannya.


“Yang penting Kenyang aja”ucap Rizky sambil mengambil makanannya.


“Sayang udah makan?”tanya Reynad kepada kayla yang duduk di dekatnya.


“Belum kak”ucap kayla karena dia yang tak nafsu makan sama selalu.


“Makan yu”ucap Reynad sambil menyuapi kayla sedangkan Kevin yang melihat itu dia yang kesal dan cemburu.


“Kayla gak suka kentang goreng”ucap Kevin yang tau kesukaan dan yang kayla tidak suka.


“Sayang kamu gak suka?”tanya Reynad yang ingin tau apakah benar atau tidak.


Kayla yang memang tidak suka hanya saja dia bingung dan takut Reynad merasa sakit hati karena tidak tau makanan kesukaan dia akhirnya kayla memakannya.


“Suka kok kak”ucap kayla sambil memakan kentangnya.


“Fanie, ngapain kesini?”tanya kayla beranjak dari duduknya saat mendengar teriakan sahabatnya.


“Gue khawatir sama lo, tapi lo gak apa-apa kan? Gak ada yang luka? Gak ada yang lecet kan”tanya stefanie yang khawatir.


“Enggak kok, aku baik-baik aja”ucap kayla yang tersenyum”Maafin aku yah udah buat kalian khawatir”ucap kayla yang merasa tidak enak.


“Gak apa-apa kok, asal lo baik-baik aja”ucap stefanie memeluk kayla.


“Tumben kalian akur”ucap edwar yang melihat Kevin dan Reynad berada di sana.


“Gue memang gak ada masalah sama siapapun”ucap Reynad sambil memakan makannya.


“Vin lo gimana kabarnya? Gimana di sana? Perempuannya lebih menggoda kan?”tanya edwar yang mendekat ke arahnya Kevin.


“Iya kak, bagi-bagi dong”ucap Rizky yang juga ikut bersuara.


“Entahlah, gue gak tergoda”ucap Kevin dengan simpel.


“Gimana lo mau tergoda kalau lo satu rumah sama Rose”ucap Reynad dengan sengaja.

__ADS_1


“Lo satu rumah sama Rose Vin?”tanya Ervan yang penasaran.


“Beneran lo sama Rose Vin?”tanya Nathan juga.


Sedangkan kayla yang sedang berbicara dengan stefanie pun mendengar itu semua masih terasa sakit dan kecewa kepada Kevin.


“Ngasal aja”ucap Kevin yang tak ingin membahas itu semua.


“Kalian duduk dong”ucap Rizky yang melihat sahabatnya malah berdiri.


“Gak usah Ky, kita mau lihat Arsen aja”ucap kayla yang akan pergi bersama dengan stefanie.


“Yaudah gue ikut”ucap Rizky yang beranjak dari duduknya.


“Lo diam, itu urusan perempuan”ucap Nathan yang menarik tangan Rizky yang hendak mengikuti kayla dan Stefanie.


“Kan gue udah temenan sama mereka, masa gak boleh sih”ucap Rizky yang menurutnya sangat tidak adil.


“Lo diam disini”ucap edwar dengan tatapan kejamnya.


“Iya-iya, gue bosen main sama kalian, apalagi lihat kak Kevin dan kak Reynad yang bertatapan seakan saling membunuh”ucap Rizky sambil melihat ke arah Kevin dan juga Reynad.


“Kalian pulang sana”ucap Ervan mengusir semua orang.


“Gue mau nginep Disini kak, di rumah gak ada siapa-siapa”ucap Rizky yang takut kalau sendirian.


“Gue juga mau nginep disini kebetulan stefanie juga mau nginep”ucap edwar.


“Gue juga sama”ucap Reynad.


“Gue juga udah lama gak nginep disini semenjak gue keluar negeri”ucap Kevin yang juga ikut-ikutan.


“Memangnya rumah gue penampungan apa”ucap Ervan yang kesal karena semua orang yang malah ingin menginap disini.


“Bukannya udah biasa yah van”ucap Kevin.


“Terserah deh”ucap Ervan yang prustasi.


“Kalian pulang aja sana, gue butuh istirahat”ucap Nathan yang memang semenjak dia coas jam tidurnya berkurang.


“Kalau lo mau tidur tidur aja”ucap Kevin.


“Biarin aja Nath, udah lama juga kita gak kumpul ber5”ucap Ervan yang kangen masa-masa SMP saat mereka suka bareng-bareng kemana-mana.


“Apa lo gak takut mereka perang”ucap Nathan sambil melihat ke arah Kevin dan Reynad.

__ADS_1


“Semuanya udah masa lalu, dan gue berharap Vin lo ikhlaskan kayla buat Reynad. Lagian ini juga bukan salah kayla dan Reynad. Tapi salah lo yang ninggalin dia begitu aja tanpa kepastian”ucap Ervan yang mencoba menasehati sahabatnya.


__ADS_2