
Bu wulan yang sudah memasak makanan untuk kayla yang baru saja pulang karena takutnya kayla maupun Kevin lapar dan belum makan sedari tadi.
“Mah tumben udah masak jam segini? Ini kan masih sore dan makan siang udah lewat”tanya Lisa yang mendekat ke arah ibunya yang sedang masak di dapur.
“Iya mamah. Masak buat kayla dan Kevin mereka baru aja pulang dan kehujanan pasti mereka lapar dan butuh makanan hangat”ucap Bu wulan sambil memasukan makanannya kedalam wajan untuk di masak.
“Memang mereka dari mana mah? Kayla udah balikan sama kak Kevin?”tanya Lisa yang kepo dan ingin tau perkembangan kayla.
“Entahlah mamah juga gak tau lis, biarkan masalah itu mereka yang urus, tapi sepertinya habis menangis jadi kamu jangan banyak tanya yah sampai ia cerita sama kita semua”ucap Bu wulan yang tak ingin ikut campur urusan anaknya tersebut dan membiarkan anaknya mengambil keputusan selagi itu baik bagi mereka.
“Iya mah, Yaudah mah, Lisa ke atas yah, Arsen lagi tidur takutnya nyari Lisa”ucap Lisa yang bersiap ke atas.
“Tolong panggilin kayla, suruh kayla makan yah lis”ucap Bu wulan memberikan pesan agar Lisa memanggil kayla karena kalau tidak begitu takutnya kayl tak ingin makan dan hanya diam saja di kamar.
“Iya siap mah”ucap Lisa yang naik ke lantai atas untuk memanggil kayla.
“Eh nak Kevin, udah lapar yah, ini tante buatin makanan”ucap Bu wulan yang tau saat Kevin datang ke dapur pasti ia merasa lapar apalagi ia yang habis kehujanan.
“Enggak tante, Kevin cuman mau minum air anget aja, dingin tante”ucap kevin ia yang mulai merasa badannya tak baik-baik saja.
“Oh, bentar yah, kamu duduk saja disana, nanti tante siapkan minum sekalian makanannya”ucap Bu wulan menyuruh kevin untuk duduk.
“Makasih tante”ucap Kevin yang duduk di kursi meja makan menunggu minuman dan makanan datang.
__ADS_1
Tak lama kayla pun juga turun dari lantai atas karena ibunya memanggil, ia yang tak nafsu makan pun terpaksa turun takut ibunya yang khawatir tentang keadaannya.
“Mah gak usah repot-repot, biar kayla aja yang masak”ucap kayla yang merasa tak enak kalau harus orang tuanya yang memasak untuk dirinya.
“Gak apa-apa sayang, kamu duduk aja, di depan sama Kevin yah, nanti mamah bawain makanan”ucap Bu wulan yang dimana makanannya sebentar lagi akan siap.
“Gak mah, kayla tunggu disini aja”ucap kayla yang enggan untuk berdekatan dengan Kevin, ia yang masih kesal dengan semua ucapan Kevin tadi di makam.
“Jangan gitu, sana duduk kasihan nak Kevin sendirian”ucap Bu wulan yang tau kalau kayla sedang marah kepada Kevin dan enggan untuk berbicara dengan Kevin.
“Iya mah”ucap kayla yang terpaksa duduk bersama dengan Kevin, kayla sambil terus melihat handphonenya padahal tidak ada seorang pun yang mengirim pesan hanya untuk mengalih akan perhatian saja.
“Eumm”ucap Kevin agar kayla mau berbicara dengannya tapi kayla masih saja diam dan asik main handphone.
“Makasih tante”ucap Kevin saat Bu wulan memberikan makanan kepadanya.
“Makasih mah. Iya kayla habiskan”ucap kayla yang tak ingin membuat ibunya bersedih.
Kayla makan dan hanya diam saja tidak berbicara sedikitpun dengan Kevin padahal Kevin yang sudah berusaha memancing pembicaraan agar kayla mau berbicara dengannya.
“Kay Gimana kerjaan baik?”tanya Kevin lagi karena sedari tadi kayla tidak menjawab.
“Kay, apakah ada kerjaan yang gak kamu ngerti?”tanya Kevin kembali tapi kayla masih tetap diam dan malah berdiri dari tempat duduknya.
__ADS_1
“Kayla gue ngomong, lo jawab kay”ucap Kevin sambil berteriak karena kesal pertanyaannya tak di jawab oleh kayla dan ia yang di cueki oleh kayla.
“Apaan sih kak, teriak-teriak berisik”ucap kayla yang juga kaget karena tak biasnya Kevin seperti ini.
“Gue udah bicara pelan, Gue udah muak sama lo kay, gue bicara baik-baik tapi lo masih aja diam, lo sedih karena kehilangan Reynad hah? Bukan cuman lo yang sedih semua orang juga sedih tapi lo pikir lo juga harus lanjutin hidup lo jangan begini terus”ucap Kevin yang membentak kayla.
“Tapi orang lain gak akan sedih melebihi aku kak”ucap kayla membalas ucapan Kevin.
“Gak akan sedih melebihi lo, lo tau gak tante Amelia aja lebih sedih dari lo, dia kehilangan anak satu-satunya tapi dia gak seperti lo yang seakan gak ada tujuan hidup lagi”ucap Kevin kembali.
“Aku tau kak, aku cuman sedih apa gak boleh aku sedih kehilangan orang yang aku sayangi hah. Aku juga butuh waktu buat nerima semua ini dengan ikhlas, aku juga mohon kak Kevin jangan ganggu aku terus dong, aku gak mau kak Kevin, ganggu”ucap kayla yang merasa kalau Kevin itu menganggu hidupnya dan banyak ikut campur dengan semua yang terjadi.
“Ganggu, gue cuman ingin ada untuk lo kay, apa lo gak bisa lihat ketulusan gue buat selalu ada dan menebus kesalahan gue yang dahulu”ucap Kevin yang mulai berkaca-kaca.
“Kak Kevin gak udah menebus kesalahan apapun sama aku, karena pada dasarnya aku gak butuh kak Kevin, udah kak Kevin pergi dari sini, jangan ganggu aku lagi”ucap kayla yang mengusir Kevin.
“Gak butuh? Lo gak butuh gue kay? Gue juga udah muak begini terus kay, gue udah lakuin apapun agar lo bangkit, gue rela ngejar-ngejar lo dan selalu ada untuk lo tapi lo bilang apa? Lo gak butuh gue hah”ucap Kevin yang sudah sakit hati dengan ucapan kayla.
“Aku emang gak butuh kak Kevin, kak Kevin pergi dari sini jangan pernah muncul di hadapan aku lagi, hubungan kita udah selesai dan gak akan bisa di perbaiki lagi dengan cara apapun, aku hanya cinta kak Reynad dan sampai kapanpun juga aku gak akan pernah kembali lagi sama kak Kevin”ucap kayla yang sudah mulai berkaca-kaca.
“Oke kalau itu keputusan lo, gue mundur, gue gak akan ganggu lo lagi, gue harap lo bahagia dengan hidup lo yang seperti ini”ucap Kevin yang beranjak dari tempat ia berdiri, ia berjalan menuju keluar rumahnya kayla.
“Vin lo mau kemana? Di luar hujan deras”ucap Ervan yang sedari tadi menyaksikan pertengkaran mereka, hujan kembali turun dan cukup deras, kayla mengusir Kevin karena dia yang ingin sendiri dan tak ada yang menganggu.
__ADS_1