Jakarta love Story

Jakarta love Story
Di kasih restu


__ADS_3

Saat Kevin yang sedang memohon agar kayla tidak meninggalnya tiba-tiba saja pintu kantornya Kevin terbuka dan siapa yang datang? Yang datang adalah pak David yang ingin menemui Kevin dan berbicara dengan Kevin.


“Papah”ucap Kevin yang kaget saat melihat papahnya yang masuk ke dalam ruangannya.


“Vin, papah datang mau bicara”ucap pak David mendekat ke arahnya Kevin dan juga kayla.


“Yaudah kalau begitu kayla pamit yah om”udah kayla yang berdiri dan berniat keluar karena dia yang takutnya mengganggu pembicaraan antara Kevin dan juga pak David.


“Kayla om juga mau bicara sama kamu”ucap pak David dengan tegas dan duduk di depannya kayla dan juga Kevin.


“Ayo kalian duduk”ucap pak David mempersilahkan Kevin dan kayla duduk.


“Papah ada apa ? Tumben datang ke kantor?”tanya Kevin yang semenjak Kevin bekerja di kantor papahnya tak pernah datang ke kantornya lagi.


“Ada yang mau papah bicarakan sama kamu dan juga kayla. Sebelumnya om minta maaf kayla atas semua perlakuan om sama kamu, tapi untuk sekarang om berharap kamu menerima Kevin kembali dan om merestui kalian”ucap pak David to the point.


“Papah serius? Gak bercanda kan?”tanya Kevin yang bingung mengapa ayahnya tiba-tiba baik.


“Serius Vin, mungkin benar bahwa kayla adalah yang terbaik buat kamu dan kamu juga mencintai kayla jadi mengapa papah harus menyusahkan kalian dengan tidak memberikan restu untuk kalian”ucap pak David menjelaskan.


“Papah gak salah minum obat kan? Kevin gak salah dengarkan?”tanya Kevin yang masih saja tidak percaya dengan ucapan sang ayah.


“Kamu gak mau papah restuin?”ucap pak David yang lagi dan lagi Kevin terus saja bertanya.

__ADS_1


“Yah mau pah siapa juga yang gak mau di restuin, tapi kenapa papah tiba-tiba restuin aku sama kayla?”tanya Kevin bingung takutnya ada udang di balik batu.


“Papah berpikir apa salahnya menerima kayla toh memang mungkin kayla yang terbaik untuk kamu”ucap pak David menjelaskan.


“Yaudah pah, besok Kevin mau nikah sama kayla”ucap Kevin dengan semangat dan bahagia sambil memeluk kayla.


“Gak secepat itu juga kak”ucap kayla yang kaget dan segera mendorong Kevin yang memeluknya, bisa-bisanya Kevin ingin menikahinya besok memangnya menikah itu gak perlu persiapan apa, kayla yang bukannya senang malah kesal.


“Iya Vin, gak bisa secepat itu juga kita kan harus mempersiapkan semuanya”ucap pak David apalagi yang memang mereka keluarga besar sehingga harus banyak hal yang disiapkan jangan sampai pernikahan anak satu-satunya tapi tidak mewah dan berkesan.


“Tapi pah. Takutnya nanti kayla dan papah berubah pikiran”ucap Kevin yang masih saja ada rasa takut dalam dirinya apalagi sangat susah mendapatkan kayla kembali dan juga restu dari orang tuanya.


“Papah gak akan melanggar janji lagi Vin, Yaudah papah pamit yah”ucap pak David yang berjalan meninggalkan anaknya dan juga kayla”ingat Vin, jangan macam-macam sama kayla, kalian belum sah”ucap pak David yang melihat ke belakang saat Kevin yang terlihat bahagia dan lagi dan lagi ia hendak memeluk kayla, entah mengapa rasanya ini adalah hari bahagianya Kevin.


“Iya pah”ucap Kevin yang tak jadi memeluk kayla karena pak David yang mengingatkannya.


Sedangkan di tempat lain, edwar yang masih berusaha menjelaskan kepada Stefanie bahwa mereka memang tidak ada hubungan apapun dan hanya sebatas teman kerja saja, tapi stefanie tetap tak percaya dan tetap saja marah membuat edwar yang sangat prustasi dengan keadaan ini.


“Yaudah terserah”ucap edwar yang sudah malas membujuk stefanie yang makin lama bukannya makin dewasa tapi malah makin terlihat seperti anak-anak saja sehingga membuat edwar yang pusing.


“Kamu gak cinta lagi sama aku”ucap Stefanie yang mulai dramanya dan ia yang menetaskan air matanya.


“Fanie, harus berapa kali aku bilang, aku cinta sama kamu dan kamu harus percaya itu”ucap edwar berbalik arah, ia yang tak tega melihat stefanie seperti itu, karena memamg cinta edwar lebih besar terhadap stefanie hanya saja kesibukan dia yang membuat dia terlihat berubah.”udah yah jangan nangis”ucap edwar mendekat ke arah stefanie dan memeluk wanitanya itu, ia berusaha menenangkan sang pacar.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain Rizky yang semakin pusing dengan tingkahnya Nabila akhir-akhir ini yang banyak maunya sehingga sangat sulit untuk memenuhi keinginan darinya.


Rizky yang rasanya perlu me time ia memutuskan untuk menghubungi sahabatnya karena mungkin saja mereka bisa memberikan solusi untuknya, kayla yang baru saja mendapatkan telpon dari Rizky ia terpaksa harus datang karena kasihan padahal ia juga sebenarnya sangat sibuk tapi harus meluangkan waktunya untuk bersama sahabatnya yang terkadang tak tau waktu ketika mengajaknya bertemu.


“Apa sih Ky, lo nyuruh kita kumpul”ucap Lisa yang duduk kesal karena tiba-tiba Rizky mengajaknya bertemu.


“Iya lo apaan sih. Gue baru aja baikan dan menikmati waktu berdua sama kak edwar malah lo ganggu”ucap Stefanie dengan nada kesalnya tapi ia juga duduk di kursinya.


“Ada apa Ky? Tumben ngajak ketemuan?”tanya kayla dengan tenang walaupun harusnya dia yang marah karena dia yang banyak kerjaan dan terpaksa mengurusi hidup teman-temanya yang harusnya mereka lebih dewasa apalagi Rizky yang sudah menikah tapi tetap saja kedewasaan itu tidak dilihat dari usia ataupun pernikahan.


“Nabila hamil”ucap Rizky yang berbicara dengan nada lesunya.


“Hamil? Selamat Ky”ucap Lisa yang juga ikut bahagia karena sahabatnya sebentar lagi akan menjadi seorang ayah dan juga Arsen yang akan mempunyai teman.


“Selamat bentar lagi lo jadi ayah Ky”ucap stefanie juga yang tadi kesal tapi mendengar Nabila hamil dia menjadi bahagia dan juga bersemangat karena ia akan mempunyai keponakan lagi.


“Selamat Ky. Lalu kenapa kamu terlihat tidak bahagia?”tanya kayla sambil melihat ke arah Rizky yang bukannya bahagia tapi dia seperti tersiksa.


“Nabila semenjak hamil kelakuannya semakin aneh saja dan tiap hari bikin gue pusing selalu ngidam yang aneh-aneh tapi giliran gue beliin gak dia makan”ucap Rizky mengeluh bukannya dia tidak bahagia hanya saja terlalu lelah dengan sikapnya Nabila yang begitu membuatnya bingung karena apa yang di lakukan nya salah terus.


“Lo harus sabar Ky, namanya juga orang hamil, harusnya lo bisa kasih dukungan bukannya ngeluh”ucap Lisa yang juga ia merasakan bagaimana rasanya hamil.


“Iya Ky, lo aja yang gak sabar kali, makannya jadi laki-laki sabar dikit”ucap stefanie sambil melihat ke arahnya Rizky.

__ADS_1


“Iya Ky. Kamu harus banyak sabar yah, namanya juga perempuan yang sedang hamil pasti moodnya naik turun, gak gampang lo jadi ibu hamil apalagi trimester pertama”ucap kayla menasehati Rizky.


“Gak ada gunanya gue cerita sama kalian, malah belain Nabila”ucap Rizky yang kesal dengan sahabatnya padahal ia butuh di bela bukannya di pojokan memang salah bercerita kepada perempuan yang pasti memenangkan perempuan juga.


__ADS_2