
Seperti biasa hari ini kayla kerja part time lagi, lelah yah lelah tapi bagaimana lagi kayla harus bisa hidup mandiri tidak bergantung kepada keluarga pak Farhan apalagi pak Farhan masih mempunyai anak yang sekolah sehingga kayla tidak mau menjadi beban.
“Udah datang kay”ucap Ka Nadya senior di cafe
“Iya udah kak”ucap kayla
“Yaudah kalau begitu ayo cafe sedang rame kay”ucap Nadya
“Iya kak”ucap kayla berjalan menuju depan untuk membersihkannya cafe.
Kayla pun dengan sigap membersihkan meja dari satu meja kepada meja lainnya, pekerjaan memang hal yang biasa bagi kayla. Dan sekarang rutinitas dia adalah bekerja dan sekolah dan sekarang sudah sekitar pukul 22.00 dan sekarang kayla sudah berganti pakaian kembali.
“Pulang ada yang jemput kay”tanya Nadya
“entahlah kak, kalau ada yang jemput mungkin menunggu di luar”ucap kayla yang yakin tidak yakin akan ada yang menjemputnya.
“Oke ayo kita keluar”Nadya dan kayla pun keluar dari restoran
Di parkiran sudah ada seorang laki-laki yang senantiasa menunggu kayla karena dia merasa khawatir kalau kayla pulang malam sendirian ke Rumah, Ervan pun keluar menghampiri kayla.
“Ayo kayla pulang udah malam”ucap Ervan dengan nada dingin nya seperti biasa
“Iya kak bentar”ucap kayla
“Kak Nadya ada yang jemput”tanya kayla
“Enggak, kak Nadya naik angkot aja”ucap kak Nadya
“Kak boleh kak Nadya ikut dengan kita, kebetulan rumahnya searah”ucap kayla
“Boleh”ucap Ervan dengan masih nada dingin sambil berjalan menuju mobilnya
“Ayo kak, emang kalian pulang naik apa?”tanya Nadya
“Itu kak”kayla menunjuk mobil yang Ervan masukin
”gak salah itu, kamu orang kaya dong”ucap Nadya
“Enggak kak, yang kaya kak Ervan”ucap kayla
“Ayo kak”ucap kayla menarik tangan Nadya lalu masuk ke dalam mobil.
“Kayla duduk didepan, emngnya Kaka supir kamu apa”ucap Ervan
“Iya kak, kayla berjalan untuk duduk di depan.
Ervan menjalankan mobilnya dan sesekali melihat ke arah kayla, tega oh tidak, Ervan merasa kasihan karena kayla harus bekerja tapi mau bagaimana lagi itu keinginan kayla, sedangkan Nadya di belakang bingung, bagaimana anak orang kaya bisa bekerja di cafe nya,
__ADS_1
“Kayla ini rumahnya dimana?”tanya Ervan melihat ke arah kayla yang tertidur pulas”yah tidur dia”ucap Ervan
“Maaf kak, rumah nya dimana?”tanya Ervan yang mau tidak mau harus bertanya karena kayla yang sedang tertidur.
“Di pertigaan sana aja”ucap Nadya
Tak lama sampai di pertigaan lalu Ervan memberhentikan mobilnya lalu Nadya turun.
“Terima kasih tuan”ucap Nadya
Ervan terdiam dan hanya menganggukkan kepalanya.
“Dingin banget beda sama kayla”ucap Nadya sambil berjalan menuju rumahnya.
Mobil melaju menuju rumahnya dan sudah sampai rumah pun kayla masih tertidur saja.
“Kayla, kayla”ucap Ervan tetapi kayla enggan bangun mungkin karena rasa lelahnya.
Mau tidak mau Ervan menggendong kayla keluar dari mobil menuju kedalam rumahnya dan terlihat ada Bu wulan yang sedang di dapur mengambil minum.
“Kayla kenapa van?”tanya Bu wulan
“Biasa mh tidur, Ervan gak tega bangunin”ucap Ervan
“Yaudah kamu anterin kayla kesana”ucap Bu wulan seraya berjalan kembali menuju kamarny.
Ervan membawa kayla menuju kamar dan meletakan kayla di ranjang nya tidak lupa Ervan membuka sepatu dan tas nya dan menyelimuti kayla, setelah itu Ervan keluar dari kamar kayla menuju ke kamarnya untuk tidur karena dia merasa lelah telah menggendong kayla.
**
Pukul 03.00 kayla terbangun yah dia sadar bahwa dia tadi belum mandi dan ketiduran.
“Yah ketiduran lagi, kasihan kak Ervan”gumam kayla
lalu kayla berjalan menuju kamar mandi karena memang sudah biasa kayla bangun jam segini untuk sholat malam dan belajar karena setelah dia bekerja tidak ada waktu selain dini hari dia belajar. Kayla belajar dengan sangat giat agar nilainya tidak turun sama sekali dan agar dia bisa kuliah dapat beasiswa sehingga tidak merepotkan keluarga aditama.
Tak berselang waktu menunjukkan pukul 06.00 kayla turun ke bawah untuk membantu bi inah memasak.
“Kayla gak usah bantuin bibi nanti kamu cafe”ucap bi inah yang merasa kasihan terhadap kayla yang harus mencari nafkah setelah ibunya meninggal dunia.
“Enggak kok bi, kayla seneng malahan kalau masak”ucap kayla
“Yaudah terserah aja, kamu potong-potong itu aja kayla”ucap bi inah
“Baik bi, kayla membantu bi inah untuk masak dan setelah hampir setengah jam pun beres lalu kayla membawakan makanan ke meja makan dan kembali lagi ke dapur.
“Kayla mau bawa bekel?”tanya bi inah
__ADS_1
“Iya bi, biar uang kayla lebih hemat”ucap kayla sambil memadukan makanan kedalam tempat makanan dimana hari ini pun dia berniat untuk memberikan Kevin makan siang untuk menebus kesalahannya.
“Yaudah bi, kayla kedepan yah”ucap kayla berjalan menuju meja makan
“Baik kayla”ucap bi inah
**
“Kayla bantuin lagi bi inah nak?”tanya Bu wulan
“Iya mah”ucap kayla
“Gak usah bantuin Bi inah nak, nanti kamu kecapean”ucap pak Farhan
“Gak apa-apa kok pah kayla memang hobby masak”ucap kayla
Tak lama turun Ervan dan Lisa
“kak Maafin kayla yah semalam ketiduran”ucap kayla yang merasa tidak enak terhadap Ervan
“Iya gak apa-apa”ucap Ervan dengan wajah datarnya.
“Gimana kayla kerjanya?”tanya Lisa
“Menyenangkan lis”ucap kayla
“kak Kevin nanyain loe, mau sampai kapan kamu gak kasih tau dia”ucap Lisa
“Aku bingung duh, kamu tau kan dia pasti marah kalau tau aku kerja”ucap kayla
“Yaudah terserah kamu deh”ucap Lisa
“Anak mamah sudah punya pacar, tinggal anak tengah mamah yang masih saja jomlo”ucap Bu wulan
“Mamah Lisa akan punya pacar, doain aja, mudah-mudahan kak Nathan luluh sama Lisa yah mah pah.
“Kamu masih tetap sama Nathan gak kepikiran sama yang lain gitu”tanya pak Farhan
“Enggak papah”ucap Lisa
”Yaudah cepat makan kalian harus pergi kesekolah”ucap Bu wulan
Mereka pun segera mengambil makanan dan memakannya tanpa berbicara karena kalau kebanyakan bicara pasti akan telat, mereka pun akhirnya selesai makan dan ketiga anak-anak pamit.
“Pah, mah, Ervan pamit”sambil salaman kepada kedua orang tuanya sambil berjalan meninggalkan meja makan.
“Pah,mah, Lisa berangkat”ucap Lisa sambil menyalami kedua orang tuanya.
__ADS_1
“Pah,mah, kayla berangkat” sambil bersalaman kepada kedua orang tuanya.
Mereka pun berjalan menuju mobilnya dan memasuki mobil keluar dari Rimah keluarga aditama menuju sekolah.