
Rose yang senantiasa terus berbicara agar kayla meninggalkan Kevin lalu datang Sarah dan Nabila membawa tepung dan telur.
“Rose kayanya pesenan kita udah datang”ucap Silvi tak kala melihat kedatangan kedua sahabatnya.
“Oke kita mulai”ucap Rose sambil tersenyum
“Ini Rose”ucap Sarah sambil memberikan kantong yang berisi telur kepada Rose sedangkan kantong yang berisi tepung di berikan kepada Silvi.
“Kakak mau apa?”tanya kayla dengan perasaan yang sudah mulai curiga.
“Kita punya kejutan buat lo”ucap Silvi sambil tersenyum penuh arti.
“Kayla duluan kak”ucap kayla sambil melangkah.
“Mau kemana lo, gak bakalan Biarin lo pergi”ucap Sarah sambil mencekal tangannya kayla.
“Katanya kita mau buat kejutan buat kayla kok belum mulai”ucap Nabila
“Rasain nih”ucap Rose sambil melempar telur ke arahnya kayla.
“Gue mau bikin in lo kue”ucap Silvi sambil menaburkan tepung di atas kepala kayla.
“Apa yang kakak lakukan?”ucap kayla tak kala melihat dirinya sudah penuh dengan tepung dan telur.
“Ups Sorry gue kira lo ulang tahun”ucap Rose sambil memegang bibirnya.
“Masih kurang nih Rose belum pake air”ucap Sarah sambil menyiram air ke kepalanya kayla.
“Akhirnya kue nya pun jadi”ucap Nabila dengan polosnya.
“Salah aku apa kak? Kenapa kakak begini sama aku”ucap kayla sambil meneteskan air matanya.
“Salah lo karena lo selalu deketin Kevin”ucap Rose
“Yaudah lah kita tinggalin dia, nanti kita telat masuk kelasnya”ucap Silvi tak kala berjalan meninggalkan kayla dan diikuti oleh teman-temannya dan tak lupa Silvi pun mengunci toilet wanita tersebut agar kayla tak bisa keluar.
“Kakak buka”ucap kayla tak kala ingin membuka pintu tapi apa daya sudah di kunci oleh Silvi and the geng.
Sedangkan kayla terus menangis sambil terus mengetuk-ngetuk pintu tapi apa daya tidak ada satupun siswa yang mendengar karena bel yang berbunyi.
***
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain Kevin senantiasa mencari keberadaan kayla, dari perpustakaan yang memang kalau tidak ke kantin kayla selalu pergi ke perpustakaan tapi Kevin tidak menemukan kayla dia pun mencoba mencari di setiap sudut sekolah tapi tidak ditemukan kaylanya.
“Apa jangan-jangan dia sudah masuk kelas”gumamnya dalam hati tapi Kevin masih tetap tidak enak hati dan akhirnya dia memutuskan untuk ke kelasnya kayla mengecek apakah kayla ada di kelas atau tidak.
Sedangkan Lisa, stefanie dan Rizky pun merasa heran bagaimana tidak kayla yang biasanya selalu berada di kelas ini belum masuk ke dalam kelasnya.
“Kira-kira kayla kemana yah kok belum balik juga?”tanya Lisa yang merasa khawatir.
“Iya gue juga khawatir takut terjadi sesuatu sama kayla”ucap stefanie sambil memikirkan dimana kira-kira kayla berada.
“Kita cari aja kayla mumpung guru belum masuk”aja Rizky tak kala beranjak dari duduknya.
“Oke ayo kita cari kayla”ucap Lisa tak kala beranjak dari duduknya dan berjalan menuju ke luar kelas dengan diikuti oleh stefanie dan Rizky. Tapi di tengah perjalanan mereka bertemu dengan kevin yang tampak cemas.
“Kak Kevin lihat kayla?”tanya stefanie sambil mendekati Kevin.
“Gue mau ke kelas kalian buat cari kayla soalnya tadi gue cari-cari dia enggak ketemu”ucap Kevin dengan raut wajah yang semakin cemas.
“Jangan-jangan terjadi sesuatu sama kayla”ucap Lisa yang panik.
“Ayo kita cari kayla, dari mulai toilet tadi dia kan pamit sama kita mau pergi ke toilet”ucap Rizky
“Sekarang bukan waktu nya buat bercanda Fanie ayo kita bergegas ke toilet buat cari kayla”ucap Kevin tak kala berjalan lebih dulu dan diikuti oleh Lisa dan sahabatnya.
Mereka pun terus berjalan menuju ke toilet dengan melewati koridor-koridor kelas yang tampak sepi karena semua murid yang sedang berada di dalam kelas dan tak lama mereka pun sampai di toilet.
“Kenapa toiletnya ke kunci”ucap stefanie yang bingung.
“Jangan-jangan kayla di dalam”ucap Rizky yang khawatir.
“Kayla”ucap Kevin yang terus mengetuk pintu.
“Kak Kevin buka pintunya kayla kekunci”ucap kayla sambil menangis.
“Kayla lo baik-baik aja kan”ucap Lisa sambil mengetuk pintu toilet.
“cari kuncinya”ucap Kevin tak kala panik.
Mereka pun mencari kunci dengan teliti dan memang memerlukan waktu beberapa saat dan pada akhirnya pintu nya pun terbuka dan bertapa terkejutnya mereka tak kala melihat kayla yang sudah di penuhi oleh tepung dan telor.
“Sial siapa yang berani lakuin ini sama kamu”ucap Kevin dengan penuh marah sedangkan kayla hanya menangis tak mampu untuk berkata-kata.
__ADS_1
“Lebih baik kita bawa kayla ke uks”ucap stefanie
“Tapi baju kaylanya kotor bagaimana kalau dia masuk angin”ucap Rizky yang tumben saja otaknya agar encer.
“Kalian tungguin kayla gue mau beli dulu baju ke koperasi”ucap Kevin sambil berjalan meninggalkan mereka.
kay lo gak apa-apa kan?”tanya Lisa yang sangat cemas melihat kayla yang seperti ini.
“Enggak kok”ucap kayla dengan tangisannya.
“Siapa yang lakuin ini sama lo?”tanya Rizky yang tidak terima sahabatnya seperti ini.
“Kay Maafin kita yah harusnya kita tadi Anter kamu ke toilet”ucap stefanie dengan penuh penyesalan.
“Gak apa-apa kamu gak salah kok memang aku yang veroboh”ucap kayla yang berusaha untuk tegar.
“Gak bakalan gue Biarin orang yang udah buat lo seperti ini”ucap Lisa sambil mengepalkan tangannya.
Dan tak lama pun akhirnya Kevin datang dengan membawa baju yang telah di belinya dari koperasi dan segera memberikan baju tersebut kepada kayla.
“Ini kamu ganti dulu bajunya nanti masuk angin”ucap Kevin sambil memberikan kantong kresek berisi baju.
“Kak Kevin sama Rizky keluar dulu ini kan toilet wanita”ucap stefanie.
“Yaudah kita keluar”ucap Kevin tak kala keluar dari toilet dengan diikuti oleh Rizky.
“Yaudah kamu ganti dulu kay”ucap Lisa
“Yaudah aku ganti baju dulu”ucap kayla tak kala masuk ke dalam toiletnya untuk berganti pakaian.
“Kira-kira siapa yang berani lakuin ini sama kayla?”tanya Lisa.
“Feeling gue sih kalau bukan kak Rose kak Silvi siapa lagi yang membenci kayla kalau bukan mereka berdua”ucap stefanie sambil terus berpikir.
“Gue setuju ucapan lo pokoknya gue gak bakalan tinggal diam”ucap Lisa yang penuh amarah.
“Lo sabar dulu lis”ucap stefanie menenangkan.
“Gue gak bisa sabar Fanie, lo tunggu kayla gue mau samperin nenek lampir itu”ucap Lisa dambil berjalan keluar dengan penuh amarah.
“Aduh gimana ini”ucap stefanie yang bingung harus mengikuti Lisa atau menunggu kayla.
__ADS_1