
Hari-hari telah berlalu dan Lisa masih saja tidak sadarkan diri sedangkan yang lainnya sedang test ujian masuk perguruan tinggi. Bu wulan menangis karena anaknya yang tidak bisa mengikuti ujian tersebut pasti sangat kecewa dan marah, sedangkan kayla masih dengan setia menunggu Lisa di rumah sakit dengan sesekali dia bercerita dan membacakan buku untuk Lisa.
Hari ini karena Bu wulan dan pak Farhan ada di rumah sakit menjaga Lisa sehingga kayla bisa keluar sebentar untuk melihat sahabatnya yang akan ujian, kayla yang sekarang tidak di perbolehkan oleh keluarga nya untuk membawa mobil karena takut kecelakaan seperti Lisa tetapi kayla tidak keberatan karena dia lebih suka menaiki angkutan umum saja.
Kayla yang sedang berada di kampus tempat mereka test, dia duduk dan menunggu di kantin karena Reynad yang sedang ada kelas begitu pun dengan yang lainnya, kayla yang bosan sambil membuka bukunya.
“Temennya Nathan?”tanya renaldi tak kala melihat kayla yang sedang duduk sendirian.
“Iya temennya Nathan”ucap kayla dengan singkat.
“Sendirian aja?”tanya renaldi karena kayla yang duduk sendirian dan tidak bersama orang lain.
“Iya kak, lagi nunggu temen yang lagi ujian masuk”ucap kayla tersenyum.
“Kamu gak ikut ujian?”tanya renaldi yang semakin penasaran.
“Enggak kak, udah masuk jalur undangan”ucap kayla tersenyum dan membaca bukunya kembali sedangkan renaldi masih tetap berbicara dengan kayla yah menggoda kayla tapi kayla cuek karena jangan sampai Reynad tau berabe.
“Boleh minta nomor handphonenya?”tanya renaldi belum juga kayla menjawab sudah datang Reynad dengan wajah yang kesal.
“Kamu pasti bosan yah sayang sendirian”ucap Reynad memanggil kayla dengan sebutan sayang. Agar orang tau bahwa kayla pacarnya dan tidak ada orang yang berani mendekati kayla lagi.
“Enggak kok ada gue”ucap Renaldi dengan tersenyum.
“Lo ngapain sih gangguin pacar orang, balik sana”ucap Nathan yang baru saja datang dan duduk bersama mereka yang mau tidak mau renaldi menjauh dari mereka.
“Ciee udah punya gebetan aja”ucap Reynad padahal dia yang mengejek kayla, dalam hatinya dia kesal kepada kayla.
“Maklum pesona aku yang orang melihat pun sudah cinta”ucap kayla yang ingin membuat Reynad semakin cemburu saja.
__ADS_1
“Pesona kayla memang luar biasa Rey, makannya lo harus jaga dia dengan baik dan kemungkinan saat Kevin balik dia bakal rebut kayla dari lo”ucap Nathan yang tau bagaimana kelakuan Kevin yang lebih kejam dari pada siapapun di gengnya.
Sedangkan kayla mendengar itu dia sadar bahwa hatinya memang masih ada sedikit untuk Kevin hanya saja mungkin rasa kecewanya melebihi apapun.
“Gak akan gue Biarin dia rebut kayla lagi, lo jangan mikirin hubungan gue sama kayla deh lo pikirin hubungan lo sama Lisa yang belum membaik”ucap Reynad yang enggan membicarakan Kevin karena takut kayla yang mengingat kembali Kevin.
“Iya iya, gue juga ingat kok, gue juga pengen selalu ada di samping Lisa saat Lisa terbaring tapi lo tau kak Ervan yang selalu melarang gue untuk berada di sampingnya Lisa”ucap Nathan karena Ervan yang masih tidak mengizinkannya bertemu dengan Lisa.
“Kayanya nanti malem kak Nathan boleh jaga Lisa. Soalnya malam ini kak Ervan gak bisa ke rumah sakit karena ada tugas yang harus ia kerjakan”ucap kayla memberikan peluang karena dia tau Nathan mulai serius dan mencintai Lisa.
“Oke, kalau Ervan gak ada gue kesana yah”ucap nathan yang mulai tersenyum dan bahagia karena akhirnya ada waktu untuk bersama dengan Lisa.
Mereka yang sedang berbicara pun datang Rizky dan Stefanie dengan wajah yang tampak lesu dan lelah.
“Kalian kenapa?”tanya Kayla melihat sahabatnya yang lesu.
“Iya kay. Gue juga kayanya gak akan lulus di sini, tapi gue gak mau jauh dari lo”ucap Rizky yang sudah mulai nyaman bersama dengan sahabatnya, Rizky yang memeluk kayla untuk mendapatkan semangat.
Reynad yang melihat itu dia langsung melepaskan pelukan Rizky dari kayla, dia sangat cemburu ketika melihat kekasihnya di peluk oleh orang lain.
“Kak Reynad posesif banget deh, namanya juga butuh semangat”ucap Rizky kesal karena Reynad menjauhkannya dari kayla.
“Gue gak rela kayla deket-deket lo nanti di ketularan bego nya”ucap Reynad dengan wajah sinisnya melihat ke arahnya Rizky dengan tatapan yang jijik.
“Muka lo tuh bikin jijik makannya Reynad larang lo deket kayla, takutnya kayla ketularan jijik”ucap Nabila yang baru saja datang bersama dengan nasya.
“Iya kayanya Ky, bukannya Reynad cemburu hanya saja takutnya kayla terbawa aneh kaya lo”ucap nasya yang ikut mengejek Rizky.
“Gue segitunya yah, padahal gue ganteng lo, tak ada yang sanggup menandingi kegantengan gue”ucap Rizky dengan percaya dirinya.
__ADS_1
“Kalau lo ganteng lo pasti gak jomblo”ucap Nabila yang mengejak Rizky.
“Gue ganteng kok, dan gue juga yakin lo bakalan tergila-gila sama gue”ucap Rizky sambil melihat ke arah Nabila dengan tatapan genit dan kegantengan nya.
“Wle, gue gak bakalan mau yah, selera gue tinggi”ucap Nabila yang malah saling mengejek dengan Rizky.
“Gue heran tiap kalian ketemu ribut terus, jangan-jangan jodoh”ucap Reynad yang sudah muak melihat Rizky dan Nabila yang saling mengejek.
“Iya kayanya kak mereka sebenarnya saling suka deh”ucap kayla yang malah menjodohkan keduanya.
“Amit-amit gue gak bakalan mau sama dia”ucap Nabila sambil mengetuk-ngetuk kepalanya.
“Apalagi gue hah gak bakalan mau sama dia, nanti kegantengan gue turun”ucap Rizky yang tidak kepikiran untuk bersama dengan Nabila.
“Udahlah kalian malah berantem ih, ayo kay lebih baik kita ke rumah sakit lihat Lisa dari pada lihat mereka yang berantem terus gue pusing”ucap stefanie yang dimana otaknya sudah sangat pusing di tambah lagi dengan Rizky dan Nabila yang bertengkar terus.
“Kamu gak mau nunggu kak edwar?”tanya kayla yang dimana tidak melihat edwar sama sekali.
“Kak edwar masih ada tugas, kita duluan aja”ucap stefanie yang Dimana dia sudah sangat kangen kepada Lisa.
“Sayang, tapi kakak gak bisa Anter gak apa-apa kan? Masih ada kelas”ucap Reynad karena memang masih ada satu mata kuliah yang belum.
“Yaudah kak, gak apa-apa kayla naik taksi aja”ucap kayla karena memang dia tidak membawa kendaraan.
“Mereka sama gue aja, gue juga mau ketemu sama Lisa”ucap Rizky yang dimana dia juga sudah sangat merindukan sahabatnya yang tak kunjung sadar, hampa yang pasti mereka hampa apalagi mereka yang sudah berteman cukup lama.
“Yaudah hati-hati yah”ucap Reynad yang sebenarnya dia khawatir tetapi apa boleh buat.
Kayla dan sahabatnya pulang lebih dahulu sedangkan Reynad bersama yang lainnya masuk kembali ke dalam kelas karena masih ada jadwal yang tidak bisa mereka tinggalkan.
__ADS_1