Jakarta love Story

Jakarta love Story
Lisa ngambek


__ADS_3

Ervan yang keluar dari rumahnya dan melihat kayla dan Nathan yang sedang saling berbicara membuat Ervan merasa sangat heran.


“Udah pulang kalian?”tanya Ervan yang baru saja keluar dari rumahnya dan menatap mereka semua.


“Udah kak”ucap Lisa simpel karena ia yang masih saja kesal.


“Kalian udah pulang? Ayo makan dulu gue lagi belajar bikin steak kalian cobain yuk”ucap nasya yang baru saja keluar dari rumahnya Ervan dengan senyumnya.


“Gue balik aja nas”ucap Reynad yang merasa tidak enak untuk bergabung, ia tidak nyaman apalagi hubungannya bersama dengan Ervan masih belum saja membaik.


“Janganlah, ayo makan dulu, kay ajak Reynad masuk”ucap nasya yang menyuruh kayla mengajak Reynad karena memang hanya kayla yang dekat dengan Reynad.


“Ayo kak mampir dulu”ucap kayla menarik tangannya Reynad karena ia tau kalau Reynad merasa tidak nyaman berada disana.


“Lis ayak Nathan mampir juga”ucap Ervan menyuruh adiknya untuk mengajak Nathan mampir kerumahnya.


“Santai aja van, gue gak usah disuruh udah bakalan mampir”ucap Nathan yang memang dia berniat untuk mampir agar melihat kayla yang makan karena ia khawatir kalau kayla tidak mau makan.


“Yaudah ayo masuk”ucap Ervan yang berjalan lebih dahulu begitupun dengan yang lainnya yang berjalan mengikutinya dari belakang.


Mereka pun duduk dengan di meja makan dengan masih saja terdiam sedangkan nasya yang menaruh satu persatu makanan yang ia buat di meja itu.


“Kay ayo makan dulu”ucap Nathan memberikan perhatian karena ia yang masih khawatir kayla tak ingin makan.


“Iya kak kayla makan kok”ucap kayla sambil melihat ke arahnya Nathan dimana ia pun mulai memotong steaknya.

__ADS_1


“Gimana enak gak kay?”tanya nasya yang penasaran dengan komentar orang lain karena ia yang baru saja belajar memasak.


“Lumayan enak kak, hanya saja terlalu asin”ucap kayla tak kala selesai menyuap satu suapan steaknya.


“Nas lo mau nikah asin begini”ucap Nathan ia terkadang berbicara seperti orang normal tetap terkadang juga jutek.


“Haha Sorry yah kalau makanan gue gak enak tapi yah siapa sih yang gak mau nikah”ucap nasya yang mendengarkan komentar tentang makanannya dari yang lain.


“Gimana van tuh nasya udah mau nikah”ucap Nathan mengejek nasya.


“Nikah? Entah aja selesai kuliah gue nikahin dia”ucap Ervan tertawa karena memang ia berbiat untuk menikahi nasya setelah ia selesai kuliah.


“Lis kenapa diam terus?”tanya Ervan karena tidak biasanya adiknya terdiam apalagi tatapan Lisa yang terlihat berbeda dan sangat terlihat lelah.


“Enggak kak, lusa cuman lelah aja”ucap Lisa berbohong karena ia tidak ingin yang lain tau bahwa sebenarnya dia sangat kecewa akan Nathan yang masih dan membahas dan perhatian sama kayla.


“Gue juga gak tau van, sedari tadi pun dia terlihat aneh”ucap Nathan karena ia yang memang tidak tau apa yang terjadi dengan Lisa yang bagaimana ia yang memang sangat cuek dan tidak peka.


“Lis kamu kenapa Diem aja?”tanya kayla yang penasaran juga karena sedari tadi Lisa hanya berdiam diri saja.


“Enggak kay”ucap Lisa yang tak ingin tau bahwa sebenarnya ia sangat marah kepada Nathan karena di yang selalu saja membahas kayla saat di danau tadi.


“Jujur dong lis kamu kenapa? Apa kamu kepikiran masalah aku?”tanya kayla takutnya Lisa memikirkan keadaannya dan kejadian yang terjadi di sekolah tadi.


“Udah kay, mungkin Lisa lagi badmod aja”ucap Nathan yang meminta kayla untuk tidak berpikir tentang Lisa.

__ADS_1


“Udahlah kalian gak akan ngerti gue kenapa”ucap lisa yang beranjak dari tempat duduknya ia marah kesal dengan mata yang berkaca-kaca, ia yang sangat kesal karena Nathan yang tidak peka dengan apa yang terjadi, padahal harusnya ia tau bahwa dirinya itu bersikap seperti itu karena dia yang tidak peka.


“Lis kemana? Kan makanannya belum di cicipi”ucap nasya yang melihat adik iparnya pergi apalagi lisa yang sama sekali tidak menyentuh makanannya.


“Lisa mau istirahat kak cape”ucap Lisa yang berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya tanpa menghiraukan Nathan, biasanya ia akan sangat bahagia tak kala Nathan yang berkunjung ke rumahnya tetapi berbeda sekarang mungkin Lisa yang sudah mulai bosan terhadap Nathan yang masih saja tidak mencintainya.


“Yaudah Biarin aja. Mungkin Lisa memang lagi cape aja. Lebih baik lanjut aja makannya kasihan Nasya masak”ucap Ervan bagaimana pun ia bingung harus bagaimana terhadap adiknya karena dia yang sangat sulit memahami perasaan wanita karena dia sendiripun yang cuek terhadap perempuan.


“Yaudah, eh rey lo pacaran sama kayla?”tanya nasya spontan karena ia pun merasa penasaran akan hubungan kayla dan Reynad.


“Ohok ohok”Reynad yang tersedak karena pertanyaan dari nasya yang membuat ia sangat gugup dan tak dapat berkata apa-apa.


“Enggak kak, kayla sama kak Reynad hanya temenan aja”ucap kayla menjelaskan ia tau bahwa Reynad mungkin bingung menjawabnya apalagi Reynad yang mengharapkannya untuk membalas cintanya.


“Gue harap sebagai calon kakak ipar. Lo bisa memberikan keputusan terbaik, gue juga lihat kalau Reynad memang menyukai lo”ucap nasya yang ia mencoba untuk memberikan nasihatnya kepada kayla karena ia bagaimana pun sebagai orang yang lebih dewasa harus bisa memberikan pencerahan yang baik.


“Iya kak, lagian kayla memang masih ingin sendiri”ucap kayla ia yang masih tak ingin memulai hubungan sama siapapun termasuk Reynad tetapi kedepannya mungkin tak akan tau akan bagaimana antara dirinya dan Reynad ataukah dirinya yang akan menunggu Kevin pulang kembali dan kembali mencintainya lagi.


“Emang lo udah putus dari Kevin?”Tanya Ervan yang masih penasaran tentang hubungan antara kayla dan Kevin.


“Udahlah van jangan tanya hubungan mereka, dengan Kevin meninggalkan kayla tanpa pamit pun udah memperjelas hubungan mereka apalagi sekarang dimana dia disana bersama dengan Rose”ucap Nathan yang tak ingin kayla menjadi tambah banyak beban karena harus menjawab pertanyaannya Ervan karena ia pun tau bagaimana perasaan kayla saat ini yang pasti dia sangat hancur.


Kayla terdiam enggan untuk menjawab dan malah ia meneteskan air matanya, ia yang masih sedih ketika dia mengingat Kevin bagaimana pun dia sangat menyayangi dan mencintai Kevin apalagi Kevin yang merupakan cinta pertamanya sehingga sangat sulit untuk kayla melupakan Kevin.


“Kay kamu kenapa?”Tanya Reynad yang melihat kayla meneteskan air matanya.

__ADS_1


“Enggak kak”ucap kayla ia yang tak ingin menangis di hadapan yang lain tapi nyatanya air matanya tak dapat di bendung lagi.


__ADS_2