
Dipagi hari yang sangat indah ini seperti biasa di kediaman keluarga aditama semua orang tengah sibuk ya sibuk karena hari ini adalah hari Senin dan mereka semua siap-siap untuk pergi.
“Bu ada yang bisa kayla bantu”ucap kayla sambil menghampiri Bu Aminah
“Kamu siap-siap saja nak, ibu gak mau kamu kesiangan, ibu berpesan kamu sekolah yang bener yah nak, biar nanti jadi orang sukses gak kaya ibu seperti ini, kamu jangan dulu pacaran fokus saja apalagi kan kamu beasiswa jadi jangan sampai nilai kamu turun”ucap Bu Aminah karena tak ingin anaknya pacaran, kalau pacaran kan sekolahnya tidak fokus
“Baik ibu”ucap kayla sambil memeluk ibunya.
“Yaudah sekarang kamu anterin ini ke meja makan”ucap ibu memberikan makanan untuk di taruh di meja makan.
“Baik Bu”kayla berjalan menuju meja makan untuk menaruh makanannya.
Setelah semuanya selesai makan, mereka semua pamit untuk pergi ke sekolah dan menaiki mobil yang dikendarai oleh Ervan, kenapa Lisa gak bawa mobil sendiri yah karena Lisa belum cukup umur sehingga mau tidak mau tiap hari harus bareng Ervan.
“Kalian gak keberatan kan kalau gue jemput dulu nasya”ucap Ervan
“Iya apa-apa kok kak”ucap Lisa sambil melihat ke arah jendela.
Tak lama mereka sampai di rumah nasya, nasya memasuki mobil Ervan dengan senyum sinis nya, entah mengapa akhir-akhir ini nasya semakin cemburuan kepada kayla.
“Tumben minta dijemput”tanya Ervan
“Lagi pengen dijemput pacar aja sayang”ucap nasya sambil memegang tangan Ervan.
“Jangan mesra-mesraan ini kita di belakang jomlo”ucap Lisa karena merasa iri melihat Kaka nya mesra-mesraan.
“Sirik aja loe”ucap Ervan dengan wajah datar
Sedangkan kayla hanya tersenyum melihat tingkah adik Kaka ini, terkadang walaupun Ervan cuek dan dingin tapi Ervan sangat perhatian.
“Kayla loe gimana sekolahnya?ucap Ervan sambil melirik kebelakang.
“Alhamdulilah kak baik lancar gak ada gangguan”ucap kayla meyakinkan
“Gak perlu ditanyakan lagi lah kak kayla kan pinter pasti kalau urusan sekolah lancar”ucap Lisa dengan heran tumben kakanya bertanya sama orang lain.
“Ya maksudnya bukan gtu lis, tapi kayla ntar kalau loe di bully lagi loe bilang kita yah”ucap Ervan
“Udah sayang kayla udah dewasa kok jangan khawatirkan dia”ucap nasya dengan penuh cemburu.
__ADS_1
Tak lama pun akhirnya sampai di halaman sekolah dan mereka pun segera turun dari mobilnya. Lalu datang edwar dan stefanie menghampiri.
“Stef, kamu bareng sama kak edwar?”tanya kayla
“Enggak, ketemu disini”ucap stefanie
“Gue nungguin dia disini, gue kangeun gak lihat pujaan hati gue sehari pun”ucap edwar dengan wajah genitnya.
“Loe pagi-pagi jangan ganggu anak orang”ucap Ervan serasa menepuk pundak edwar
“Eh loe bro kang bucin”ucap edwar melihat ke arah Ervan
Nasya, Ervan dan edwar berjalan memasuki sekolah, tersisa kayla, stefanie dan Lisa.
“Eh gue gak kuat kebelet, gue duluan yah”ucap Lisa
“Mau kita temenin”ucap kayla
“Gak usah gue bisa sendiri”ucap Lisa sambil berjalan terburu-buru menuju toilet.
“Oh iya kay, waktu nonton kenapa kamu gak gabung sama kita”tanya stefanie
“Itu Kevin menyebalkan, membawa gue ke tempat berbeda”dengan muka kesel ya.
“Ntahlah aku gak tau, kenapa kamu melihat ke arah Ervan terus, kamu suka sama kak ervan yah”ucap kayla yang sejak tadi melihat stefanie melirik ke ervan.
“Enggak kok kata siapa?”ucap stefanie
“Aku tau kamu suka sama dia, dari tatapan kamu ke dia itu beda dengan tatapan kamu ke yang lain”ucap kayla
“Emang begitu yah kay, ah gue malu ketahuan sama loe”ucap stefanie dengan muka yang semakin memerah.
“Gak usah malu, aku gak akan kasih tau Ka ervan kok, semenjak kapan kamu suka sama kak ervan?”tanya kayla
“Aku suka sama di dari SMP kebetulan kita satu SMP, tapi dari dulu dia cuek, dia susah dideketin dan gue merasakan sakit saat tau dia pacaran sama kak nasya, tapi entah mengapa gue gak bisa lupa in dia walaupun dia udah pacaran sama kak nasya”ucap stefanie
Tak lama mereka sampai kedalam kelas yang sudah ada Rizky dan Lisa.
“Kalian lama banget jalannya”tanya Lisa
__ADS_1
“Biasa tadi kita sambil ngobrol”ucap stefanie sambil duduk
“Ki, loe gila apa? Masa loe nonton bioskop ajak-ajak Silvi sih, kan gue jadinya nonton gak mood”ucap Lisa yang masih kesel dengan kelakuan tetangganya.
“Kan dia baik, kapan lagi gue bisa jalan bareng dia, itu adalah sebuah keajaiban dimana sang bidadari mau jalan bareng gue, itu bagaikan mimpi” ucap Rizky
“Stress loe, ucap stefanie dan Lisa bersamaan.
“Mungkin Rizky lagi bucin ke kak Silvi?”ucap kayla sambil tersenyum
Tak lama datang Bu Ambar guru pelajaran matematika yang dimana pelajaran ini paling males buat semua orang tapi tidak dengan kayla, kayla sangat menyukai pelajaran matematika.
“Gue males banget matematika”ucap Lisa berbisik kepada stefanie
“Sama gue juga males”ucap stefanie.
“Kay loe apa gak males yah belajar”tanya Rizky karena selalu melihat kayla rajin dalam belajarnya gak males-malesan.
“Nggak kok”ucap kayla sambil terus tersenyum
“Lisa, stefanie, Rizky kalian diam”ucap Bu Ambar yang melihat sejak tadi mereka ngobrol terus.
“Rizky kamu kerjain no 1, Lisa kamu kerjain no 2, stefanie kamu kerjain no 3”ucap Bu ambar, karena Bu Ambar paling tidak suka saat pelajarannya ada murid yang berbicara.
Iya Bu”ucap ketiga nya sambil berjalan ke depan kelas. Mereka yang sejak tadi tidak memerhatikan Bu Ambar menjelaskan sehingga mereka tidak tau cara mengerjakan soalnya.
“Sial”gumam Rizky dia kebingungan bagaimana caranya menyelesaikan soal ini.
“Stefanie loe bisa kan?”tanya Lisa
“Gue tadi gak merhatiin, gue gak bisa”ucap stefanie
“Gimana nih?”tanya Rizky
“Kalian udah di depan aja masih ngobrol”ucap Bu Ambar dengan muka marahnya.
“Maaf Bu”ucap ketiganya bersamaan.
“Kalian keluar, kalian berdiri disana, jangan kemana-mana”ucap Bu Ambar yah sudah meluap emosinya.
__ADS_1
“Dan kalian sekali lagi kalau di pelajaran saya kalian gak boleh ngobrol, atau akan saya keluarkan”ucap Bu Ambar
Yah baru kali ini Bu Ambar terlihat marah, karena memang Bu Ambar adalah guru yang galak, yang kalau anak didiknya tidak memerhatikan pelajaran tidak segan untuk menghukumnya.