Jakarta love Story

Jakarta love Story
Drop lagi


__ADS_3

Tak kala mereka ingin pulang tetapi tiba-tiba Reynad merasakan pusing yang tidak dapat di hindari.


“Nath gue pamit dulu yah, bilangin sama kayla gue duluan”ucap Reynad yang segera berjalan meninggalkan pesta tersebut karena dia takut pingsan.


“Rey lo gak apa-apa?”tanya Nathan tetapi Reynad yang sudah lebih dulu pergi yang mau tak mau dia harus menyusul Reynad karena takut terjadi sesuatu kepada Reynad.


“Rey lo gak apa-apa?”tanya Nathan dimana hanya ada mereka berdua.


“Gue pusing nath”ucap Reynad dan tak lama dia pingsan untung saja mereka sudah sampai di parkiran dan Nathan segera memasukan Reynad ke dalam mobilnya dan segera membawanya ke rumah sakit.


Nathan yang panik ia membawa mobilnya dengan sangat kencang agar ia cepat sampai di rumah sakit.


Sedangkan kayla dan Lisa masih saja berdiri dengan kebingungan yang melanda karena Reynad maupun Nathan tidak ada di sana sedangkan orang tuanya sudah lebih dulu pulang karena Arsen yang sudah tertidur karena kecapean.


“Kay lihat kak Nathan?”tanya Lisa karena tidak melihat suaminya.


“Enggak lis, aku juga cari kak Reynad tapi gak ada, apa mereka udah pulang duluan gitu”tanya kayla sambil melihat ke kiri dan kanan untuk melihat Reynad tapi tak kunjung kelihatan.


“Katanya kalian mau pulang?”tanya stefanie yang baru saja keluar dari dalam ruangan pernikahan Rizky.


“Iya kita mau pulang tapi kak Reynad sama kak Nathan gak ada”ucap Lisa yang khawatir sekaligus bingung.


“Mungkin Nathan pulang duluan karena ada pasien”ucap edwar yang berpikir seperti itu.


“Tapi kok ngilangnya sama kak Reynad sih”ucap kayla yang heran padahal tadi Reynad sudah berjanji akan pulang bersamanya.


“Entahlah, mungkin mereka ada urusan, lo balik sama kita aja gue anterin”ucap edwar menawarkan tumpangan.


“Gak apa-apa kak, kayla sama Lisa naik taxi aja”ucap kayla yang tak ingin merepotkan orang lain.

__ADS_1


“Iya kak gak usah, kita bisa naik taxi kok kak edwar anterin stefanie aja takutnya dia lelah dan pengen istirahat”ucap Lisa yang melihat stefanie yang terlihat sangat kelelahan.


“Gak apa-apa, kita anterin kalian dulu aja”ucap stefanie yang tidak keberatan kalau edwar mengantar kayla dan Lisa.


“Kayla balik sama gue aja”ucap Kevin menarik tangannya kayla dan segera membawa ke mobilnya.


“Kak mau kemana?”tanya kayla yang tangannya di tarik dan Kevin membuka pintu mobilnya.


“Ayo gue Anter pulang”ucap Kevin mempersilahkan kayla masuk.


“Gak usah kak, biar kayla naik taxi aja”ucap kayla yang takut jadi bahan fitnah lagi.


“Ayo masuk, katanya lo mau pulang”ucap Kevin dengan nada tinggi.


“Tapi kak”ucap kayla yang ingin menolak.


“Ayo masuk”ucap Kevin menyuruh kayla masuk dan mau tak mau kayla pun masuk karena tak mau ada keributan.


“Masuk”ucap Kevin saat lisa yang datang menghampirinya sambil memanggil kayla.


Lisa masuk karena kayla yang sudah masuk lebih dulu, lalu Kevin menjalankan mobilnya meninggalkan gedung pernikahan.


“Kevin”panggil Rose karena ia yang mencari Kevin tetapi Kevin yang tidak ada di sana.


“Kak Kevin udah pulang”ucap stefanie yang berjalan menuju mobilnya meninggalkan Rose yang berteriak mencari Kevin.


“Awas aja lo Vin, berani lo ninggalin gue”ucap Rose dengan kesal dan berjalan mencari taxi.


***

__ADS_1


Sedangkan Nathan yang membawa mobilnya dengan cukup kencang karena Reynad yang tidak sadarkan diri. tak lama ia sampai di rumah sakit dan segera menelpon perawat untuk meminta tandu untuk membawa Reynad dan tak lama para perawat dan dokter datang. Mereka segera menurunkan Reynad dari mobilnya dan membawa nya.


“Rey bangun Rey”panggil nathan karena Reynad yang tak sadarkan diri.


“Dok kenapa Reynad seperti ini?”tanya Bu Amelia yang sudah datang karena di telpon oleh nathan.


“Tenang tante yah, Rey lagi di periksa dan semoga ia dia baik-baik saja yah”ucap nathan yang hanya bisa menenangkan Bu Amelia yang panik, apalagi Bu Amelia yang datang sendirian tanpa di dampingi pak Revan karena pak Revan yang masih ada pekerjaan.


“Tapi dok Reynad, Reynad lagi kesakitan”ucap Bu Amelia yang menangis karena dia yang khawatir dan anaknya yang selalu kesakitan.


“Sabar yah tante, nathan yakin kalau Reynad akan baik-baik saja, lebih baik kita berdoa yah”ucap nathan yang memegang pundaknya Bu Amelia untuk memberikan semangat, sedangkan Bu Amelia hanya bisa menangis karena Reynad yang terus saja drop, Nathan pun beberapa kali mendapatkan telpon dari Lisa tetapi dia tidak menjawab karena dia yang bingung harus menjawab apa.


Nathan dan Bu Amelia senantiasa berdoa agar Reynad yang selamat dan segera melewati masa kritisnya itu dan tak lama dokter keluar.


“Gimana dok anak saya?”tanya Bu Amelia yang sudah tak sabar ingin tau apa yang terjadi terhadap anaknya tersebut.


“Pasien masih dalam tahap kritis Bu, dan hal yang harus kita lakukan adalah operasi walaupun hanya ke mungkin kecil untuk dia sembuh”ucap dokter karena penyakit Reynad terlambat di ketahui karena dia yang mengabaikan penyakitnya karena dia beranggapan hanya sakit biasa.


Bu Amelia mengis dan terduduk karena dia yang tak sanggup melewati ini semua, mungkin ini adalah kesalahannya yang tidak perhatian kepada Reynad dimana dia hanya fokus pada kerjaannya saja sedangkan anaknya tidak ia pikirkan entah mengapa penyesalan selalu terlambat andai waktu dapat terulang kembali dia pasti akan memperhatikan Reynad lebih baik lagi.


“Iya terima kasih dok”ucap Nathan mewakili karena Bu Amelia yang menangis tak mampu menjawab.


Nathan yang melihat Bu Amelia menangis dia teringat akan kayla dan kalau sampai kayla tau bahwa Reynad sakit pasti hatinya sangat hancur dan akan merasa sangat bersalah.


“Udah tante sabar yah. Nathan yakin Reynad akan baik-baik aja yah”ucap Nathan yang membawa Bu Amelia menuju tempat duduknya.


“Makasih yah dok”ucap Bu Amelia mengucapkan terima kasih”saya lihat keadaan Reynad dulu yah”ucap Bu Amelia Dengan menyeka air matanya dan berjalan memasuki ruangan putranya tersebut sedangkan Nathan hanya melihat dari luar karena dokter tidak mengizinkan banyak orang masuk ke dalam ruangan itu.


“Rey ayo bangun, ayo mamah dan papah butuh kamu”ucap Bu Amelia sambil menangis.

__ADS_1


“Rey ayo bangun, kata nya kamu mau menikah sama kayla, kayla nunggu kamu ayo Rey”ucap Bu Amelia karena dia tah betapa Reynad mencintai kayla dan begitupun sebaliknya.


“Ayo Rey kayla nunggu kamu jangan sampai di ambil orang”ucap Bu Amelia yang berharap Reynad sadar.


__ADS_2