Jakarta love Story

Jakarta love Story
Reynad cemburu


__ADS_3

Mereka yang terus saja berbicara tentang kayla sampai sadar bahwa Lisa akan telat.


“Ah Lisa telat”ucap Lisa tak kala ia melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 6.45 dan pasti akan telat karena perjalanan dari rumah kesekolah memerlukan waktu 30 menit.


“Makannya jangan ngobrol terus”ucap Ervan tak kala mendengar ucapan adiknya bahwa ia terlambat untuk pergi kesekolah karena sedari tadi ia berbicara terus menerus.


“Yaudah Lisa berangkat yah pah”ucap Lisa seraya beranjak dari duduknya dan berlari meninggalkan orang tuanya.


“Bentar kan mau kakak anterin”ucap Ervan yang segera berlari mengikuti adiknya tersebut karena sampai sekarang adiknya belum boleh untuk membawa mobil karena Ervan yang masih khawatir dan takut terjadi sesuatu kepada adiknya.


Sedangkan kedua orang tua mereka hanya geleng-geleng melihat tingkah kedua anaknya apalagi Lisa yang masih saja tidak ada perubahan dan selalu saja bangun kesiangan kalau tidak di bangunkan oleh mereka.


Sedangkan di luar ada Nathan yang tengah berdiri di samping motornya karena hari ini mereka sudah berniat untuk pergi kuliah bersama, karena mereka yang tak bisa berjauhan antara satu dengan yang lainnya.


“Ah telat kan”ucap Lisa yang gelisah karena telat dan pastinya akan macet.


“Nath gue minta tolong, lo anterin Lisa yah biar gak terlalu telat, naik mobil kan takutnya telat karena macet”ucap Ervan karena memang menaiki mobil akan macet dan akan malah menambah waktu.


“Oke siap”ucap Nathan yang tak banyak berbicara dan hanya bilang iya saja karena ia pun bingung kalau harus menolak suruhan Ervan.


“Tapi kak”ucap Lisa yang enggan untuk di antar oleh Nathan karena akan merasa sangat canggung.


“Jangan banyak bicara ini kalau gak buru-buru pergi pasti telat”ucap Ervan yang mendengar adiknya banyak protes bukannya bergegas pergi karena akan telat malah banyak bicara.


“Iya iya kak”ucap Lisa meraih helmnya dari Nathan dan menaiki motor Nathan yang sudah siap untuk berangkat, Nathan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi karena takutnya lisa akan telat, suasana antara Nathan dan lisa masih terasa sangat canggung karena lagi-lagi lisa yang mulai cuek akan Nathan karena Nathan yang tidak pernah memberikan penjelasan antara hubungannya.


Sedangkan kayla sudah sampai lebih dahulu karena memang dia lebih dulu datang bersama dengan Reynad.

__ADS_1


“Makasih kak”ucap kayla sambil memberikan helm dan jaketnya kepada Reynad.


“Sama-sama”ucap Reynad tersenyum sambil membawa jaketnya dari kayla.


“Yaudah kayla masuk yah kak”ucap kayla berpamitan kepada Reynad untuk masuk ke salam sekolah karena sebentar lagi akan masuk sekolah.


“Hati-hati”ucap Reynad tak kala kayla berpamitan ia melihat kayla yang hendak masuk.


Tetapi saat Kayla masuk ada seseorang yang mendekati ke arah kayla dan terlihat seperti murid baru.


“Kak kayla”tanya laki-laki tersebut tak kala mendekat ke arahnya kayla.


“Iya siapa yah?”tanya kayla tak kala ada orang yang menyapanya ia membalasnya dengan senyuman.


“Ini aku Steven anak baru, boleh aku minta nomor handphone nya Kakak?”tanya Steven karena ia sudah memerhatikan kayla saat kayla yang menjadi panitia ospek, Steven pun memberikan handphonenya agar kayla menulisakan nomornya.


“Kak Reynad belum pergi?”tanya kayla yang heran padahal ia tau tadi Reynad sudah bersiap untuk pulang.


“Ini siapa kak?”tanya Steven karena yang ia tau bahwa kayla yang memang tidak mempunyai pacar dan jomblo.


“Calon pacarnya kayla, ingat jangan pernah deketin kayla atau gue gak akan Biarin hidup lo tenang”ucap Reynad dengan marah karena ada laki-laki yang mendekati kayla.


“Baru calon, Masih ada kesempatan buat gue kan?”tanya Steven dengan PDnya karena Steven pun memang cukup tampan dan anak orang kayla yang pasti dia sangat percaya diri untuk mengejar perempuan walaupun itu kakak kelasnya.


“Gue gak bakalan Biarin lo deketin kayla”ucap Reynad yang tetap dengan egonya, bahwa tak ada orang yang akan bisa deketin kayla lagi, ia cemburu tak kala laki-laki lain mendekat ke arahnya kayla.


Kayla yang mendengar itu semua, menjadi bingung dan harus bagaimana karena sudah akan masuk kelas tetapi malah meladeni Reynad dan adik kelasnya.

__ADS_1


“Kamu masuk dulu yah”ucap kayla yang mendorong Steven untuk masuk lebih dulu agar Reynad berhenti berdebat dengannya.


“Oke kak, sampai jumpa nanti”ucap Steven melambaikan tangannya kepada kayla sambil tersenyum.


“Kak Reynad pulang yah, nanti telat ke kampusnya”ucap kayla yang mendorong Reynad untuk segera pergi.


“Tapi inget jangan kasih nomor handphone kamu sama laki-laki lain”ucap Reynad ia yang tak ingin siapapun laki-laki mempunyai nomor handphonenya kayla.


“Iya kak iya”ucap kayla yang melambaikan tangannya kepada Reynad, dan meninggalkan Reynad karena kalau tidak ia akan semakin pusing Lagi kalau sampai Reynad yang penuh dengan kecemburuan.


Kayla tau bahwa Reynad menyukainya hanya saja ia yang masih belum siap untuk menerima cinta siapapun karena menurutnya melupakan seseorang adalah hal tersulit baginya, apalagi laki-laki itu cinta pertamanya.


Kayla berjalan menuju ke arah kelasnya dengan terburu-buru karena hari ini akan upacara bendera dan ia sebagai ketua osis harus mempersiapkan untuk upacara.


Sedangkan di jalan Lisa masih saja diam, dia tidak banyak berbicara karena ia yang mulai akan move on dari Nathan karena sampai kapanpun Nathan tak akan pernah mencintainya.


Lisa pun sampai disekolahnya tapi naas dia terlambat masuk dan gerbang sekolah sudah di jaga oleh satpam dan beberapa pengurus osis yang memang di tugaskan untuk menjaga gerbang.


“Ah sial telat”ucap Lisa tak kala ia turun dari motornya Nathan.


Sedangkan Nathan hanya diam, dan mengambil helmnya dari Lisa.


“Kamu telat yah”ucap Adrian yang mendekat ke arahnya Lisa, Adrian memang menyukai Lisa dan berusaha untuk Lisa menjadi pacarnya saja Lisa yang tidak merespon itu semua.


“Iya”ucap Lisa dengan simpel.


“Yaudah ayo ikut aku”ucap Adrian menarik tangannya lusa untuk menuju ke gerbang belakang Dimana biasa ia memanjat tak kala ia kesiangan.

__ADS_1


Nathan yang melihat itu semua ia terasa kesal padahal jelas-jelas ia selalu saja menolak hatinya menyukai Lisa, dia masih tetap berpikiran menyukai kayla agar dia tidak menyukai Lisa, kalau sampai ia menyukai lusa bisa-bisa ia turun level dan sama dengan seseorang yang akan menelan ludahnya sendiri yang membuat Nathan merinding bila itu terjadi kepadanya.


__ADS_2