
Sah terdengar semua Orang berkata bahwa pernikahan mereka sudah sah secara hukum dan Agama dan semua orang yang berada disana menangis terharu begitupun dengan keluarganya dari Nathan yang tidak menyangka Nathan akan menikah di usia yang semuda itu.
“Selamat yah sayang”ucap Bu Sinta sambil memeluk anaknya tersebut.
“Om harap kamu bisa menjaga Lisa yah Nath, sekarang Lisa udah jadi istri kamu dan kamu wajib bertanggung jawab dengan segala sesuatunya”ucap pak Farhan sambil menepuk pundaknya Nathan.
“Iya om, tante, dan yang lainnya terima kasih udah restuin aku sama Lisa”ucap Nathan yang terharu dan menetaskan air matanya”dan untuk lo van Sorry gue yang melangkahi lo”ucap Nathan.
“Gue gak masalah Nath mau lisa duluan nikah atau kayla pun yang nikah gue gak masalah yang gue mau orang yang menjadi suami adik gue adalah orang yang baik dan bertanggung jawab”ucap Ervan membalas pelukan dari Nathan.
“Gue janji van, gue bakalan selalu ada dan bertanggung jawab kepada Lisa gue gak akan ulangi kesalahan gue sama Lisa”ucap Nathan sambil menangis.
“Kay kenapa Diem aja”tanya Ervan yang melihat kayla hanya berdiam diri dengan menetaskan air matanya.
“Kay lo mau nikah juga? Gue hubungi Reynad biar nikahin lo”ucap Nathan dengan tertawa karena dia bercanda.
“Enggak kok, aku hanya terharu aja melihat Lisa yang sudah menikah dan akhirnya dia bisa bersama dengan orang yang dia cintai”ucap kayla sambil tersenyum penuh haru.
“Kirain mau, kalau gitu gue telpon Reynad biar sekalian lo nikah mumpung ada penghulu”ucap Nathan yang terus mengejek kayla.
“Udah Nath, kamu jangan mengejek kayla terus dong”ucap Bu Sinta karena melihat anaknya yang mengejek Lisa.
“Enggak mah bercanda”ucap Nathan dengan wajah yang merasa bersalah.
__ADS_1
“Kay kamu sekarang boleh pulang sayang, yang jaga Lisa ada Nathan”ucap Bu wulan karena dia juga yang merasa kasihan kepada kayla yang harus menjaga Lisa apalagi melihat kayla yang semakin kurus saja.
“Iya kay lo pulang yah biar gue yang jaga Lisa, lo kan harus belajar jangan sampai nilai lo turun gara-gara lo jagain Lisa”ucap Nathan yang merasa kasihan kepada kayla.
“Iya karena sekarang kak Nathan udah jadi suaminya Lisa jadi aku rela mengalah menjaga Lisa tapi kalau misalkan kak Nathan ada tugas atau apa biar aku yang menjaga Lisa”ucap kayla yang memikirkan bagaimana perasaan Nathan sehingga dia yang mengalah dan membiarkan Nathan untuk menjaga Lisa.
“Yaudah nak Kayla mau pulang sama om dan tante, kebetulan om akan pulang karena kasihan Naufal sendirian di rumah”tanya pak Dimas yang diam mana dia akan pulang karena anaknya yang tidak ikut.
“Gak usah om. Kayla sama saya aja, kebetulan saya juga akan pulang karena yang menjaga Lisa ada Nathan”ucao Ervan.
“Yaudah kalau begitu. Semuanya kita pamit yah mohon maaf tidak bisa ikut menjaga Lisa karena masih ada hal yang harus saya urusi”ucap pak Dimas yang merasa tidak enak.
“Iya pak. Saya jadi gak enak yah gak ikut menjaga Lisa”ucap Bu Sinta.
“Nath jaga Lisa yah, mamah pulang dulu”ucap Bu dinya sambil menepuk pundak anaknya.
“Iya mah. Nathan akan menjaga Lisa”ucap Nathan sambil bersalaman kepada orang tuanya karena orang tuanya yang berpamitan.
Bu Sinta dan pak Dimas berpamitan meninggalkan Nathan dan keluarga Lisa yang masih berada di sana.
“Mah,pah, Nath gue sama kayla pamit yah mau pulang, kasihan kayla harus istirahat”ucap Ervan yang berpamitan.
“Hati-hati van, jaga kayla yah”ucap Bu wulan yang merasa khawatir dan seakan trauma kalau anaknya yang pergi takutnya terjadi sesuatu seperti Lisa.
__ADS_1
“Iya mah”ucap Ervan yang berpamitan.
“Tante sama om pulang aja sama Ervan, biar Lisa Nathan yang jagain”ucap Nathan karena merasa kasihan kepada Bu wulan dan pak Farhan yang selalu menjaga Lisa sampai mereka yang kurang tidur dan terlihat bagaimana lelahnya.
“Tapi Nath, tante gak enak meninggalkan kamu sendirian”ucap Bu wulan karena dia yang merasa kasihan kalau Nathan sendirian di rumah sakit.
“Enggak tante, Nathan akan menjaga Lisa kok dengan baik lebih baik om sama tante pulang aja, Lisa udah menjadi kewajiban Nathan”ucap Nathan.
“Yaudah Nath, tante titip Lisa yah kamu jaga Lisa dengan baik tante besok kembali lagi kesini kalau ada apa-apa kamu hubungi kita aja yah”ucap Bu wulan yang ia tak tega sebenarnya tetapi dia juga yang harus melihat Kaadaan di rumah dan dia juga tetap sebagai istri dan ibu yang harus mengurus rumah.
“Iya tante”ucap Nathan, dan akhirnya kayla, Ervan dan kedua orang tuanya pulang, mungkin ini adalah kali pertamanya setelah Lisa sakit semua Orang bisa pulang karena biasanya mereka akan gantian menjaga Lisa tetapi karena sekarang Nathan sudah menjadi suaminya Lisa sehingga mereka sudah sangat lega dan berharap Lisa cepat sadarkan diri.
Sedangkan Nathan yang berada di rumah sakit dia masih tetap memegang tangannya Lisa, dia sambil menangis karena dia yang tak percaya bahwa orang yang sedang terbaring ini adalah orang yang dia kenal selalu ceria, orang yang selalu membuatnya bahagia dengan segala tingkah konyolnya dan orang yang selalu mencintainya.
Kangen pastilah karena mungkin semenjak kecil mereka sudah bersama walaupun Nathan yang cuek kepada Lisa tetapi sekarang saat Lisa gak sadarkan diri dia tau arti kesepian dan rindu yang sesungguhnya.
“Lis bangun yuk. Aku udah jadi suami kamu, aku akan selalu ada di samping kamu dan bersama kamu terus tapi ayo bangun yuk”ucap Nathan sambil menangis dan terus memegang erat tangannya Lisa.
“Ayo lis bangun. Aku janji akan kabulkan semua keinginan kamu, aku janji, Maafin aku yah. Gara-gara aku kamu jadi begini”ucap Nathan yang terus menangis seketika Lisa pun menangis walaupun dia yang belum sadarkan diri.
Sedangkan di rumah kayla yang membereskan barang yang ia bawa ke kampus selama ospek dan sebagian pakaian yang akan dicuci, saat dia melihat handphonenya tidak ada satupun pesan dari Reynad apakah Reynad marah kepadanya atau Reynad yang merasa lelah sehingga Reynad yang tidak sempat menghubungi dia.
Kayla membersihkan badannya dan segera menganti pakaiannya karena dia yang haris tidur apalagi dia yang sangat mengantuk karena mungkin dia yang kurang tertidur dah kecapean.
__ADS_1