
Kayla yang merasa tidak tega mendengar ucapan Kevin ia akhirnya mendekat ke arah Kevin yang sudah mabuk parah dan menangis.
“Kak ayo pulang yuk, udah malam”ucap kayla dengan lembut ia berusaha membujuk sang mantan kekasih agar mau pulang karena Kevin yang sudah mabuk berat.
“Kayla, ini kayla kan? Gue gak mimpi”ucap Kevin yang sekilas melihat wajah yang sangat ia rindukan.
“Iya ini kayla, ayo pulang yuk kak udah malam, kakak juga udah mabuk berat”ucap kayla yang mencoba berbicara lagi dengan Kevin.
“Iya aku mau pulang”ucap Kevin yang berdiri tapi harus di papah oleh kayla.
“Kita bawa Kevin kemana ed?”tanya Ervan yang bingung harus di bawa kemana di saat Kevin yang sudah mabuk berat.
“Bawa kerumah lo aja, Kevin lagi marahan sama orang tuanya”ucap edwar yang mendengar tadi Kevin bercerita bawa ia Kabur dari rumah orang tuanya.
“Oke, lo mau ikut ke rumah gue atau balik?”tanya Ervan kepada edwar.
“Gue balik ke rumah aja, gue besok ada kerjaan, gue pamit yah lo jaga Kevin”ucap edwar yang berpamitan dan masuk mobil setelah mereka sampai ke parkiran, kayla pun memasukan Kevin ke dalam mobil di bantu oleh sang kakak.
Kayla duduk di belakang bersama dengan kevin sedangkan Ervan menyetir di depan.
“Vin lo ada-ada aja nyusahin hidup orang”ucap Ervan yang sedang memasang sabuk pengamannya begitupun kayla yang mencoba membantu kevin memasang sabuk pengamannya.
“Lo apa gak bisa Vin dewasa dikit aja, jangan dikit-dikit mabuk”ucap Ervan yang terus ngomel karena kesal kepada kevin.
“Lo ngomong begitu van karena lo gak tau bagaimana perasaan gue. Gue patah hati van”ucap kevin yang mabuk tapi tetap saja berbicara.
“Udah kak, udah jangan banyak bicara istirahat”ucap kayla yang memang kevin sudah sangat mabuk.
Ervan menjalankan mobilnya menuju ke rumahnya, sedangkan Kevin tertidur karena dia yang sangat mabuk, kayla pun sangat mengantuk karena ini memang sudah larut malam.
Tak perlu waktu lama mereka sampai ke rumahnya dan tak lupa Ervan di bantu kayla membawa Kevin ke kamar tamunya.
__ADS_1
“Kayla kamu tidur aja, biar kakak yang urus kevin”ucap Ervan yang melihat adiknya sudah mengantuk.
”gak apa-apa kalau kayla tidur kak?”tanya kayla setelah mereka membaringkan kevin di tempat tidur.
“Gak apa-apa kok, dari pada kevin berbuat macam-macam sama kamu”ucap Ervan takutnya Kevin mabuk dan melakukan sesuatu.
“Yaudah kayla ke kamar kak”ucap kayla yang berjalan menuju kamarnya meninggalkan kevin yang mabuk bersama kakaknya.
**
Pagi hari telah tiba, dan seperti biasanya di rumah itu tampak sibuk dengan semua orang yang sudah bersiap-siap untuk pergi bekerja dan Lisa yang harus kuliah karena ia yang masih belum lulus.
“Kay lo bikin apaan?”tanya Lisa karena tidak biasanya kayla membuat makanan yang berbeda.
“Aku buat obat pengar lis, kak Kevin mabuk lagi”ucap kayla yang meletakkannya di mangkuk.
“Kevin kenapa lagi sih, bikin ulah terus”ucap Nathan yang tak sengaja mendengar saat ia hendak mengambil minum.
“Apa ada kemungkinan mereka balikan yang?”tanya Lisa saat melihat ke pergian kayla.
“Kalau menurut aku, pasti mereka balikan toh mereka masih saling cinta”ucap Nathan karena melihat gerak geriknya kayla dan Kevin.
“Semoga saja”ucap Lisa yang memasak, ia mulai mencoba belajar untuk memasak karena dia yang sudah menikah dan harus bisa memasak.
Kayla mencoba mengetuk pintu kamar tamu karena dia tak enak kalau masuk begitu saja.
“Kak udah bangun”tanya kayla tapi masih tidak ada balasan dari Kevin.
“Kak kayla masuk yah”ucap kayla yang membuka pintunya dan masuk karena Kevin yang masih saja belum bangun.
“Kak ayo bangun yuk, udah siang minum ini dulu”ucap kayla yang takutnya setelah bangun kepala Kevin sakit.
__ADS_1
“Eumm masih ngantuk mah”ucap Kevin yang lupa kalau semalam ia mabuk dan di bawa ke rumahnya.
“Ayo bangun, kakak lagi gak di rumah, ini di rumahnya kak Ervan”ucap kayla yang mencoba membangunkan Kevin yang masih saja memakai selimut.
“Iya iya bangun”ucap Kevin yang setengah sadar lalu ia terbangun dan duduk dengan mata yang masih terpejam.
“Iya buka matanya kak Cepetan, ini minum dulu kayla mau pergi”ucap kayla yang kesal karena Kevin yang masih saja tidak membuka matanya.
“Iya iya, kamu ngapain di rumah kakak?”tanya Kevin yang heran dan lupa ia sedang berada dimana.
“Kakak Kevin semalam mabuk jadi sama kayla dan kak Ervan di bawa ke rumah, ayo minum dulu ini kayla mau pergi”ucap kayla yang memberikan minumannya kepada Kevin.
“Aww”ucap Kevin yang memang kepalanya masih sakit karena semalam ia yang mabuk berat.
“Lagian ngapain sih kak, mabuk begitu gak baik tau”ucap kayla yang kesal karena setiap ada masalah ia selalu saja begitu padahal sebelum ia pergi ke luar negeri dia tidak pernah seperti itu.
“Kalau kamu gak mau kakak seperti ini, kenapa kamu tolak kakak?”tanya Kevin sambil memandang ke arahnya kayla yang tengah duduk di sampingnya.
“Udah kak kayla gak mau bahas ini, kayla pamit dulu yah, minum ini yah, jangan lupa ikut sarapan juga sama yang lainnya”ucap kayla yang berdiri karena dia yang terburu-buru akan pergi.
“Tunggu, pergi kemana?”tanya Kevin menarik tangan kayla dan terjatuh di pelukannya. Mereka bertatapan cukup lama sampai akhirnya ia tersadar.
“Lepas kak, kayla mau pergi”ucap kayla yang mencoba memberontak.
“Kay gue mau bicara sama lo, lo jangan menghindar dong”ucap Kevin karena ada beberapa hal yang yang ingin ia tanyakan kepada kayla.
“Udah yah kak, nanti aja kita bicaranya kayla mau pamit dulu ada urusan”ucap kayla yang berusaha melepaskan gengaman tangannya Kevin dan untung saja ia bisa, kayla segera berlari keluar dari kamarnya dan membawa tasnya yang sudah ia taruh di kursi ruang keluarga.
“Mah, pah, kayla pamit yah”ucap kayla yang berpamitan kepada keluarganya.
“Kay lo mau kemana?”tanya Lisa yang heran melihat adiknya itu berlari dengan cepat.
__ADS_1
“Kayla mau ke rumah kak Reynad lis, kak Reynad ulang tahun”ucap kayla berteriak dan segera berlari keluar dari rumahnya dengan tatapan semua orang yang heran dengan ucapan kayla, apakah kayla sadar atau dia yang masih berpikir kalau Reynad masih ada.