
Kayla yang sudah berada di ruangannya dimana dia di gendong oleh Kevin, dengan semua karyawan yang kaget melihat itu semua.
“Kay yakin lo baik-baik aja gak perlu ke dokter?”tanya stefanie yang takut terjadi sesuatu kepada sahabatnya tersebut.
“Enggak kok, aku baik-baik aja kok, kamu jangan khawatir”ucap kayla yang tak ingin melihat sahabatnya itu khawatir kepadanya.
“Ini minum dulu”ucap Kevin yang memberikan minuman kepada kayla yang syok.
“Makasih kak”ucap kayla menerima minuman itu karena ia yang masih kaget dan butuh minum.
“Kak Rose sialan, kenapa sih dia selalu ganggu lo terus”ucap stefanie yang kesal dengan tingkahnya Rose yang lagi dan lagi selalu menganggu kayla dan tidak membuat kayla tenang.”lagian kak Kevin kenapa sih harus punya tunangan seperti itu, Kak Kevin lebih baik jangan ketemu kayla lagi deh aku gak mau kalau kayla di ganggu lagi sama kak Rose”ucap Stefanie yang marah dan ia yang juga kesal karena sepupunya itu yang diam saja tidak berbuat apa-apa untuk sekedar memutuskan hubungan diantaranya apabila memamg ia tidak mencintai Rose.
“Gue gak pernah tunangan sama Rose, lagian gue juga udah beberapa kali bilang sama dia bahwa gue memang gak cinta sama dia, tapi lo tau kan gimana Rose yang selalu saja menggap gue yang tunangannya dan lo juga tau kan kalau orang tua gue yanh selalu ingin gue manikah dengan Rose”ucap Kevin yang sudah bilang kepada Rose hanya saja Rose tetap mengejarnya.
“Kalau kak kevin tau begitu, om dan tante juga setuju kak kevin sama Rose, Fanie mohon kak kevin jauhin kayla, Fanie gak ingin kayla menderita”ucap stefanie memohon dan semoga saja kevin mendengarkan apa ucapannya.
“Gue gak bisa jauhi kayla, gue cinta mati sama kayla Fanie, gue harap lo ngerti”ucap Kevin yang mencoba meyakinkan sang sepupu.
__ADS_1
Sedangkan hari ini tak tau kenapa Ervan ingin datang dan melihat keadaan kayla, ia yang setelah selesai pekerjaannya datang ke kantornya kayla. Saat ia yang baru saja sampai lobi kantor sudah terdengar para karyawan yang berbicara tentang kayla.
“Gue gak nyangka deh, ternyata Bu kayla perebut tunangan orang”ucap Resepsionis yang tadi mendengar dengan jelas pembicaraan antara kayla dan juga Rose.
“Iya gue juga gak nyangka yah, Bu kayla terlihat polos dan baik tapi ternyata hatinya busuk”ucap Karyawan yang lainnya.
“Iya gue juga heran yah. Padahal Bu kayla cantik tapi kenapa harus ganggu hubungan orang, gue jadi kasihan lihat perempuan tadi”ucap Resepsionis itu yang ia melihat wajahnya Rose yang tampak bersedih dan kecewa kepada Kevin.
“Iya gue juga kasihan, tapi lo tau gak sih dengar-denger Bu kayla itu bukan anaknya pak Farhan ia hanya anak angkatnya, jangan-jangan Bu kayla juga yang merebut perusahaan dari anaknya pak Farhan”ucap karyawan lagi.
“Iya, ternyata Bu kayla jahat yah. Kasihan sama anaknya pak Farhan yang kekayaannya di rampas oleh Bu kayla”ucap karyawan lagi. Sedangkan Ervan yang mendengar itu ia yang marah dan kesal karena kayla yang di ejek oleh karyawannya tersebut.
“Hmm”ucap Ervan berdehem agar karyawan itu berhenti menjelek-jelekkan kayla karena dia yang sudah tak tahan lagi, seketika karyawan tersebut diam dan tertunduk.
“Kalian dengar yah. Saya kasih tau kalian, kayla gak pernah merebut perusahaan dari saya tapi saya sendiri yang memang tak ingin bekerja di perusahaan papah saya, jadi saya harap kalian jangan asal bicara yang Enggak-enggak tentang kayla dan kalian harus ingat satu lagi kayla gak pernah rebut tunangan orang lain, camkan ucapan saya”ucap Ervan yang kembali berjalan meninggalkan para karyawan itu yang hanya diam ketakutan.
“Gimana nih, kalau pak Ervan ngadu sama pak Farhan”ucap karyawan yang khawatir kedepannya takutnya Ervan ngadu dan ia akan di pecat.
__ADS_1
“Ia gue juga takut, kenapa sih kita bahas Bu kayla”ucap karyawan Dimana ia yang tak tau Ervan akan datang kesana.
Ervan yang terus berjalan dan mendengar banyak orang yang membicarakan kayla yang tidak-tidak dan membuat Ervan yang geram dan rasanya ingin memecatnya saja hanya saja ia yang memamg tidak bisa ikut campur dalam urusan pekerjaan.
Ia juga yang mendengar di ruangan kayla ada orang yang sedang ribut.
“Lo cinta mati sama kayla? Kalau lo cinta mati sama kayla 5 tahun kebelakang lo gak akan tinggalin kayla”ucap Ervan yang tiba-tiba datang.
“Kak Ervan”ucap kayla yang kaget karena kakaknya yabg tidak biasanya datang ke kantornya.
“Van, gue kan udah bilang, bahwa itu semua adalah akal-akalan orang tua gue yang ingin memisahkan kayla dan gue”ucap Kevin yang kembali menjelaskan.
“Tapi setidaknya lo kirim pesan atau apapun yang membuktikan bahwa lo masih sayang dan cinta sama kayla bukan pergi tanpa sepatah kata pun”ucap Ervan yang marah.
“Gue juga ingin kasih kabar sama kayla, tapi lo tau kan orang tua gue yang selalu memutuskan semua akses kepada kayla dan lo harus tau gue dengan semangat dan berusaha semampu gue agar lulus dengan cepat supaya kayla bisa kembali lagi sama gue, tapi apa 2 tahun setelah kepergian gue keluar negeri kayla pacaran dengan orang lain, lo gak tau hancurnya gue van”ucap Kevin yang mengeluarkan unek-uneknya yang selama ini terpendam dalam hatinya”dan lo harus ingat saat gue kembali gue gak pernah marah atau membenci kayla yang gak setia sama gue tapi gue kecewa karena orang yang gue yakini mencintai gue dengan tulus tapi dia juga yang tak bisa menunggu gue kembali”ucap Kevin yang meluapkan kekecewaan.
“Itu hal wajar Vin, apabila kayla menerima orang lain. Perempuan itu butuh yang selalu ada di sampingnya bukan laki-laki yang tidak ada kejelasan sama lo, apa lo tau saat lo pergi kayla juga hancur sampai kayla berusaha menyibukkan dirinya untuk hal yang lain agar ia tak ingat sama lo, walaupun kayla gak pernah cerita sama gue tapi gue tau bahwa kayla setiap malam selalu menangisi kepergian lo”ucap Ervan yang walaupun terlihat cuek tapi ia bisa tau kalau kayla yang diam-diam menangis untuk mencurahkan rasa sedih dan rindunya.
__ADS_1