
Kayla yang datang bersama dengan Bu wulan, kayla masih tampak berantakan karena pagi ini dia memang belum mandi tetapi dia malah kembali belajar padahal semalam juga dia belajar.
“Kak Reynad ada apa?”tanya kayla saat menghampiri Reynad yang tengah duduk bersama dengan Ervan dan pak Farhan.
“Jangan begitu kay, duduk dulu kamu”ucap Bu wulan menasehati kayla.
“Kalian bicara di taman belakang aja biar nyaman”ucap pak Farhan karena ia tau bagaimana perasaan Reynad pasti ia akan merasa malu kalau berbicara dengan kayla tetapi banyak orang yang mendengar.
“Yaudah mah, pah, kak Ervan kayla ke taman belakang dulu sama Reynad, ayo kak”ucap kayla yang berjalan lebih dahulu dengan wajah suntuknya dan terlihat dia memang sangat lelah.
Reynad mengikuti kayla dari belakang dengan membawa barang yang akan di berikan kepada kayla, tak perlu waktu lama mereka akhirnya sampai ke taman belakang lalu kayla duduk lebih dahulu.
“Ada apa kak? Kayla lagi belajar”ucap kayla terduduk lesu karena dia juga menahan rasa ngantuknya apalagi di selingi belajar untuk ujian serta dia juga yang mengajar les.
“Kamu gak kenapa-kenapa?”tanya Reynad duduk di samping kayla, memastikan kayla tidak terjadi apa-apa.
“Enggak kak, kayla baik-baik aja, cuman kayla ngantuk”ucap kayla sambil menguap.
“Kalau ngantuk istirahat dulu, jangan belajar, kamu itu gak perlu belajar kay, kakak yakin kok kamu bisa”ucap Reynad yang sangat percaya akan kayla.
“Tapi kak, kayla takut gak bisa, kalau kayla dapat nilai rendah bagaimana nanti kalau kayla gak dapat beasiswa kuliah”ucap kayla yang dimana ia ingin kuliah dengan uang beasiswa karena ia yang tidak ingin merepotkan orang Tua angkatnya.
“Kalau kamu gak dapat beasiswa, Kakak siap biayain”ucap Reynad, karena selain dia berkuliah dia juga mulai terjun ke bisnis orang tuanya.
“Gak gitu juga kali kak, jadi kakak mau apa? Kayla mau kembali belajar lagi”ucap kayla kesal karena Reynad yang mengganggu waktunya.
“Ini kakak cuman mau ngasih ini buat kamu”ucap Reynad sambil memberikan bingkisan yang ia bawa.
“Ini buat apa kak?”tanya kayla heran.
“Buat kamu, agar kamu semangat belajarnya”ucap Reynad yang selalu memberikan hadiah agar kayla semangat dalam melakukan apapun.
__ADS_1
“Eum, makasih kak”ucap kayla tersenyum ke arah Reynad.
“Iya, jangan lupa jawabannya”ucap Reynad tersenyum.
“Iya kak, iya, kayla masuk dulu yah”ucap kayla sambil berdiri karena ia akan kembali belajar.
Seketika Reynad menarik tangan kayla dan memeluknya, ia rindu yah rindu serindu-rindunya kalau di bilang bucin memang ia orang yang paling bucin dan tidak lelah mengejar kayla walaupun sudah satu tahu lamanya tetapi jawaban yang ia dapat selalu saja penolakan.
“Kak Reynad kenapa?”Tanya kayla bingung karena Reynad yang tiba-tiba memeluknya.
“Kakak cuman kangen kamu aja”ucap Reynad yang melepaskan pelukannya dari kayla.
“Yaudah kayla masuk, kak Reynad mau ke dalam lagi ketemu kak Ervan?”tanya kayla karena ia yang tak ingin berlama-lama disana karena ia yang harus kembali belajar.
“Kamu tidur dulu kay, jangan belajar terus jaga kesehatan yah, pokoknya gak mau tau sekarang tidur atau aku bakalan seasin kamu sampai nanti malam”ucap Reynad dimana ia yang takut kayla kecapean dia akan menemani kayla belajar.
“Gak usah kak, iya kayla tidur kok, tenang aja”ucap kayla tersenyum.
“Iya kak, kayla janji, Yaudah kayla masuk dulu”ucap kayla berjalan meninggalkan Reynad sendirian, ia memasuki rumahnya dan masih tetap kedua orang tua angkatnya dan Ervan sedang duduk.
“Reynad mana kay?”tanya Ervan karena hanya dia yang masuk ke dalam rumah.
“Kak Reynad pulang kak”ucap kayla yang menaiki tangganya.
“Kayla jadi semakin aneh”ucap Ervan yang melihat kayla seperti itu tidak biasanya.
“Van, mungkin kayla lagi kecapean sehingga gak mau terlalu banyak bicara”ucap Bu wulan yang mengerti keadaan anaknya tersebut. Karena selama tiga tahun Bu wulan selalu memperhatikan semua anaknya sehingga dia tau bagaimana sikapnya tak terkecuali kayla juga.
“Iya mah”ucap Ervan yang memakan camilan nya.
Sedangkan kayla yang kembali ke kamar, ia ingin belajar lagi tetapi dia juga ngantuk apalagi ada pesan dari Reynad yang menyuruhnya tidur sehingga dia memutuskan untuk istirahat dahulu dan melanjutkan belajarnya nanti saja.
__ADS_1
Sedangkan Lisa yang berada di kamar sebelah dia pun belajar, sambil sesekali mengirim pesan kepada Nathan tetapi tidak ada respon, Nathan itu sangat sudah membalas pesannya dari Lisa begitupun dengan telpon hanya di angkat sebentar saja, walaupun mereka jadian tapi bagi Lisa Nathan sama saja dengan dahulu.
“Kak bantuin Lisa belajar yuk”pesan dari Lisa dimana dia berharap Nathan akan mau membantunya belajar, tetapi sudah beberapa pesan yang ia kirim tapi sampai sekarang belum ada balasan. Sehingga membuat Lisa kesal dan marah.
Tapi dari pada dia berharap kepada Nathan dia lebih baik belajar bersama kayla, Lisa keluar dari kamarnya dan memasuki kamarnya kayla tapi ternyata kayla tengah tertidur.
“Kay”panggil Lisa.
“Yah kayanya kayla nyenyak banget tidurnya. Lebih baik gue juga tidur ah, nanti kayla bangun belajar sendiri”ucap klausa berbicara sendiri dan ia kembali ke kamarnya.
Sedangkan stefanie yang berada di rumahnya dia juga sedang belajar. Hari ini dia tidak pergi kemanapun karena ia yang harus belajar agar dapat nilai yang bagus.
“Sayang makan dulu”ucap orang tuanya stefanie membawakan makanan.
“Iya mah, makasih”ucap stefanie tersenyum tak kala ibunya membawa makan.
“Jangan belajar terlalu keras Fanie, nanti kamu sakit”ucap ibunya menasehati.
“Iya mah engga, Fanie biasa aja kok”ucap stefanie yang tak ingin ibunya khawatir.
“Yaudah mamah keluar dulu yah. Kalau kamu lelah kamu istirahat jangan memaksakan”ucap ibunya dambil mengusap kepalanya.
“Iya mah, terima kasih”ucap stefanie tersenyum, ibunya keluar dari kamarnya stefanie agar anaknya fokus belajar.
Sedangkan di sisi lain kalian mau tau apa yang terjadi dengan Rizky. Rizky yang malah asik main game seakan besok tidak akan ujian, maklum lah dia orangnya bodo amat mau bagaimana pun juga asal lulus.
“Ky, kamu jangan main game terus. Belajar”ucap ibunya Rizky yang masuk ke kamarnya dan melihat anaknya bermain game dan bukannya belajar seperti orang lain yang akan ujian.
“Ini juga belajar kok mah”ucap Rizky sambil terus memainkan gamenya.
“Jangan bohong, belajar sana di rumahnya lisa biar kamu di ajarin Ervan atau Enggak kayla”ucap ibunya Rizky yang tau tentang bagaimana kapasitas otak anaknya.
__ADS_1