Jakarta love Story

Jakarta love Story
Kedatangan Reynad


__ADS_3

Pagi telah tiba dan seperti biasa kayla harus membangunkan Lisa yang sangat susah untuk bangun tidur.


“Lis bangun kita kan sekolah”ucap kayla sambil mencoba membangunkan Lisa yang masih saja tertidur.


“Bentar lagi kay, 5 menit gue ngantuk”ucap Lisa yang malah menerok kembali selimutnya.


“Ayo lis bangun ah”ucap kayla yang bagaimana dia sudah merasa kesal karena sejak tadi Lisa susah untuk di bangunkan, semalam di suruh tidur susah tapi selalu aja bangun kesiangan.


“Iya Ita kay”ucap Lisa tak kala meregangkan badannya dan bersiap untuk bangun, walaupun ia enggan untuk bangun tetapi ia bangun karena ia tau waktu sudah siang dan dia akan sekolah.


“Cepet mandi gih, mamah sama papah nunggu buat sarapan”ucap kayla tak kala membereskan ranjangnya karena Lisa yang sudah turun dari ranjang dan kembali ke kamarnya untuk mandi.


Kayla pun bersiap-siap untuk sekolah, dia yang seperti biasa hanya memakai riasan yang natural agar tidak terlihat pucat. Kayla keluar dari kamarnya dengan membawa tas dan berjalan menuju ke bawah karena Bu wulan dengan pak Farhan sudah menunggu untuk sarapan.


“Lisa mana?”tanya Bu wulan saat melihat kayla yang hanya turun sendirian.


“Lisa lagi siap-siap mah”ucap kayla tersenyum ke arah Bu wulan.


“Gimana ujiannya apa lancar?”tanya pak Farhan karena dia takut kalau kayla tidak bisa mengerjakan ujiannya dengan baik karena memikirkan Kevin.


“Lancar kok pah alhamdulilah”ucap kayla yang dimana walaupun ia sedang tidak baik-baik saja tetap ia tetap belajar agar tidak mengecewakan pak Farhan yang sudah memberinya kehidupan yang layak.


“Santai aja pah, kayla gak usah diraguin”ucap Ervan yang sudah tau kemampuan adik angkatnya tersebut yang tak mungkin aja mendapat kan nilai jelek.


“Bisa aja kak, kan kayla jadinya malu”ucap kayla tersenyum ke arahnya Ervan, dia tetap berusaha kuat dan ceria agar semua orang tidak khawatir kepadanya.


“Tapi emang bener kan, ini Lisa mana lagi udah siang”ucap Ervan yang kesal karena adiknya yang sangat lambat apalagi sudah cukup siang dengan perjalanan kesekolah dan makan.


“Sabar van, kamu kaya yang gak tau aja adik kamu”ucap Bu wulan melihat anaknya yang kesal karena menunggu adiknya tak kunjung turun dari kamarnya.


“Iya van, sebagai kakak kamu harus bisa sabar mengahadapi adik kamu”ucap pak Farhan penasehati.


Dan tak lama datang satpam rumah tersebut ke meja tempat makan keluarga tersebut.

__ADS_1


“Permisi non, di depan ada den Reynad katanya mau jemput”ucap satpam tak kala menghampiri kayla.


“Reynad? Lo deket sama Reynad kay?”Tanya Ervan yang akan mulai menintrogasi kayla.


“Cuman temen kak”ucap kayla menjelaskan kalau tidak Ervan akan semakin ingin tau lebih banyak.


“Suruh masuk aja pak”ucap pak Farhan karena memang ia wellcome kepada siapa yang datang, entah itu teman atau pacar dari anak-anaknya.


“Yaudah saya permisi”ucap pak satpam terdengar berjalan menuju ke luar untuk bertemu Reynad.


“Tapi kan pah”ucap Ervan yang merasa keberatan.


“Dia juga temen kamu kan? Gak baik Ervan kalau kamu bermusuhan sama orang”ucap pak Farhan yang sangat baik dalam mendidik anak-anaknya dan dia tidak ingin anaknya bermusuhan dengan siapapun.


“Iya van, harusnya kamu itu jadi contoh buat adik-adik kamu agar tidak bermusuhan dengan orang lain”ucap Bu wulan menasehati anaknya kalau bermusuhan itu tidak baik.


Reynad yang tengah berjalan menuju ke arah meja makan karena kata satpam ia bisa masuk ke sana, walaupun ia yang cenderung canggung tapi ia harus tetap masuk dan ini adalah kesempatan agar dia bisa dekat dengan kayla.


“Selamat pagi tante om”ucap Reynad menyapa dengan sopan.


“Terima kasih om”ucap Reynad tak kala duduk di samping kayla, walaupun ia ragu tetapi ia tidak bisa menolak.


Tak lama si cantik Lisa turun dari kamar, dia sudah terlihat cantik karena memang Lisa yang sangat hobby merias dirinya agar terlihat sempurna.


“Eh kok ada kak Reynad”ucap Lisa tak kala hendak duduk tetapi melihat wajah asing yang duduk di sampingnya kayla.


“Iya aku jemput kayla”ucap Reynad saat Lisa bertanya, ia sedikit gugup karena sedari tadi Ervan yang terus melihat ke arahnya dia.


“Lama banget, udah siang kan mau sekolah”ucap Ervan yang kesal karena adiknya yang sangat lambat dalam segala hal.


“Namanya juga perempuan kak, harus pake make up dulu biar terlihat cantik dan mempesona”ucap Lisa dengan cantiknya sambil mengibaskan rambutnya.


“Kayla aja yang gak pake make up tetap canti”ucap Ervan tak kala melihat ke arahnya kayla yang cantik natural dan tidak memakai make up berlebihan.

__ADS_1


“Kayla kan udah cantik dari sananya”ucap Lisa yang tak ingin kalah dari kakaknya.


“Udah jangan berdebat, cepat sarapan nanti telat lagi”ucap pak Farhan karena mendengar anaknya yang malam berdebat bukannya sarapan apalagi sudah siang.


“Iya pah”ucap Lisa dengan cemberut


Mereka pun makan sedangkan Reynad hanya berdiam diri tidak makan sama sekali.


“Rey makan dong”ucap Bu wulan tak kala melihat Reynad yang hanya terdiam dan tidak makan.


“Kay ambilin makan buat Reynad”ucap pak Farhan menyuruh kayla untuk mengambilkan makan bagaimana pun Reynad yang merupakan tamunya kayla.


“Enggak om tante, terima kasih”ucap Reynad sopan.


“Makan yah kak. Ini kayla ambilin”ucap kayla sambil mengambilkan ayam goreng, nasi serta sayurnya untuk Reynad.


“Makasih kay”ucap Reynad tak kala kayla yang sudah mengambilkan makan untuknya.


Sedangkan Ervan yang masih tidak suka akan Reynad dan tidak setuju kalau kayla bersama dengan Reynad dia hanya bisa melihat dengan tatapan yang menakutkan. Mereka makan dan tak lama mereka pun selesai makannya dan bersiap untuk berangkat kesekolah.


“Lis bareng gue sama kayla aja, biar lo gak usah anterin dia”ucap Reynad menawarkan tumpangan karena memang ia membawa mobil ketika menjemput kayla.


“Gak usah, biar gue anterin aja”ucap Ervan dengan juteknya, ia enggan untuk menerima bantuan dari Reynad.


“Biarin aja van, kan mereka satu arah, biar kamu belajar aja di rumah untuk persiapan kuliah nanti”ucap Bu wulan menasehati anaknya sedangkan pak Farhan tengah bersiap-siap untuk bekerja.


“Tapi mah”ucap Lisa yang enggan untuk bareng dengan Reynad.


“Ayo lis nanti telat”ucap kayla menarik tangannya Lisa agar mau masuk ke dalam mobilnya Reynad.


“Yaudah deh hati-hati”ucap Ervan yang tidak bisa menolak ucapan ibunya.


“Hati-hati rey jangan ngebut yah”ucap Bu wulan hang khawatir akan kedua anak gadisnya.

__ADS_1


“Baik tante”ucap reynad


Setelah mereka berpamitan, mereka pun menaiki mobilnya reynad dan melajukan mobilnya menuju ke arah sekolah.


__ADS_2