Jakarta love Story

Jakarta love Story
Kevin prustasi


__ADS_3

Kevin yang merasa prustasi dan sakit hati melihat kayla dan Reyand, Kevin mengemudikan motornya dengan kecepatan tunggi sampai-sampai edwar yang mengikutinya tidak dapat menyusul.


“Vin lo cari mati apa”ucap edwar yang melihat Kevin membawa motornya dengan sangat cepat.


Edwar terus mengikuti Kevin walaupun masih tertinggal tapi ia yakin bahwa Kevin akan ketempat biasanya kalau dia lagi galau dan benar saja Kevin datang ketempat balapan motor.


“Vin lo gila apa? Bawa motor kaya orang kesurupan”ucap edwar yang turun dari mobilnya menghampiri Kevin.


“Ngapain lo kesini?”tanya Kevin yang marah.


“Gue ngikutin lo karena khawatir, takut lo kenapa-kenapa, lo jangan begini dong”ucap edwar yang tak ingin sahabatnya patah harapan.


“Gak perlu lo ikutin gue, gue gak mau kalian ganggu”ucap Kevin yang dengan marah dan prustasinya.


“Vin lo jangan begini dong. Gue akan selalu ada buat lo karena gue memang sahabat lo. Sampai kapanpun gue gak akan ninggalin lo”ucap edwar dia yang akan jadi orang pertama saat sahabatnya prustasi atau patah hati.


“Tapi ed, kenapa kalian gak bisa jaga kayla buat gue dan kenapa kalian malah dukung kayla berpaling dari gue ed”ucap Kevin yang menetaskan air matanya sambil dan jongkok.


“Bukannya gue gak bisa jaga kayla Vin, hanya saja gue membiarkan mereka dekat dan pacaran karena lo tau bagaimana kayla menjalani hidupnya setelah lo tinggal itu gak mudah, dia bagaikan orang linglung yang selalu menyibukkan dirinya, walaupun kayla gak pernah cerita sama gue hal itu tapi gue bisa lihat sendiri Vin”ucap edwar mencoba menjelaskan apa yang terjadi kepada kayla.


“Tapi ed, harusnya lo juga tau bagaimana gue disana, gue di luar negeri hampir putus asa tapi gue mencoba bertahan demi kayla”ucap Kevin mengeluarkan unek-untuknya.


“Itu guetau Vin, tapi gue harap lo jangan begini, kalau lo memang jodoh sama kayla gue yakin lo bakalan bersatu”ucap edwar yang hanya bisa berbicara seperti ini.


Kevin yang tengah marah dia kembali menjalankan motornya dengan kencang entah kemana, edwar yang panik karena dia pikir Kevin akan balapan motor disini tetapi ternyata tidak malah Kevin kembali lagi melajukan motornya.


Kevin melajukan motornya dengan cepat. Pikiran dia sudah tidak dapat di kontrol lagi dan rasanya dia ingin menenangkan diri. Sampai tak lama Kevin sampai di sebuah bar dan membuat edwar yang mengikutinya bingung karena yang dia tau Kevin belum pernah datang ke tempat seperti ini.

__ADS_1


“Vin lo mau ngapain disini?”tanya edwar yang mengikuti Kevin.


“Jangan ganggu gue ed”ucap Kevin yang tidak ingin di ganggu oleh siapapun. Kevin memasuki bar tersebut dan duduk lalu.


“Vin ayo ngapain lo disini?”tanya edwar yang memaksa Kevin untuk pulang karena ia tau bahwa ini semua bukan kebiasaan Kevin. Walaupun Kevin yang merupakan anak motor tetapi dia belum pernah datang ke tempat seperti ini.


“Diam ed”ucap Kevin yang sudah memesan minumannya dan pelayan memberikan beberapa botol minuman tersebut.


“Vin, lo ini serius mau di minum?”tanya edwar yang memang dia tidak pernah meminum minuman seperti ini.


“Yakin, kalau lo gak mau, lo pulang aja”ucap Kevin yang menuangkan minumannya dan meninumnya, Kevin terus meminumnya tanpa henti sampai-sampai edwar yang melihatnya pun merasa takut karena Kevin yang mulai berbicara aneh.


“Ed, lo tau kan gue sayang sama kayla, tapi kenapa kayla gak sayang sama gue ed”ucap Kevin yang masih terus berbicara sambil terkadang menangis.


“Ed. Lo tau kan gue juga tulus, lo tau juga kan Reynad musuh gue, kenapa lo dan yang lainnya membiarkan semua ini terjadi, ed gue apa kurangnya sampai kayla tidak mencintai gue lagi, apa gue sebrengsek itu sampai-sampai kayla benci sama gue”ucap Kevin ngawur.


“Gue gak akan berhenti ed, gue butuh kayla ed, gue rindu kayla”ucap Kevin yang terus memanggil kayla.


Edwar yang sudah mulai panik karena Kevin yang terus-terusan memanggil kayla akhirnya dia menelpon kayla.


**


Sedangkan kayla yang berada di rumahnya dan sedang mengerjakan tugasnya tampak gelisah tetapi entah gelisah yang mana, apalagi lagi-lagi Reynad tidak dapat di hubungi dan membuat kayla khawatir


“Ia kak”ucap kayla saat menerima telpon dari edwar.


Edwar menjelaskan bahwa Kevin tengah mabuk di sebuah bar tetapi dia tidak mau di ajak pulang. Tetapi dia terus memanggil kayla dan edwar berharap saat kayla datang Kevin mau pulang.

__ADS_1


“Kak, bukanya kayla gak mau tapi kalau sampai kak Reynad tau pasti marah. Dan kayla yakin kak Ervan juga past marah”ucap kayla yang tau bahwa kakaknya tersebut sangat protektif apalagi kalau dia yang datang ke bar.


Edwar tetap memohon sama kayla untuk datang karena kalau kayla tidak datang kesana Kevin enggan pulang dan malah kembali meminta minuman keras lagi.


Akhirnya mau tak mau kayla mengetuk pintu kakaknya semoga saja kakaknya belum tidur.


“Kak ini kayla”kayla yang mengetuk pintu kamar kakaknya.


“Iya kay kenapa malam-malam?”tanya Ervan yang membuka pintu kamarnya.


“Kayla boleh pamit ke bar gak kak”ucap kayla yang belum juga berbicara sudah di potong sang kakak.


“Bar? Ngapain kamu kesana ? Kakak gak pernah ngajarin kamu buat ketempat sepeti itu”ucap Ervan dengan marahnya.


“Maksud kayla bukan begitu Kak, tadi kak edwar telpon dan dia bilang kalau kak Kevin lagi ada di bad dan tak mau di ajak pulang”ucap kayla menjelaskan.


“Terus kenapa hubungi kamu?”tanya Ervan penasaran.


“Karena menurut kak Edwar dia terus manggil-manggil kayla, dan mungkin kalau kayla kesana kak Kevin mau pulang”ucap kayla yang mencoba memberikan pengertian kepada sang kakak karena dia juga yang khawatir kepada Kevin mau bagaimana pun.


“Tapi kay? Takutnya Reynad nanti marah sama kamu”ucap Ervan yang tak mau ada masalah.


“Biar sama kak Reynad kayla yang bilang kak”ucap kayla yang memaksa karena ia takut terjadi sesuatu kepada kevin, karena ia akan merasa sangat bersalah.


“Yaudah kalau begitu biar kakak Anter kamu. Bentar yah Kaka ambil jaket dulu”ucap Ervan yang tak ingin adiknya pergi karena takut terjadi sesuatu dengan kayla.


“Iya kak kayla tingguin di bawah”ucap kayla yang berjalan menuju lantai bawah sambil menunggu Ervan yang siap-siap, dia lega akhirnya sang kakak mau menemaninya karena dia juga tidak tau tempat itu seperti apa.

__ADS_1


__ADS_2