
Kayla”ucap Nadya dengan bingungnya.
“Kayla nya kerja kan kak?”tanya Kevin saat Nadya yang kebingungan.
“Jadi kamu belum tau yah, kayla tadi di pecat sama pak Raihan”jelas Nadya
“Kenapa bisa di pecat kan kayla kerjanya bagus kak, rajin lagi?”tanya Kevin heran ia tidak percaya bahwa kayla di pecat padahal kayla kerjanya bagus, rajin dan tidak pernah bolos sekalipun ia masih sekolah.
“Tadi ada anak-anak bikin ribut disini sepertinya teman kayla di sekolah dan pada akhirnya kayla di pecat”ucap Nadya menjelaskan situasi yang terjadi kepada kayla.
“Kira-kira kakak tau nama orang-orang yang buat kayla di pecat?”tanya Kevin dengan marahnya mendengar kayla yang di kerjain oleh orang lain dan sampai-sampai dipecat.
“Kalau gak salah Silvi dan teman-temannya mereka berempat”ucap Nadya yang ia hanya mengetahui nama Silvi saja karena Silvi yang pernah membooking cafe tersebut.
“Silvi dan berempat pasti ini ulah Rose”batin Kevin ketika mendengar itu semua.”Yaudah kak Kevin pamit yah”ucap Kevin berjalan menuju ke arah motornya dan menaikinya ia yang tengah marah terhadap kelakuan Silvi tetapi ia juga lebih mementingkan mencari dahulu kayla dari pada memarahi Rose.
Kevin menyusuri jalanan ia yakin kalau kayla belum pulang kerumah karena sebelum datang ke cafe Kevin lebih dahulu datang ke rumahnya Ervan tetapi tidak menemukan kayla.
Ketika ia mencari ke tempat lain tetapi tidak bertemu dengan kayla, kevin lebih memilih untuk kembali mencari kayla di rumahnya Ervan mudah-mudahan aja kayla sudah pulang.
Sesampainya di rumahnya Ervan kevin terkejut tak kala melihat kayla yang pulang bersama dengan Reynad.
“Terima kasih kak”ucap kayla tersenyum ke arahnya Reynad dan melambaikan tangannya.
“Sama-sama kakak duluan”ucap Reynad sambil melajukan mobilnya.
Sedangkan kevin yang melihat itu merasa sangat marah karena lagi-lagi kayla bersama dengan Reynad tetapi ia tidak berani mendekati Reynad karena bisa-bisa ia menghajar Reynad.
“Dari mana aja”ucap kevin yang mendekat ke arahnya kayla yang tengah berjalan menuju rumah.
“Abis pulang kerja”jawab kayla sambil meneruskan jalannya.
__ADS_1
“Kata kak Nadya kamu di pecat seharusnya kamu udah pulang dari tadi atau kamu sengaja tebar pesona ke laki-laki lain”ucap Kevin yang membuat kayla berhenti dari jalannya.
“Apaan sih kak kevin datang-datang marah. Siapa juga yang tebar pesona”ucap kayla marah biasanya ia tidak akan marah hanya saja suasana hatinya hari ini tidak begitu baik apalagi kevin yang menyebut dia tebar pesona.
“Kamu tadi sama Reynad dari mana?”tanya kevin yang memang ia sudah berusaha tetapi tetap saja ia penasaran dan ingin menanyakan.
“Tadi kayla ketemu kak Reynad di toko buku sekalian kayla minta maaf”ucap kayla yang tengah bad mood atas kelakuan Kevin yang selalu curigaan dan berjalan meninggalkan Kevin.
“Kay tunggu”ucap Kevin mengejar kayla yang hendak masuk ke dalam rumahnya.
“Lo bikin kayla kenapa lagi?”tanya Ervan saat melihat kayla yang tengah kesal serta Kevin yang mengejar kayla dari belakang.
“Gue cuman nanya tapi dia malah kesal sama gue”ucap Kevin
“Yaudah kejar dia aja jelasin kalau ada masalah tapi inget jangan berisik”ucap Ervan yang memberikan nasihan kepada sahabatnya dimana sahabatnya tersebut yang masih terlihat anak-anak dan tidak dewasa.
“Siap 86”ucap Kevin tak kala berjalan menuju kamarnya kayla yang sudah di tutup rapat.
“Kay Maafin aku, buka dong”ucap Kevin lagi karena kayla yang tidak membuka pintunya.
“Apaan sih berisik”ucap Lisa yang merasa terganggu atas panggilan dan ketukan dari Kevin.
“Kayla gak buka pintu, bujukan dia dong biar di buka pintunya”ucap Kevin memohon karena Kevin yakin kalau Lisa yang mengetuk pintunya kayla akan keluar.
“Sorry gak ikut campur”ucap Lisa yang kembali masuk ke dalam kamarnya tanpa menghiraukan permohonan dari Kevin.
“Ayo dong sayang buka”ucap Kevin sambil terus mengetuk pintu.
“Apaan sih kak”ucap kayla tak kala membuka pintu kamarnya.
“Maafin Kakak yah”ucap Kevin memohon dengan wajah yang memelas.
__ADS_1
“Bicaranya disana jangan di pintu apalagi sampai masuk kamar gue hajar lo”ucap Ervan yang memang sangat menjaga kayla dan Lisa.
“Oke oke van emangnya gue laki-laki apaan”ucap Kevin yang menarik tangannya kayla menuju ke balkon dan duduk di kursi sambil melihat pemandangan yang hampir semuanya yang terlihat hanya rumah-rumah.
“Kakak minta maaf yah udah curiga terus sama kamu”ucap Kevin sambil memegang tangannya kayla.
“Kakak curigaan sama kayla karena kakak sendiri yang berbuat seperti itu kan”ucap kayla yang mengingat kejadian saat Kevin bersama Rose di bioskop.
“Itu salah paham kayla Kakak bisa jelasin”ucap Kevin memohon dengan wajah yang terlihat berkaca-kaca.
“Salah paham gimana kak, yang lihat bukan hanya aku aja tapi teman-teman aku juga lihat”ucap kayla berdiri dan hendak meninggalkan Kevin.
“Kay tunggu itu salah paham, Rose kelilipan jadi Kakak bantu dia tiup matanya dan Kakak pergi ke bioskop sama dia pun karena dia janji kalau kakak sama dia nonton dia gak akan ganggu kakak lagi”ucap Kevin dengan putus asa nya menjelaskan semuanya yang terjadi.
“Tapi beneran kan kakak gak bohong?”tanya kayla sambil melihat raut wajahnya Kevin apakah ada kebohongan atau tidak.
“Iya kakak udah gak cinta lagi sama Rose yang Kakak cinta hanya kamu”ucap Kevin yang memegang tangannya kayla.
“Yaudah kayla Maafin tapi lain kali jangan di ulangi lagi”ucap kayla yang berusaha memaafkan Kevin kembali karena ia yang masih menyayangi Kevin dan ia yakin apa yang Kevin ucapkan adalah kebenaran.
“Terima kasih sayang”ucap Kevin
“Sama-sama kak”ucap kayla sambil bersandar di pundaknya Kevin mencari kenyamanan ia ingin menghilangkan rasa sedihnya saat ia di pecat.
“Oh ia Kakak punya hadiah buat kamu”ucap Kevin mengeluarkan sebuah kalung dengan liontin berbentuk hati dengan inisialnya kk yaitu singkatan dari Kevin dan kayla.
“Hadiah apa kak?”tanya kayla yang bangun dari bersandar nya.
“Ini”ucap Kevin memberikan kalungnya kepada kayla.
“Gak perlu kasih kayla hadiah kok kak. Kayla udah Maafin kakak kok”ucap kayla yang enggan menerima pemberian dari orang lain.
__ADS_1
“Aku memang sengaja beli ini buat kamu, sebagai tanda cinta aku sama kamu dan juga sebagai tanda aku melamar kamu”ucap Kevin yang memakaikan kalungnya kelehernya kayla.