Jakarta love Story

Jakarta love Story
Sahabat


__ADS_3

Hari ini dan jam ini adalah waktunya Rose untuk berangkat menyusul kevin ke Amerika karena ia akan berkuliah dengan kevin disana, karena ia masih sangat percaya akan cinta kevin yang menurutnya cinta kevin akan tumbuh kembali.


Rose pun tinggal disana bersama dengan ayahnya dan ibunya yang akan pulang pergi kesana karena di Jakarta pun ada beberapa hal yang harus ibunya kerjakan.


Rose yang sudah sampai di bandara tersenyum bahagia karena akhirnya ia akan menemui orang yang paling dia cintai.


“Kamu hati-hati yah sayang”ucap Bu meylani tak kala melihat anaknya yang akan segera masuk ke dalam pesawat.


“Iya mah, Rose pamit dan doakan Rose yang akan mengejar cinta Rose”ucap Rose berpamitan dan tersenyum kepada ibunya.


Rose pun segera masuk ke dalam pesawatnya karena sebentar lagi akan segera terbang, dengan perasaan bahagia dan tersenyum.


Kayla yang sudah berada di sekolah cenderung banyak diam, hanya sesekali menjawab pertanyaan dari temannya, dan sekarang sudah waktunya beristirahat tak kala semua siswa keluar untuk makan siang.


“Ayo ke kantin gue laper”ucap Rizky yang memang ia sangat lapar karena pagi tadi dia tidak sempat sarapan.


“Ayo gue juga haus”ucap stefanie yang beranjak dari tempat duduknya berdiri.


“Yaudah ayo, ayo kay”ucap Lisa tak kala melihat kayla yang masih duduk tak banyak berbicara.


“Kalian ke kantin aja. Kayla gak laper kok, kayla mau ke perpustakaan ada buku yang harus kayla pinjam”ucap kayla yang memang ia tidak merasa lapar apalagi yang pikirannya selalu bercabang kemana-mana.


“Yaudah kalau kamu mau ke perpustakaan kita duluan yah ke kantin”ucap Lisa sambil berjalan dan menarik sahabatnya ia mencoba membebaskan kayla dan tidak membebaninya untuk menceritakan apa yang terjadi karena menurutnya ketika kayla sudah siap berbicara kayla akan berbicara kepadanya.

__ADS_1


“Gimana lo udah bisa hubungi Kak kevin?”tanya Rizky tak kala berjalan bersama dengan Lisa dan stefanie.


“Gue masih belum bisa hubungi kak kevin, begitu pun dengan kedua orang tuanya yang setiap gue telpon tidak pernah di angkat, gue juga heran apa yang terjadi”ucap stefanie yang memang sudah beberapa kali ia menelpon sang tante tapi tidak bisa pernah di angkat dan membuat keluarga stefanie pun menjadi khawatir dan ingin tau apa yang terjadi.


“Yaudah mungkin mereka lagi sibuk, lagian kalau orang tuanya mengangkat telpon pun belum tentu bercerita apa yang terjadi apalagi orang tua kak kevin yang memang tidak merestui kayla dan kak kevin”ucap Lisa dengan lesunya dan terus memikirkan kayla.


Dan tak lama mereka pun sampai ke kantin, dimana kantin tampak sepi karena memang kelas XII sudah lulus dan siswa baru memang belum ada.


“Gue berharap kayla cepat baik-baik aja”ucap Rizky yang selalu berharap sahabatnya menjadi lebih baik, ia pun duduk di kursinya bersama kedua sahabatnya.


“Gue juga berharap begitu”ucap Lisa yang bagaimana pun dia sudah menganggap kayla sebagai adiknya jadi apa yabg terjadi dengan kayla dia pun akan merasa sedih.


Mereka memesan makanannya. Walaupun Lisa tampak tidak merasa lapar apalagi ia yang masih terpikir akan Nathan yang masih mengejar kayla, karena menurutnya ketika Nathan jalan bersama dengan kayla berarti Nathan masih menyukai dan mencintai kayla.


“Gue masih Penasaran apa kak Nathan masih suka yah sama kayla?”tanya Lisa yang masih terbayang dengan kejadian kemarin.


“Gue juga belum tau sih. Tapi gue yakin kok walaupun kak Nathan suka sama kayla tapi kayla gak bakalan mau sama kak Nathan”ucap stefanie yang sangat percaya akan kayla bahwa ia tak akan mengkhianati Lisa.


“Tapi gue masih merasa takut”ucap Lisa dengan lesunya.


“Bukannya lo udah move on yah sama kak Nathan?”tanya Rizky yang setaunya memang Lisa sudah bilang akan melupakan Nathan dan enggan untuk mendengarnya.


“Move on itu susah Ky, apalagi gue yang udah naksir kak Nathan sedari kecil”ucap Lisa sambil berusaha menyuap makanannya.

__ADS_1


“Move on itu gak gampang juga Ky. Coba lu rasain rasanya mencintai orang yang tidak mencintai kita, rasa sakitnya ada tapi kita move on pun susah”ucap stefanie sambil mengingat rasa sukanya kepada Ervan yang hanya bisa dalam diam saja dan sekarang dia sedang berusaha untuk melupakan Ervan.


“Emang lo move on sama siapa?”tanya Rizky yang memang selama berteman dengan stefanie tidak pernah melihat stefanie mengejar laki-laki ataupun bercerita menyukai laki-laki lain dan ia pun merasa syok saat stefanie yang berpacaran dengan edwar.


“Ada deh”ucap stefanie sambil tersenyum dan membuat Rizky yang bertanya menjadi kesal.


Sedangkan kayla yang berada di perpustakaan ia senantiasa mencari buku yang entah buku apa sampai tidak ketemu dan ia selalu terbayang tak kala kevin yang menemaninya ke perpustakaan dengan canda dan tawa. Hampir di setiap sudut sekolah ada kenangannya bersama dengan kevin yang membuat kayla menjatuhkan air matanya.


Kayla mulai mencari buku dan menyibukkan diri untuk belajar agar tidak ada wajah kevin yang selalu membayanginya, bagaimana tidak hampir selama di Jakarta kevin yang selalu menemani dalam suka maupun duka dan sekarang kevin pergi dengan sebuah pesan yang menyakitkan dan sampai-sampai kayla enggan untuk membuka handphone.


Air mata yang ia tahan pun tetap terjatuh dan kayla berlari ke toilet agar tidak ada orang yang melihat ia menangis, bukan rasa sakit karena di tinggalkan tetapi rasa sakit dari kata-kata yang kevin kirimkan kepadanya.


Tak lama bel pun terdengar tanda masuk kelas pun sudah di mulai dan mau tidak mau kayla masuk ke dalam kelasnya serta menghapus air matanya yang selalu ingin keluar, di dalam kelasnya sudah ada ketiga sahabatnya yang senantiasa menunggunya.


“Kay kenapa Abis nangis?”tanya Lisa tak kala melihat mata kayla yang tampak menangis.


“Enggak kok, ini tadi kena debu”ucap kayla berbohong karena enggan membuat Lisa khawatir.


“Kalau ada apa-apa lo bicara in sama kita kay”ucap stefanie yang mencoba membuat kayla nyaman untuk berbicara.


“Iya kalau ada masalah pasti aku cerita kok”ucap kayla tersenyum, mencoba memendam rasa sedihnya kembali.


“Iya kita kan sahabat, sahabat selalu ada untuk sahabatnya”ucap Rizky yang memang sahabat itu seperti itu.

__ADS_1


“Iya iya aku janji, terima kasih untuk kalian yang selalu ada untuk aku”ucap kayla sambil memeluk sahabatnya di balas pelukan oleh sahabatnya. Pada dasarnya sahabat itu akan selalu ada dalam suka mau pun duka.


__ADS_2