Jakarta love Story

Jakarta love Story
Reynad meninggal


__ADS_3

Kayla yang berada di ruangannya bersama dengan Reynad dengan diselingi dengan berbagai candaan yang menghiasi kebagian mereka karena akhirnya Reynad sadar dan semoga saja dia baik-baik saja.


“Sayang makasih yah udah selalu ada buat aku”ucap Reynad yang merasa beruntung karena dalam hidupnya Tuhan menghadirkan kayla untuk hadir di dalam hidupnya dan kayla juga adalah orang pertama yang membuat Reynad merasa beruntung.


“Iya sama-sama kak, makasih kak Reynad juga udah selalu ada buat aku”ucap kayla tersenyum sambil terus memegang tangan sang kekasih.


“Kalau Kakak sembuh kita menikah yah”ucap kayla yang sudah fiks menerima lamaran dari Reynad.


“Kayla kalau seandainya aku gak ada di dunia ini lagi aku harap kamu bahagia dan melanjutkan hidup jangan terpuruk dalam keadaan”ucap Reynad yang sudah merasa tidak enak hati.


“Jangan bilang begitu kak, kayla yakin kok kakak pasti sembuh”ucap kayla yang menyemangati Reynad agar dia semangat menjalani hidup ini.


“Tapi kakak udah gak kuat kayla, kamu baik-baik yah jaga kesehatan I Love kayla”ucap Reynad tersenyum karena dia yang tidak dapat menahan rasa sakit yang ia rasakan.


Tiba-tiba detak jantung dan nadinya Reynad melemah dan ia tak sadarkan diri. secepat kilat Reynad tak sadarkan diri kembali padahal tadi ia yang masih terlihat baik-baik saja.


“Kak bangun kak”ucap kayla yang mencoba membangunkan kekasihnya itu sambil menekan tombol darurat agar dokter segera masuk ke dalam ruangannya Reynad untuk memeriksa kedaanya Reynad.


“Dokter”ucap kayla berteriak dan mencari dokter keluar.


“Kayla kenapa?”tanya Ervan yang khawatir karena adiknya yang berteriak memanggil dokter sambil menangis.


“Kay lo kenapa? Reynad kenapa?”tanya Kevin juga yang panik.


“Kayla lo tenang dulu, lo kenapa?”tanya Ervan yang khawatir adiknya seperti ini.


Tak lama dokter dan perawat berlarian begitupun dengan kedua orang tuanya Reynad berlarian mendengar tombol darurat.

__ADS_1


“Saya harap tenang dulu, biar saya periksa kedaannya pasieun”ucap dokter agar semua orang tenang karena di sana suasana todak kondusif semenjak kayla yang keluar dari kamarnya Reynad sambil menangis.


“Kayla sayang tenang yah”ucap Bu wulan karena anaknya yang menangis histeris. semua orang yang berada di sana khawatir dan cemas, kayla yang senantiasa di peluk oleh Bu wulan dan di tenangkan oleh Kevin dan Ervan begitupun juga dengan kedua orang tuanya Reynad yang saling berpelukan menguatkan berharap tidak ada yang terjadi kepada Reynad.


Tak lama dokter keluar dari ruangannya Reynad dengan tatapan yang sedih.


“Kankernya sudah menyebar keseluruh otak pasien dan tiba-tiba saja dekat jantungnya dan nadinya melemah sehingga kondisi pasien memburuk”ucap dokter menjelaskan keadaan pasien.


“Dan terjadi komplikasi penyakit pasien sehingga pasieun tidak dapat di selamatkan, kami mohon maaf kita sudah mencoba yang terbaik hanya saja Reynad tidak dapat di tolong”ucap dokter dengan sedihnya.”saya turut berduka cita”ucap dokter.


“Apa dok? Dokter jangan bohong”ucap kayla bertanya kepada dokter karena dia yang tak percaya apa yang dokter ucapkan apalagi yang tadi dia masih bisa tersenyum dan bahagia bersama Reynad.


“Dok jangan bercanda, Reynad sembuh kak, saya tak percaya kalau dia meninggalkan kita”ucap Bu Amelia yang masih gak percaya apa yang di ucapkan dokter.


“Kami mohon maaf Bu, tapi memamg ini yang terjadi, saya harap keluarga tabah, saya permisi dulu”ucap dokter juga yang sudah berusaha hanya saja Tuhan lebih sayang sama Reynad.


“Dok, mungkin dokter salah”ucap Bu Amelia juga yang tak menyangka akan menjadi seperti ini.


“Dokter bohong, kak Reynad baik-baik aja kan”ucap kayla menangis dan masuk ke dalam ruangannya Reynad dan terlihat sang kekasih yang sudah tidak bernapas lagi.


“Dokter jangan bohong dok, Reynad pasti sembuh”ucap Kevin karena dia juga yang khawatir dan tak menyangka sahabatnya akan meninggalkannya secepat ini padahal Kevin lebih baik kehilangan kayla asalkan sahabatnya masih ada di sampingnya.


“Kak bangun jangan tinggalkan kayla”ucap kayla sambil memeluk Reynad yang terbaring kaku sedangkan orang tuanya Reynad juga bukannya tidak menangis hanya saja tangisannya mereka sudah habis ketika mendengar dokter bahwa Reynad memang tidak bisa hidup lebih lama.


“Kak bangun, jangan bercanda, kakak jangan tinggalin kayla kak”ucap kayla sambil menangis.


“Sayang kamu harus kuat dan tabah”ucap Bu wulan menguatkan anaknya tersebut.

__ADS_1


“Kak Reynad bohong, kayanya kak Reynad mau nikahin aku, ayo kak bangun, ayo kita menikah”ucap kayla sambil menangis tak percaya bahwa Reynad meninggalkannya begitu saja di dunia ini.


“Ayo kak nikah, kayla gak akan menolak lagi, ayo nikah kak bangun”ucap kayla yang mencoba membangunkan kayla yang terus membangunkan Reynad.


“Udah kayla, Reynad sudah gak ada”ucap Bu Amelia mencoba tegar melihat kayla yang hancur seperti ini.


“Tapi tante, kak Reynad pasti sembuh kak, kak Reynad gak bakal meninggalkan kayla tante”ucap kayla menangis memohon untuk Reynad bangun kembali.


“Kayla kamu tenang kayla”ucap ervan karena sang adik yang masih terus mencoba membangunkan Reynad.


“Pah Reynad udah gak ada pah”ucap Bu Amelia sambil menangis memeluk suaminya tersebut, pak Revan mencoba tenang padahal dia juga yang hancur anak semata wayangnya itu pergi untuk selama-lamanya.


Pak Revan juga tidak dapat menjawab karena dia juga yang hancur karena di tinggalkan oleh sang anak.


“Kak jangan tinggalkan kayla kak”ucap kayla yang menangis dan tak lama ia pingsan dan tak sadarkan diri, kayla yang setiap mendapatkan tekanan apalagi semenjak ibunya meninggal dia sering pingsan di saat-saat seperti ini apalagi saat orang yang dicintainya meninggalkannya.


“Kayla bangun”ucap Kevin ketika kayla yang tiba-tiba pingsan.


“Sayang bangun”ucap Bu wulan mencoba membangunkan anaknya yang tiba-tiba pingsan.


“Vin lo gendong kayla, biar gue urus Reynad disini”ucap Ervan yang bagiamana juga ia harus menemani kedua orang tuanya Reynad.


“Iya gue bawa dulu kayla”ucap Kevin mengendong kayla dan diikuti oleh Bu wulan untuk memeriksa sang anak di ruangannya.


“Tante, ervan tak menyangka Reynad akan pergi secepat ini”ucap Ervan yang tak bisa tabah karena dia juga yang hancur di tinggalkan oleh sahabat aya itu.


”Ervan harap tante dan om kuat menerima ini semua”ucap Ervan yang mencoba menguatkan kedua orang tua sahabatnya, hancur pasti siapa orang tua yang gak hancur melihat anak yang dicintai dan disayanginya meninggalkannya seperti itu, ia juga yang di tinggalkan oleh ARTnya yang merupakan orang tuanya kayla ia juga sudah merasa sangat hancur dan kehilangan apalagi kalau seorang anak yang dicintainya.

__ADS_1


__ADS_2