Jakarta love Story

Jakarta love Story
45


__ADS_3

Sekarang jam waktunya pulang pun telah tiba yah Kevin masih dengan setia menunggu kayla sedangkan Reynad sudah pulang tak lama setelah berganti pakaian kayla keluar dari cafe. Yah hari ini kayla tidak di jemput oleh Ervan karena Ervan sudah tahu kalau kayla di jemput Kevin.


“Kak Nadya maaf yah sekarang kayla gak bisa ajak kakak soalnya pake motor”ucap kayla yang merasa tidak enak.


“Iya gak usah kayla, santai saja, kakak mau naik ojek online saja


“Kakak gak apa-apa kalau aku duluan”ucap kayla


“Gak apa-apa kayla santai saja, kasihan pacar kamu udah nunggu lama”ucap Nadya


“Iya kak, kayla pamit yah”ucap kayla seraya berjalan menghampiri Kevin.


“Iya siap”tanya kevin


“Udah kak”ucap kayla


“Kedinginan?”tanya Kevin


“Iya dingin kak”ucap kayla yang memang biasanya dia selalu di jemput oleh mobil makannya selalu tidak membawa jaket


“Yaudah ini pake hoodie kakak”ucap kevin


“Tapi kan nanti kakak kedinginan”ucap kayla yang merasa khawatir akan sang kekasih


“Kakak gak kenapa kok, lebih khawatir kalau kamu yang kedinginan”ucap kayla


“Terima kasih kak”ucap kayla seraya memakai hoodie milik Kevin.


“Ayo naik”ucap kavin


“Iya kak”ucap kayla sambil menaiki motor milik Kevin.


Kevin pun melajukan motornya yang terkadang ada pembicaraan.


“Pegangan dong nanti jatuh”ucap Kevin


“Malu kak”ucap kayla


”malu sama siapa, orang sepi gini?”tanya Kevin


“Iya kak”ucap kayla yang akhirnya berpegangan tangan.


***


Sedangkan di rumah aditama sedang heboh bagaimana tidak mereka menonton film horor dan listrik di matikan. Hari ini pak Farhan dan Bu wulan sedang berkunjung kerumah keluarganya.


“Ah gue takut”ucap kayla


“Loe yang ngajak kita nonton gini”ucap Rizky


Lalu saat mereka menonton film di film nya muncul sosok hantunya.


“Ah takut, gue gak mau nonton”ucap stefanie dengan replek memeluk Ervan, yah tempat duduknya Rizky, Lisa, stefanie dan Ervan sedangkan Lisa dan Rizky tidak melihat stefanie dan Ervan pelukan karena gelap.

__ADS_1


“Maaf kak replek”ucap stefanie yang jantungnya seakan-akan tidak dapat di kontrol lagi untuk pertama kalinya stefanie memeluk Ervan laki-laki yang sangat di cintai nya.


“Gak apa-apa”ucap Ervan datar


“Jangan nonton horor kalau kalian takut, kakak udah ngantuk”ucap Ervan


“jangan dulu ngantuk lah kak, kita takut sambil nungguin kayla”ucap Lisa


“Oke sampai kayla pulang yah”ucap Ervan


“Lisa gue pengen pipis anterin”ucap stefanie


“Gue takut, Rizky aja”ucap Lisa


“gue juga takut”ucap Rizky yang dia itu sangat penakut tapi hobby nonton horor


“Kakak Ervan anterin stefanie ke toilet”ucap Lisa


“Yaudah ayo”ucap Ervan dengan datar berjalan menuju toilet yang dimana seluruh ruangan gelap.


“Tungguin kak”ucap stefanie sebenarnya dia sangat malu di antar ke toilet oleh Ervan hanya saja sudah tidak kuat menahan pipis.


Stefanie pun memasuki toilet untuk buang air kecil sedangkan Ervan menunggu stefanie di luar kamar madi tak lama stefanie keluar tapi dengan ceroboh dia terjatuh untung saja Ervan dengan sigap menangkap badan stefanie dan mata mereka terkunci sebentar.


“Terima kasih Kak”ucap stefanie dengan jantung yang tidak karuan kapan dia bisa move dari Ervan dan salahnya lagi dia masih satu sekolah sama Ervan kenapa dulu pas masuk SMA stefanie masuk kesekolah lain saja.


“Lain kali hati-hati”ucap Ervan datar meninggalkan stefanie


“Tunggu kak”ucap stefanie berjalan mengikuti Ervan, mudah-mudahan kita berjodoh.


“Mau mampir dulu”ucap kayla


“Boleh, nganterin kamu aja sampai dalam nanti aku pulang”ucap Kevin, Kevin selalu berbicara dengan sopan ketika tengah bersama kayla.


“Yaudah kak”ucap kayla berjalan menuju rumah tetapi ketika membuka pintunya alangkah terkejutnya melihat rumah gelap tidak ada pencahayaan.


“Kenapa kok gelap yah, apa mungkin tidak ada orang di dalam rumahnya”ucap kayla penuh heran


“Aku juga gak tau, coba kamu panggil”ucap Kevin


“Kak Ervan, kayla pulang tapi gelap”teriak kayla memanggil penghuni rumah.


“Bentar kakak kesana”ucap Ervan yang tengah berjalan bersama stefanie dan mendengar suara kayla. Tak lama Ervan pun menghampiri kayla di depan pintu.


“Udah pulang?”tanya Ervan


“Iya udah kak, kak kok rumah gelap belum bayar listrik yah”ucap kayla dengan polos


“mana mungkin kita gak bayar listrik kayla”ucap Ervan


“Terus kenapa gelap?”tanya kayla


“Itu teman kamu lagi pada nonton film horor dan lampu minta di matiin tapi malah mereka yang takut”ucap Ervan

__ADS_1


“Kenapa jam segini mereka belum pulang?”tanga Kevin kebingungan bagaimana mungkin bertamu sampai malam.


“Mereka kan udah janji mau belajar bareng kayla nanti shubuh”ucap Ervan


“Kalau begitu gue juga bisa nginep dong”ucap Kevin yang malas pulang karena sudah malam apalagi di rumahnya hanya ada ART saja.


“Boleh tapi jangan modus”ucap Ervan


“Masuk tu ah, mau ikutan nonton film juga”ucap kayla berjalan menuju ruang keluarga


“Ayo Vin”ucap Ervan mengajak Kevin ke ruang keluarga.


Sesampainya di ruang keluarga mereka masih pada ketakutan akibat menonton film horor.


“Kalian belum tidur”ucap kayla


“Belum, kita nungguin loe”ucap Lisa


“Lo kok pulang malem banget”ucap stefanie


“Iya emangnya harus malem banget yah?”tanya Rizky


“Iya gue kerja sampai cafe tutup ini masih jam segini dari pada cafe yang lain ada yang sampai 24 jam bukannya”ucap kayla menjelaskan waktu bekerja di cafe nya.


”tapi loe gak lelah?”tanya stefanie


“Suruh aku duduk dulu kek, baru nanya terus, aku pengen duduk”ucap kayla sambil tersenyum


“Yaudah duduk”ucap Lisa


“Terima kasih, ah akhirnya bisa istirahat”ucap kayla


“Kalian masih nonton?”tanya Kevin


“Iya kak, kok belum pulang Abis nganter kayla tuh”ucap Lisa


“Ngusir gue?, loe lupa apa sebelum ada kayla pun kan gue sering disini sering nginep juga”ucap Kevin.


“Udahlah jangan berdebat kalian, kevin mau nginep disini”ucap Ervan


“Oh iya kalian lapar gak?”tanya kayla


“Gue laper”ucap kevin


“Yang lainnya gak laper?”tanya kayla


“gue laper sih tapi gue takut gendut”ucap stefanie


“Ya gak apa-apa kan hanya sekali ini temanin aku makan masa kita berdua”ucap kayla


“Yaudah lah kalau loe maksa gue bersenang hati”ucap Rizky


“Tapi nyalain dulu lampu gak kelihatan masaknya juga”ucap kayla yang sedari tadi rumah masih dalam keadaan gelap.

__ADS_1


“Bentar kakak nyalain lampunya”ucap Ervan berjalan untuk menyalakan lampu yang tadi di matikan.


__ADS_2