
Mereka pun yang sedang berada di rumah senantiasa khawatir karena belum mendapatkan kabar akan kayla, apalagi Bu wulan yang sangat cemas sebagai orang yang sudah diberikan amanah tapi dia tidak dapat menjaga kayla dengan baik.
“Mamah khawatir sama kayla, kok kayla masih belum ada kabarnya?”tanya Bu wulan yang berdiri sambil mondar mandir karena merasa cemas.
“Mamah sabar, insya Allah kayla bakalan ketemu kok, mamah jangan panik, mamah sini duduk jangan mandat mandir seperti itu”ucap pak Farhan sambil menunjuk kursi agar istrinya mau duduk dahulu.
“Iya mah, mamah jangan cemas kayla pasti ketemu kok, kita berdoa aja”ucap Lisa menenangkan sang ibu.
“Iya tante semoga aja kayla selalu di beri perlindungan”ucap stefanie menenangkan Bu wulan
Drt drt
“Bentar mah, ini kak Ervan telpon”ucap Lisa yang tengah mengambil handphone nya untuk mengangkat telpon.
“Iya cepet angkat, mamah khawatir”ucap bu wulan sambil beranjak berdiri di samping Lisa
“Iya mah”ucap Lisa sambil mengangkat telponnya dan mulai berbicara.
“Apa kata Ervan lis?”tanya Bu wulan yang sudah mulai penasaran dan ingin segera tau apa yang terjadi.
“Kata kak Ervan kayla di bawa kerumah sakit mah, kayla pingsan di makam bi Aminah”ucap Lisa setelah mematikan telpon nya.
“Pah kayla pah”ucap Bu wulan sambil memegang kedua pundak pak Farhan
“iya mah, papah yakin kayla bakalan baik-baik aja”ucap pak Farhan sambil memeluk Bu wulan.
“Ayo kita kerumah sakit”ucap Rizky yang sedari tadi berada disana dan merasakan khawatir juga.
“Iya tante ayo kerumah sakit”ucap nasya mendekati Bu wulan dan pak farhan.
“Kalau menurut bapak, lebih baik kalian pulang sekarang udah malam nanti orang tua kalian khawatir”ucap pak Farhan yang tidak mau orang tua mereka merasa khawatir karena anak-anaknya belum pulang.
“Iya kalian pulang aja, besok aja lihat kayla nya”ucap Bu wulan membenarkan ucapan pak Farhan.
“Iya deh tante kalau gitu Fanie pulang dulu aja, besok Fanie lihat kayla nya”ucap stefanie sambil berpamitan dengan pak Farhan dan Bu wulan di ikuti oleh nasya dan Rizky yang pamit untuk pulang juga.
__ADS_1
Setelah yang lainnya pulang, akhirnya pak Farhan, Bu wulan dan Lisa berangkat kerumah sakit, dengan perasaan yang sangat cemas takut terjadi sesuatu terhadap kayla.
***
Di tempat lain dimana orang tua Kevin san orang tua Rose tengah makan malam bersama tapi Kevin tak kunjung hadir dan membuat orang tua Kevin yang merasa marah akan hal tersebut, bagaimana tidak sang anak sudah di beritahukan bahwa malam ini bakalan ada makan malam tapi nyatanya Kevin tak kunjung datang.
“Lili kenapa Kevin belum datang?”tanya Bu meylani orang tuanya Rose, yah hari ini orang tua Kevin dan orang tua Rose sudah berjanji akan mengadakan makan malam.
“Mungkin Kevin sebentar lagi datang”ucap Bu liliana berbohong yang pada dasarnya dia tidak tau sekarang Kevin berada dimana.
“Rose bukannya kamu satu kelas sama Kevin pasti kamu tau Kevin dimana?”Tanya pak richad selaku orang tua nya Rose.
“Iya Rose, bagaimana hubungan kalian di sekolah?”tanya pak David selaku orang tua Kevin, yang ingin mengetahui kabar anaknya di sekolah.
“Kevin jutek sama Rose om tante, seperti nya Kevin memang sudah lupakan Rose dan punya pacar baru”ucap Rose dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
“Memangnya Kevin punya pacar?”tanya Bu meylani yang merasa penasaran.
“Ah mungkin Rose salah, Kevin belum punya pacar”ucap Bu liliana.
“Bagaimana li, kita kan sudah berjanji bakalan jodohin anak kita”ucap Bu meylani ingin mengetahui kebwnarannya
“Iya David. Kita kan udah lama berbuat menjodohkan anak kita”ucap pak richad
“Kalian tenang saja, perjodohan anak kita bakal tetap di laksanakan kamu jangan khawatir”ucap pak David menenangkan pak richad.
“Iya kamu jangan khawatir, Kevin bakalan jadi mantu mu jangan khawatir”ucap liliana membenarkan ucapan suaminya.
“Kita berharap Kevin dapat menerima perjodohan ini”ucap pak richad
“Kita makan malam saja, mungkin Kevin lagi ada urusan”ucap Bu liliana yang tidak tau kapan Kevin akan datang, sehingga dia tidak mau membuat yang lain menunggu lebih lama lagi.
***
Setelah melewati perjalanan yang lumayan lama akhirnya mereka pun sampai kerumah sakit tempat kayla di rawat, mereka segera bergegas masuk ke dalam rumah sakit untuk melihat keadaan kayla.
__ADS_1
“Van, gimana kayla?”tanya Bu wulan menghampiri Ervan yang tengah berdiri di luar kamar kayla.
“Kayla baik-baik aja mah, hanya kecapean aja”ucap Ervan yang dimana sesuai dengan diagnosa dokter.
“Alhamdulilah mamah khawatir”ucap Bu wulan yang mulai merasa tenang.
“Kalian pulang saja, udah malam biar om dan tante yang jaga kayla”ucap pak Farhan agar mereka semua pulang.
“Kevin mau jaga kayla aja om tante bolehkan?”tanya Kevin memohon agar di izinkan menjaga kayla.
“Kamu lebih baik pulang saja Vin, nanti orang tua kamu khawatir, bukannya orang tua kamu ada di Jakarta kan”ucap Bu wulan berusaha membujuk Kevin agar mau pulang.
“Kalian pulang aja, biar gue jagain kayla, lagian kata dokter pun jangan banyak yang nunggu”ucap Ervan agar sahabatnya pulang.
“Nath kita pulang aja, bener kata Bu wulan nanti orang Tua kita khawatir”ucap edwar membenarkan ucapan orang tua Ervan.
“Gue khawatir sama kayla, gue pengen jaga dia”ucap Nathan yang ia pun merasa khawatir akan kayla.
“Aku tau kak Nathan gak mau pulang, masih kangen sama aku yah”ucap Lisa sambil mengedip-ngedipkan matanya.
“Jangan kepedean lo”ucap Ervan sambil menyentil kening sang adik.
“Aww sakit”ucap Lisa sambil memegang keningnya.
“Kalian gak tau waktu, masih berantem saja”ucap Bu wulan yang merasa bosan melihat kelakuan Lisa dan Ervan yang hampir setiap hari berdebat.
“Yaudah kalau gtu kita pamit yah”ucap Nathan berpamitan kepada orang tua Ervan diikuti oleh edwar yang ingin berpamitan pulang.
“Tuh kan dia gak mau di ganggu sama lo, jadinya kabur”ucap ervan mengejek sang adik.
”Ngomong-ngomong orang tua lo gak nyari?”tanya ervan
“Gue belum cek handphone, gue mau nungguin kayla disini, nanti dia kangen gue gimana”ucap kevin sambil tersenyum.
“Bucin”ucap ervan merasa jijik atas tingkah sahabatnya.
__ADS_1
“Sudah-sudah jangan berisik, lebih baik kita lihat kayla kedalam”ucap pak Farhan sambil berjalan memasuki ruangan tempat kayla di rawat dan di ikuti oleh semuanya untuk masuk ke dalam.